Yesus, Tuhan yang Dinubuatkan Para Nabi

Pendahuluan

Kalau beberapa orang dalam tingkatan direktur pabrik mobil Toyota mengatakan bahwa 20 tahun lagi – semua produk mobil Toyota tidak akan menggunakan bensin, namun menggunakan tenaga surya, dan juga dapat bergerak dengan kecepatan 200 km/jam, ditambah dengan kemampuan yang lain – maka kita akan percaya, karena yang mengatakan adalah para pembuat mobil tersebut. Kalau yang mengatakan berita itu adalah saya sendiri, orang tidak akan percaya, karena saya tidak bekerja di Toyota. Kalau yang mengatakan seorang direktur dari Toyota, mungkin kita masih mempertanyakan kebenarannya. Kalau ada beberapa direktur memberikan pernyataan yang berlainan, maka kita masih akan bertanya-tanya. Namun kalau yang mengatakan beberapa orang dan orang-orang tersebut menduduki posisi yang begitu penting dalam perusahaan Toyota, dan pernyataan mereka saling melengkapi dan tidak bertentangan satu sama lain, maka kita akan percaya. Kita akan lebih yakin lagi, kalau pernyataan ini bukan hanya satu kali, namun dibuat berkali-kali, terutama kalau mereka mengundang banyak wartawan, sehingga semua pernyataan mereka dapat ditulis oleh wartawan dan semua orang dapat membacanya. Kalau kita masih tidak percaya dengan hal ini, maka orang lain akan mempertanyakan ketidaklogisan dalam cara berfikir kita.

Hal ini sama seperti yang terjadi dengan Nubuat. Nubuat di dalam Perjanjian Lama adalah salah satu dari alasan “motive of credibility” (motive yang dapat dipercaya), mengapa kita percaya akan Yesus Kristus sebagai Tuhan. Nubuat ini begitu penting, karena ini membuktikan bahwa Yesus adalah benar-benar Tuhan, sehingga manusia dapat mengenali dan menantikan kedatangan-Nya.

Kalau nubuat ini dibuat hanya satu kali, atau beberapa kali namun bertentangan satu sama lain, maka kita akan mempertanyakan kebenarannya. Namun nubuat tentang kedatangan Yesus diberitakan lebih dari 20 abad sebelum kedatangannya dan dilakukan secara terus-menerus. Kalau para nabi yang menubuatkan kurang dapat dipercaya, misalkan dapat disuap, atau tidak mempunyai karakter yang baik, kita mungkin masih dapat mempertanyakan kebenarannya. Namun, kita melihat bahwa para nabi yang memberitakan kedatangan Yesus adalah orang-orang yang dipakai oleh Tuhan sendiri, yang mempunyai prinsip yang teguh sampai pada titik mau mengorbankan nyawanya dalam mempertahankan kebenaran yang diwahyukan oleh Tuhan.

Kalau berita yang disampaikan oleh para nabi saling bertentangan, kita akan mempertanyakan kebenarannya. Namun yang terjadi adalah ratusan nubuat yang dibuat oleh para nabi dalam rentang waktu lebih dari 20 generasi memberikan gambaran yang tidak bertentangan, namun saling melengkapi sehingga memberikan gambaran yang jelas tentang siapa itu Mesias.

Kalau nubuat ini dibuat oleh Gereja Katolik, mungkin orang akan berkata bahwa itu semua adalah karangan Gereja untuk mendukung ajarannya. Namun Kitab Perjanjian Lama adalah kitab yang dipercaya dan dipegang teguh oleh ajaran Yahudi, yang sebenarnya mereka juga tidak mempercayai Kristus sebagai Mesias yang dijanjikan Allah. Dengan ini, sebenarnya nubuat ini lebih dapat dipercaya lagi, karena bebas dari usaha pembenaran diri.

Saya mencoba untuk memikirkan apa lagi alasan yang dapat diberikan untuk menyanggah kebenaran ini. Mungkin ada yang mengatakan bahwa semua nubuat itu hanya karangan belaka. Namun kalau kita renungkan, kalau semua itu hanya merupakan suatu fantasi dan karangan belaka, sungguh mustahil untuk mempertahankan suatu karangan dalam kurun waktu 2000 tahun, dan juga nubuat tersebut tidaklah statik, namun terus berkembang, saling melengkapi dan tidak bertentangan. Lebih lagi, pemenuhan kebenaran bahwa akan kedatangan Yesus juga dicatat dalam Kitab Suci agama Islam, yang mengatakan: Yesus lahir dari perawan Maria, Yesus melakukan banyak mukjijat, dll. Jadi pemenuhan kebenaran ini bukan saja dicatat oleh Kitab Suci umat Nasrani, namun juga dalam Kitab Suci kaum Muslim.

Semua pemikiran di atas membuat orang Kristen percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, yang menjadi pemenuhan janji Allah. Apakah mungkin untuk percaya kepada nubuat tersebut, namun tidak percaya bahwa Yesus adalah Tuhan? Hal ini tidaklah mungkin, karena ada banyak dari nubuat-nubuat tersebut yang hanya mungkin terjadi, kalau pemenuhannya hanya pada diri Allah. Mari kita teliti akan nubuat yang telah diberikan oleh Tuhan melalui para nabi, yang pemenuhan dari semua nubuat itu hanya ada pada Yesus Kristus, Putera Allah yang menjadi manusia.

Waktu, tempat, dan cara kedatangan Mesias

Kedatangannya telah diberitakan secara terus-menerus dari asal mula dunia ini. Mesias akan datang dari keturunan Abraham, Iskak, dan Yakub ((Lih. Kej 12:3; 18:8; 22:18; Kej 26:4; Kej 28:1315; Bil 24:17-19.)), dan akhirnya Dia akan datang dari Isai, dari keturunan Daud. ((Lih. 2 Sam 7:12-16; Yer 23:5; Mzm 89:35-37; Yes 11:1-2.)) Dimana Mesias akan lahir? Nabi Mikha telah memberikan lokasi yang begitu tepat akan kedatangan Mesias, yaitu di salah satu desa yang terkecil di daerah Yudea, Betlehem Ephrathah. ((Lih. Mik 5:2.))

Untuk meyakinkan manusia agar tidak sampai salah mengenali kedatangan Mesias, maka Tuhan telah memberitakan waktu dan tempat kedatangan-Nya. Karena Sang Mesias diberitakan datang dari suku Yehuda dan dari keturunan Daud, maka dapat kita simpulkan bahwa Mesias akan datang sebelum suku Yehuda dan keturunan Daud lenyap. ((Lih. Kej 49:8-11; Bil 24:17-19; 2 Sam 7:12-16; Yer 23:5; Mzm 89:35-37.)) Sejarah mencatat bahwa suku keturunan Yehuda dan keturunan Daud lenyap setelah uskup ke dua dari Yerusalem, pengganti Yakobus, yang kemungkinan menjadi uskup sampai kira-kira akhir abad pertama. Akhirnya, melalui nabi Daniel, Tuhan memberitahukan bahwa Mesias akan datang 70 minggu tahun (490 tahun) dari waktu pembangunan kembali Yerusalem (kira-kira tahun 458 BC) ((Lih. Dan 9:1-27.)), dimana kalau dihitung akan membawa kita ke sekitar tahun 30 AD, waktu penyaliban Kristus. Dan, agar manusia tahu secara persis kedatangan Sang Mesias, Tuhan memberikan tanda yang lain, dimana dikatakan bahwa Mesias akan dilahirkan dari seorang perawan. ((Lih. Yes 7:13-14.)) Tanda ini adalah suatu tanda supernatural (di luar hukum alam) yang sungguh tepat, karena Sang Mesias adalah Tuhan yang menjelma menjadi manusia. Kita dapat menyimpulkan disini, bahwa garis keturunan, lokasi kedatangan-Nya, waktu, bagaimana Dia akan datang ke dunia ini, hanya dapat dipenuhi dalam diri Kristus, yang datang dari garis keturunan Daud, yang lahir dari Bunda Maria di Bethlehem, pada waktu sebelum suku Yehuda dan keturunan Daud lenyap.

Tuhan juga memberikan karakter-karakter spesifik seorang Mesias. Nabi Mikha mengatakan bahwa Sang Mesias sudah datang dari jaman purbakala, namun Mesias akan datang dan lahir di Bethlehem. ((Lih. Mik 5:2; Pro 8:22-31.)) Keallahan dari Anak Manusia dan Anak Allah telah dinubuatkan oleh nabi Daniel, dimana dia melihat bahwa Anak Manusia diberikan kekuasaan dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai raja dan segala suku bangsa akan mengabdi kepada-Nya. (( Lih. Dan 7:13-14; Mzm 2:7-8; 2 Sam 7:14.)) Roh Tuhan ((Roh Tuhan adalah Allah sendiri yang disebutkan di dalam kitab Kejadian (Kej 1:2).)) juga akan ada pada-Nya, seperti Roh Hikmat dan Pengertian, Roh Nasihat dan keperkasaan, Roh Pengenalan dan Takut akan Tuhan. ((Lih. Yes 11:2.)) Memang, Mesias datang ke dunia ini adalah Tuhan, dan lambang pemerintahan ada di atas bahu-Nya, sehingga nabi Yesaya mengatakan bahwa Sang Mesias akan diberikan gelar: Penasehat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. ((Lih. Is 9:6.)) Roh Kebijaksanaan dan Gelar ke-Ilahian Mesias sebagai Penasehat Ajaib mengingatkan kita akan suatu pribadi dari Kebijaksanaan Allah yang digambarkan dalam buku Amsal. ((Lih. Ams 8:22-31.)) Akhirnya, Nabi Yesaya dan Zakariah menggambarkan Sang Mesias sebagai sosok dengan Roh kelemahlembutan dan penuh belas kasih. ((Lih. Is 42:3; Zech 9:9.)) Dan kalau kita perhatikan, itu hanya dapat dipenuhi dalam diri Kristus, Anak Allah yang menjadi manusia, lahir di Betlehem. Dia adalah penggenapan yang penuh dari Roh Allah, sehingga gelar-gelar Ilahi diberikan kepada Yesus, seperti yang diberitakan oleh Nabi Yesaya. Memang Yesus adalah Tuhan. Walaupun segala kekuasaan, kemuliaan, dan kerajaan diberikan kepada Kristus, Dia datang ke dunia dengan Roh yang lemah lembut dan penuh belas kasih. Hal ini terpenuhi dalam diri Kristus yang datang ke dunia ini untuk menyelamatkan pendosa, bukan dengan senjata di tangan, namun dengan hati yang penuh kasih, yang tidak mengendarai kuda perang, namun datang ke Yerusalem dengan keledai. ((Lih. Zak 9:9.))

Mesias dinubuatkan akan menjalankan tiga misi, sebagai Raja, Nabi, dan Imam.

Nubuat yang lain, yang diberikan di dalam Perjanjian Lama adalah tiga misi Kristus, yaitu sebagai Raja, Nabi, dan Imam. Yakub memberikan berkat kepada Yehuda dan mengatakan bahwa dari keturunan tonggak kerajaannya Mesias akan datang untuk mendirikan kerajaan-Nya, dimana semua bangsa akan tunduk kepada-Nya. ((Lih. Kej 49:8-10.)) Dia akan seperti bintang, dimana semua kekuasaan diberikan kepada-Nya dan pemerintahan ada di pundak-Nya. ((Lih. Yes 9:6.)) Dan memang dalam kenyataannya, Yesus memenuhi misi-Nya sebagai raja di dunia ini dengan mengatur semua orang dan semua bangsa. Dia sendiri meminta kepada para murid-Nya dan orang-orang untuk mengikuti Dia, dan juga mengikuti segala perintah-Nya, karena Dia adalah Raja yang sesungguhnya.

Mesias juga adalah Nabi, seperti yang dikatakan oleh nabi Musa bahwa Tuhan akan memberikan seorang nabi seperti nabi Musa. ((Lih. Ul 18:15-19.)) Tidak ada gunanya Tuhan memberikan nabi yang baru dengan hukum dan peraturan yang sama. Namun, Tuhan memberikan Nabi yang baru, dimana Dia akan memberikan hukum yang baru, yang lebih sempurna daripada Musa. ((Lih. Kis 3:22-23; Kis 7:37.)) Kita dapat melihat hukum yang diberikan oleh Yesus pada saat Dia mulai pemberitaan Kerajaan Surga, yaitu dengan memberikan Delapan Sabda Bahagia. ((Lih. Mat 5:1-12.)) Hukum ini bukan seperti hukum yang diberikan oleh nabi-nabi sebelum kedatangan Kristus, atau bukan hukum yang dikenal oleh dunia dan manusia, karena Kristus adalah Tuhan.

Mesias juga menjadi Imam, yang berlaku untuk selama-lamanya menurut Melkizedek, dimana dipenuhi Yesus pada saat dia merayakan Perjamuan Terakhir. ((Lih. Mzm 110:5; Heb 5:1-10, 6:20.)) Dan persembahan ini mencapai kesempurnaannya dengan persembahan diri-Nya sendiri dengan kematian-Nya di kayu salib. Yesus, menjadi satu-satunya pengantara antara manusia dan Tuhan, yang memeteraikan perjanjian yang baru dengan darah-Nya sendiri di kayu salib. Dengan ini, kita dapat menyimpulkan bahwa Perjanjian Lama memberikan nubuat yang begitu akurat akan tiga misi Kristus sebagai Raja, Nabi, dan Imam.

Nubuat akan kehidupan, kematian, kebangkitan, dan Kemenangan Mesias

Setelah memberikan gambaran akan tiga misi Kristus, Tuhan, melalui nabi-nabi menubuatkan akan kehidupan, kematian kebangkitan, dan kemenangan Sang Mesias. Kehidupan-Nya akan diisi dengan perbuatan-perbuatan dan mukjijat-mukjijat yang ajaib, seperti: yang buta melihat, yang tuli mendengar, yang lumpuh berjalan, dan yang bisu akan bernyanyi. ((Lih. Yes 29:18, 35:5-6, 61:1; Mat 11:5; Luk 4:18; Mat 15:30.))

Meskipun orang melihat kuasa dan mukjijat yang dilakukan, orang-orang akan menolak-Nya dan Dia akan menderita dengan cara yang begitu kejam, dimana Yakub menggambarkannya bahwa Dia akan melumuri jubahnya dengan darah. Daniel memperkuat nubuat ini dengan mengatakan bahwa Mesias akan disingkirkan, walaupun Dia tidak melakukan kesalahan apapun. ((Dan 9:26)) Dan nabi Yesaya menggambarkan-Nya sebagai Hamba yang menderita (the Suffering Servant). ((Lih. Yes 42, 49, 50, 53.)) Kemudian, nabi Yesaya melanjutkannya dengan memberikan gambaran yang begitu jelas tentang bagaimana Mesias menderita. Dinubuatkan juga bahwa Mesias harus menderita untuk menebus dosa manusia sehingga manusia akan menerima keselamatan. ((Lih. Yes 42; 49; 50; 53.)) Kemudian, Daud di dalam Mazmur dan Kitab Kebijaksanaan memberikan drama penyaliban Mesias. ((Lih. Mzm 22; WYes 2:12-20.)) Namun, Daud juga menceritakan kebangkitan Mesias, ketika Daud mengatakan bahwa Tuhan tidak akan menyerahkan-Nya ke dunia orang mati. ((Lih. Mzm 16:11.)) Walapun Mesias mengalami semua penderitaan yang begitu berat, Tuhan telah memberitakan kepada Adam dan Hawa, dan juga kepada ular, bahwa Mesias akan memenangkan pertempuran dengan meremukkan kepala Setan melalui penderitaan Kristus, yang dilambangkan dengan meremukkan tumit-Nya. ((Lih. Kej 3:15.)) Semua nubuat ini dipenuhi oleh Kristus dalam kehidupan-Nya, pelayanan-Nya, penderitaan-Nya, kematian-Nya di kayu salib, dan kebangkitan-Nya.

Gereja Katolik dinubuatkan sebagai sakramen keselamatan untuk seluruh dunia.

Memang sesungguhnya, melalui penderitaan Mesias, Tuhan telah mengatakannya dari semula bahwa Mesias akan menjadi berkat bagi seluruh bangsa. ((Lih. Kej 12:3; 18:8; 22:18; Kej 26:4; Kej 28:13-15.)) Lebih lanjut, Daniel 9 menekankan bahwa kedatangan Mesias adalah untuk menghancurkan dosa dan membawa keadilan sejati. Dengan cara ini, maka Kerajaan Allah dapat terjadi di dunia ini dengan Kristus sendiri menjadi raja, batu penjuru, dimana Tuhan sendiri memberikan-Nya segala kekuasaan dan kemuliaan, dan kerajaan, sehingga semua orang dari segala penjuru dan bangsa dapat memuji dan menyembah-Nya. ((Lih. Dan 7:13-14.)) Dan Gereja menjadi sakramen keselamatan bagi seluruh bangsa. ((Lih. Yes. 49:5-12, 60:1-13.))

Sang Mesias memberikan Perjanjian Baru

Efek yang lain dari kedatangan Mesias ke dunia adalah Dia akan menetapkan Perjanjian Baru. Dan Perjanjian yang baru ini tidak ditulis di atas batu, namun ditulis di setiap hati manusia. ((Lih Yer 31:31-33; Ez 36:24-27.)) Dan ini mencapai pemenuhannya melalui pelayanan yang diberikan melalui Gereja dengan memberikan rahmat kekudusan dan berkat Roh Kudus yang diterimakan di dalam Sakramen Permandian dan Penguatan.

Kesimpulan

Dari sini kita dapat menyimpulkan bahwa begitu banyak nubuat tentang Mesias yang diberitakan oleh para nabi dalam kurun waktu lebih dari 20 generasi. Tuhan sendiri telah mempersiapkan kedatangan-Nya secara perlahan-lahan dan terus menerus dari awal mula, sehingga manusia akan dapat mengenali dan mempersiapkan kedatangan-Nya dengan pertobatan hati seperti yang diberitakan oleh Yohanes Pemandi.

Dengan mempelajari semua nubuat tersebut di atas secara jujur, sungguh sangat sulit untuk sampai tidak mengenali bahwa semua nubut tersebut hanya bermuara ke satu titik, lebih tepatnya satu pribadi, yaitu Yesus Kristus, Anak Allah yang menjadi manusia dan membawa keselamatan bagi seluruh bangsa. Kedatangan Yesus yang telah diberitakan sebelumnya ini membedakan Yesus dengan para pemimpin agama yang lain. Semua nubuat kedatangan Yesus ini menjadi salah satu “motives of credibility“, motif yang dapat dipercaya bahwa Yesus adalah benar-benar Mesias, Anak Allah, yang dijanjikan.

Ringkasan dari nubuat tentang Mesias dalam kurun waktu 2000 tahun lebih, yang dipenuhi dalam diri Yesus:

A. Kedatangan Mesias

1. Dia akan datang dari keturunan Adam, Abraham, Iskak, Yakub, dan Daud.

  • Pada waktu manusia pertama jatuh ke dalam dosa, Tuhan telah menjanjikan seorang penyelamat (Kej 3:15)
  • Mesias akan datang dari keturunan Abraham, Iskak, Yakub (Kej 2:3; 18:8; 22:18; Kej 26:4; Kej 28:13-15).
  • Mesias akan datang dari tunggul Isai (Yes 11:1-2). Isai adalah bapa dari Daud (1 Sam 16:19).
  • Seorang nabi dari Moab, Bileam, bernubuat tentang kedatangan Mesias yang akan datang dari keturunan Yakub (Bil 24-17-19).
  • Mesias akan datang dari keturunan Daud dari suku Yudah, dan Tuhan menjanjikan bahwa tahta-Nya akan berlangsung untuk selamanya (2 Sam 7:12-16; Yer 23:5; Maz 89:35-37).
    • Pemenuhan janji ini adalah dalam diri Kristus, seperti yang ditunjukkan dalam garis keturunan yang diberikan oleh Matius dan Lukas (Mat 1:1-17; Luk 3:23-38). Perbedaan garis keturunan yang dikemukakan antara Matius dan Lukas, dikarenakan Matius membuat garis keturunan St. Yosef dan Lukas melihatnya dari Bunda Maria. Untuk keterangan lebih lanjut mengenai bagaimana sebenarnya garis keturunan ini tidak bertentangan, silakan klik disini (dalam bahasa Inggris).
    • Untuk menyimpulkan bahwa kerajaan yang dijanjikan oleh Tuhan adalah kerajaan Daud atau Salomo adalah tidak mungkin, karena kerajaan mereka telah runtuh. Pemenuhan janji ini hanya ada pada diri Kristus, dimana kerajaan-Nya akan terus ada sampai akhir jaman. Dan kerajaan-Nya di dunia ini adalah Gereja Katolik, dimana Yesus sendiri menjanjikan akan melindungi Gereja-Nya sampai akhir jaman (Mat 16:16-20).

2. Dia akan datang di Bethlehem.

  • Betlehem Efrata, di daerah Yudea adalah lokasi yang sangat spesifik untuk kelahiran Mesias, seperti yang diberitakan oleh nabi Mikah (Mic 5:2).
    • Yesus adalah pemenuhan janji ini, karena Yesus lahir di Betlehem di daerah Yudea (Mat 2:6; Yoh 7:42; Luk 2:4). Hal ini menjadi begitu penting, karena dengan mengatakan Mesias lahir di Betlehem, sama saja kalau di Indonesia mengatakan bahwa Mesias akan lahir di Mojokerto di daerah Jawa Timur. Jadi Tuhan memilih tempat yang begitu kecil, yang secara manusia tidak mungkin terjadi, namun semua ini terpenuhi dalam diri Yesus.

3. Dia akan datang pada waktunya, yaitu sebelum kehancuran Yerusalem.

  • Sang Mesias akan datang sebelum suku Yehuda benar-benar lenyap (Kej 49:8-11; Bil 24:17-19).
  • Karena dinubuatkan bahwa Mesias akan datang dari keturunan Daud, suku Yehuda, maka Mesias akan datang sebelum keturunan Daud lenyap (2 Sam 7:12-16; Yer 23:5; Maz 89:35-37). Kita tahu bahwa pada tahun 70AD, Yerusalem mengalami kerusakan total karena kepungan tentara Roma dibawah jendral Titus, dimana kehancuran ini telah dinubuatkan oleh Yesus sendiri (Mat 24:3-21).
  • Malaikat Gabriel mengatakan kepada nabi Daniel bahwa Mesias akan datang dalam waktu 70 minggu tahun dari saat pembangunan kembali Yerusalem (Dan 9:1-27).
    • 70 minggu tahun (490 tahun) dari saat pembangunan kembali Yerusalem (sekitar tahun 458 BC), membawa kita kepada sekitar tahun 32 AD, tahun dimana Yesus disalibkan.
    • Semua nubuat di atas dipenuhi oleh Yesus Kristus, keturunan Daud, yang berkarya sampai tahun 33 AD. Jadi Mesias datang sebelum kehancuran total Yerusalem tahun 70 AD.

4. Dia akan dilahirkan oleh seorang perawan.

  • Mesias akan lahir dari seorang perawan, seperti yang diberitakan kepada raja Ahab oleh nabi Yesaya (Yes 7:13-14).
    • Pemenuhan janji ini adalah Yesus Kristus, yang lahir dari perawan Maria. (Luk 1:26-38). Hal ini juga dicatat dalam Kitab Suci agama Islam.

B. Karakter dari Mesias yang dijanjikan

1. Dia adalah abadi

  • Nabi Mikah menubuatkan tentang Mesias, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala, namun Dia akan lahir di Betlehem (Mik 5:2; Ams 8:22-31).
    • Ini adalah dua hal yang mempunyai sifat yang berbeda. Di satu sisi, Dia ada sejak asal mula, namun di satu sisi dia masuk dalam sejarah manusia, yang bermula di Betlehem. Disinilah pemenuhan janji Allah pada diri Yesus, yang mempunyai dua kodrat, Tuhan dan Manusia (one person with two nature).

2. Dia adalah Anak Manusia dan Anak Allah

  • Nabi Daniel mengalami suatu penglihatan, dimana datang Anak Manusia dan kepada-Nya diberikan segala kuasa, kemuliaan, dan kerajaan (Dan 7:13-14; Maz 2:7-8; 2 Sam 7:14).
    • Orang Yahudi mengerti bahwa Anak Manusia berarti “Manusia itu” atau Anak Allah berarti “Allah”.
    • Dan semua dipenuhi dalam diri Yesus, dimana dalam beberapa kesempatan, Yesus mengatakan bahwa Dia adalah Anak Manusia (Mat 8:20, 18:11,12:8, 12:38-42, 13:37,41-42; Lk 9:58, 6:5, 11:29-32, 18:31-34, 20:17-19, 16:27-28, 9:26-27; Mk 2:27-28, 8:11-13, 8:38-9:1, 10:32-34).

3. Dia mempunyai Roh Allah dan diberi gelar Ilahi

  • Roh Allah akan ada pada diri Mesias: roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan Tuhan (Yes 11:2).
  • Mesias akan diberi gelar-gelar Ilahi, seperti: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai (Yes 9:6).
    • Semua gelar di atas adalah hanya untuk Tuhan, yang terpenuhi dalam diri Kristus, karena memang Yesus datang ke dunia dan Dia telah menunjukkan bahwa Dia adalah Tuhan.
    • Gelar Penasehat Ajaib mengingatkan kita akan suatu figur kebijaksaan (Am 8:22-31). Dan Roh Tuhan ini adalah Tuhan sendiri, seperti yang kita lihat dalam penciptaan dunia (Kej 1:2).

4. Mesias akan mempunyai Roh Kelemahlembutan dan Belas Kasihan

  • Seluruh ajaran dan pengadilan dari Mesias akan ditandai dengan Roh kelemahlembutan dan belas kasihan, dimana nabi Zakaria mengatakan bahwa Raja yang rendah hati akan naik keledai (Yes 42:3; Zak 9:9).
    • Hal ini terpenuhi dalam diri Yesus, yang mengajarkan ajaran cinta kasih, seperti yang tercermin dalam kotbah di bukit (Mat 5:1-12).
    • Yesus juga memasuki kota Yerusalem dengan menunggang keledai (Mat 21:5-7)

C. Mesias mempunyai 3 misi utama: menjadi Raja, Nabi, dan Imam.

1. Mesias adalah Raja

  • Mesias digambarkan sebagai Raja, pada waktu Yakob memberkati Yehuda, dimana Yakob mengatakan bahwa tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda sampai Dia datang yang berhak atasnya, dan kepada-Nya akan takluk bangsa-bangsa. (Kej 49:8-10).
    • Sampai Dia yang berhak atasnya merujuk kepada Mesias, dimana Dia datang untuk mendirikan kerajaan-Nya yang memang menjadi hak-Nya, sebelum suku Yehuda benar-benar musna. Jadi nubuat ini merujuk kepada Kristus, yang juga memprediksikan kehancuran Yerusalem.
  • Bileam, bernubuat tentang Mesias, yang akan menjadi bintang, dan mempunyai kekuasaan seluruh bangsa (Bil 24:17-19).
    • Bintang dari Yakub terpenuhi dari diri Yesus, dimana kelahiran-Nya ditandai dengan bintang yang diikuti oleh orang-orang magus. Bintang Israel bukanlah raja dari dunia ini, namun Dia adalah Raja Surgawi yang bertahta dalam hati setiap orang.
  • Yesaya mengatakan bahwa seorang anak akan lahir dan pemerintahan akan ada pada pundak-Nya (Yes 9:6).
  • Zakaria mengatakan bahwa seorang Raja yang rendah hati akan menaiki keledai (Zak 9:9).

2. Mesias adalah Nabi

  • Musa berkata bahwa Tuhan akan memberikan nabi yang baru seperti dia diantara kaum Israel (Ul 18:15-19).
    • Rasul Petrus dan diakon Stefanus mengatakan bahwa Yesus adalah pemenuhan dari Nabi yang Baru seperti yang telah dijanjikan oleh Musa karena Dia memberikan hukum yang baru, yang lebih sempurna daripada hukum Musa (Kis 3:22-23; Kis 7:37).
    • Yesus adalah Musa yang baru, seorang Nabi, perantara antara manusia dan Tuhan, yang memateraikan perjanjian baru dengan darah-Nya sendiri di kayu salib. Perjanjian Baru ini lebih sempurna daripada Perjanjian Lama yang diadakan di gunung Sinai.

3. Mesias adalah Imam

  • Mesias akan menjadi imam untuk selama-lamanya, menurut Melkisedek (Maz 110:4).
    • Yesus adalah Imam Agung menurut Melkisedek dimana Dia menggenapi nubuat ini dengan kurban imamat pada saat perjamuan terakhir (Ibr 5:1-10; 6:20).

D. Kehidupan, penderitaan, kematian, kebangkitan, dan kemenangan Sang Mesias.

1. Dia akan melakukan banyak mukjijat

  • Nabi Yesaya menubuatkan bahwa Mesias akan melakukan banyak mukjijat, seperti: orang buta melihat, yang tuli mendengar, yang lumpuh berjalan, dan yang bisu bersorak-sorai (Yes 29:18, 35:5-6, 61:1).
    • Yesus menjadi pemenuhan nubuat ini, seperti yang dikutip-Nya pada waktu Dia menjawab utusan Yohanes Pemandi (Mat 11:5; Luk 4:18; Mat 15:30).
    • Kita juga melihat dalam seluruh Injil, Yesus melakukan banyak sekali mukjijat.
    • Bahwa Yesus melakukan banyak sekali mukjijat, juka di akui oleh kaum Muslim.

2. Dia akan dianiaya, mengalami penderitaan dan mati di kayu salib

  • Sang Mesias digambarkan mengalami penderitaan
    • Yakob menggambarkan bahwa Mesias akan mencuci pakaiannya dengan anggur dan bajunya dengan darah buah anggur (Kej 49:11).
    • Daniel 9 memberikan gambaran akan Mesias yang menderita, dimana dia akan disingkirkan, walaupun tidak mempunyai kesalahan apapun (Dan 9: 26).
  • Gambaran akan penderitaan Mesias:
    • Nabi Yesaya memberikan gambaran yang begitu jelas akan penderitaan Sang Mesias (Yes 42; 49; 50; 53).
    • Mesias harus menderita untuk menanggung dosa dunia; oleh bilur-bilur-Nya, kita disembuhkan (Yes 53:5).
    • Mesias juga akan ditolak oleh orang-orang (Maz 118:22).
      • Yesus ditolak bukan hanya oleh orang-orang, namun terutama adalah para ahli farisi, imam agung. Namun penolakan ini melahirkan Kerajaan Allah, dengan Yesus sendiri sebagai batu penjuru (Mat 21:42).
    • Daud berbicara tentang penderitaan Kristus di kayu salib, seperti: tangan dan kakinya akan ditusuk, segala tulangnya terlihat, membagi pakaiannya, menderita kehausan yang sangat (Maz 22). Dan lebih lanjut nabi Yesaya mengatakan bahwa Mesias akan memberikan punggungnya bagi orang-orang yang memukulnya, dan memberikan pipinya bagi yang mencabut janggutnya. Dia dinodai dan diludahi, namun dia tidak menyembunyikan mukanya (Yes 50:6). Lebih lanjut buku Kebijaksanaan Salomo menceritakan tentang penganiayaan dan penolakan Kristus (Keb 2:12-20).
      • Drama yang begitu kejam ini terpenuhi dalam diri Kristus yang mengalami penderitaan begitu hebat sesuai dengan yang dinubuatkan nabi Daud dan Yesaya (Mat 27:39-42).

3. Dia akan bangkit

  • Daud berbicara tentang kebangkitan Mesias ketika dia berkata bahwa Tuhan tidak akan memberikan Dia kepada dunia orang mati (Maz 49:15).
    • Yesus adalah pemenuhan nubuat ini, karena Yesus telah bangkit dari mati dengan begitu banyak saksi yang masih hidup pada waktu Injil dan Surat Rasul Paulus ditulis (Mat 28:7).
    • Yesus juga mengatakan bahwa Dia adalah kebangkitan dan hidup dan barangsiapa percaya kepada-Nya, dia akan hidup walaupun dia sudah mati (John 11:25).

4. Dia akan menjadi pemenang

  • Namun Sang Mesias telah dinubuatkan akan menjadi pemenang, seperti yang dikatakan oleh Tuhan sendiri, ketika Tuhan berbicara di hadapan Adam, Hawa, dan ular, dan mengatakan ” Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.” (Kej 3:15).
    • Wanita ini dapat diinterpretasikan sebagai Maria, yang melahirkan Yesus.
    • Jadi Yesus, anak dari Maria, adalah pemenuhan dari nubuat ini, yang telah meremukkan kepala setan, namun dengan mengalami keremukan tumit, atau penderitaan yang berat, yang mencapai puncaknya pada penderitaan Kristus di kayu salib.

E. Mesias akan menghapus dosa manusia dengan Perjanjian yang baru, yang akan menjadi berkat bagi seluruh bangsa dan dicapai melalui Gereja-Nya.

1. Mesias akan menghapuskan dosa dan membawa keadilan yang sejati

  • Daniel 9 mengatakan bahwa Mesias akan melenyapkan kefasikan, mengakhiri dosa, menghapuskan kesalahan, mendatangkan keadilan yang kekal (Dan 9:24).
    • Nubuat ini terpenuhi dalam diri Yesus, yang kedatanga-Nya memberikan kesempatan kepada manusia untuk bersatu kembali dengan Tuhan.

2. Mesias akan membuat Perjanjian yang Baru.

  • Nabi Yeremiah dan Ezekiel mengatakan bahwa Mesias akan memberikan perintah yang baru, Perjanjian yang Baru, dimana tidak ditulis di atas batu, namun ditulis di dalam hati setiap orang (Yer 31:31-33; Ez 36:24-27).
    • Dan semua ini dipenuhi oleh pelayanan Gereja dalam memberikan rahmat kekudusan dan karunia Roh Kudus melalui Sakramen Permandian dan Sakramen Penguatan.

3. Dia akan menjadi berkat bagi seluruh bangsa

  • Berkat bagi seluruh bangsa telah dijanjikan oleh Tuhan kepada Abraham, Iskak, Yakob (Kej 12:3; 18:8; 22:18; Kej 26:4; Kej 28:13-15).
    • Berkat untuk seluruh bangsa mengalir dari Yesus, melalui Gereja-Nya, sehingga Gereja Katolik menjadi sakramen keselamatan bagi seluruh bangsa.

4. Mesias akan mendirikan Kerajaan Allah

  • Daniel menafsirkan mimpi dari raja tentang patung yang terdiri dari empat elemen, dimana akhirnya dihancurkan oleh tangan Ilahi, yang dilambangkan dengan batu yang bukan dari tangan manusia (Dan 2:32-45).
    • Empat kerajaan melambangkan: Babilonia, Persia & Media, Aleksandria, Roma.
    • Batu melambangkan sesuatu yang lebih besar dari kerajaan Roma dan terbuat dari tangan Ilahi. Batu ini melambangkan Mesias.
    • Batu itu kemudian tumbuh menjadi gunung yang besar dan memenuhi bumi, yang melambangkan Gereja Katolik yang menjadi sakramen Keselamatan bagi seluruh bangsa.
  • Daniel melihat Anak Manusia, yang diberikan kekuasaan, kemuliaan, dan kekuasaan sebagai raja, dan semua orang dari segala penjuru, bangsa, dan bahasa akan melayani Dia dan kekuasaan ini tidak akan berakhir (Dan 7:13-14; Maz 72:4-17).
    • Dan semua dipenuhi dalam diri Yesus, dimana dalam beberapa kesempatan, Yesus mengatakan bahwa Dia adalah Anak Allah (Mat 8:20, 18:11,12:8, 12:38-42, 13:37,41-42; Lk 9:58, 6:5, 11:29-32, 18:31-34, 20:17-19, 16:27-28, 9:26-27; Mk 2:27-28, 8:11-13, 8:38-9:1, 10:32-34).
    • Kedatangan Yesus yang kedua digambarkan seperti Anak Manusia yang datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan (Dan 7:13-14).

5. Gereja Katolik adalah Kerajaan Allah yang didirikan oleh Mesias

  • Yesaya menubuatkan bahwa rumah Allah akan didirikan dan dimuliakan, dimana seluruh orang dan bangsa akan datang kepadanya (Yes 2:2-3). Lebih lanjut, Yesaya berkata bahwa Mesias adalah terang bagi bangsa-bangsa, di mana keselamatan akan mencapai seluruh dunia. (Yes 49:5-12).
    • Semua ini dipenuhi dalam Gereja Katolik yang didirikan oleh Kristus, dimana segala macam suku dan bahasa datang dan bergabung menjadi anggota Gereja.
4.2 9 votes
Article Rating
79 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
joel
joel
11 years ago

Apa perbedaan nabi &rasul? Dan siapa yang menurunkan injil?

whyne
whyne
Reply to  Stefanus Tay
11 years ago

Nabi @ pembicara utk tuhan, llu kapasitas yesus dlm pnyebaran injil pd israel? Sebagai nabi ato Tuhan?
2. Llu siapa yg mgangkt paulus jd rasul? Bknkh ada 12 murid yg sah,

[dari katolisitas: Yesus sekaligus nabi dan juga Tuhan. Lihat ini – silakan klik dan tentang Paulus dapat lihat ini – silakan klik dan ini – klik ini]

whyne
whyne
Reply to  whyne
11 years ago

tidak sesuai dgn pegertian nabi pak, sbgai kaki tgn Tuhan. Anda perlu buka alkitab lg. Kisah para rasul 2:22 dgn menyatakan.
Hai orang2 Israel,dengarlah perkataan ini,yg aku maksudkan ialah Yezus dari Nazaret,SEORANG YG TELAH DITENTUKAN ALLAH & yang dinyatakan kepadamu dgn kekuatan-kekuatan & mukjizat-mukjizat & tanda-tanda yg dilakukan oleh Allah dgn perantara dia ditengah tengah kamu seperti yg kamu Tahu.

whyne
whyne
Reply to  Stefanus Tay
11 years ago

Sy tdk meragukan mukjizat yg dlkukan yesus. Tapi jika dkatakn yesus sbgai Tuhan, itu yg g msuk akal, sebab yesus dilahirkan dgn mukjizat tnpa ayah, disunat, dan mmlai pkerjaan “kira-kira” 30 thun. Apakah Tuhan Disunat? Tentu Tuhan akan besifat ketuhanan. Jika Tuhan bs mnjd mnusia ntuk mybarkn agamax? Sgguh abraham, musa, termasuk nb2 dhulu tlh ggl total mlksnkn tgsx. & dlm trinitas yesus adlh sellu mjd yg ke 2. Bapak, putra, roh kdus, tiga2nyapun mempunyai gambaran yg berbeda. [Dari Katolisitas: Anda mempunyai kebingungan ini karena Anda tidak menerima konsep bahwa Yesus Kristus, Putera Allah, menjelma menjadi manusia. Maka dalam penjelmaan-Nya… Read more »

whyne
whyne
Reply to  Stefanus Tay
11 years ago

1.Klo anda ktkn yesus 100% nabi, dan 100% Tuhan. Dipasal dan ayat berapa bisa saya temukan pernyataan tsb?
2. ” Eli – Eli Lama Sabakhtani” Tuhan mn lg yg dpanggil Yesus, klo benar yesus seperti point 1 diatas. Penjelasanya pak.

[Dari Katolisitas: Silakan membaca terlebih dahulu artikel: Yesus Sungguh Allah, sungguh manusia, silakan klik, dan pembahasan tentang Eli, Eli lama sabakhtani, silakan klik.]

Oktavianus
Reply to  whyne
11 years ago

Janganlah seorang pun percaya, seakan baginya sudah cukuplah bacaan tanpa pengurapan, permenungan tanpa sikap bakti, penyelidikan tanpa rasa kagum, sikap hati-hati tanpa kegembiraan, ketekunan tanpa kesalehan, pengetahuan tanpa cinta kasih, pemahaman tanpa kerendahan hati, usaha tanpa rahmat ilahi, terang tanpa kebijaksanaan yang diilhami oleh Allah. (St. Bonaventura)

ardi
ardi
11 years ago

pada saat kristus mau naik kesurga, beliau berpesan ” wahai hamba2q akan datang nanti nabi/rasul terakhir ALLAH yang namanya AHMAD maka ikutilah dia. lantas kenapa ayat tersebut dihapus dalam kitab injil/bibel?

[dari katolisitas: Dapatkah anda menunjukkan ayat yang mengatakan hal tersebut, dan ayat tersebut masuk di dalam manuskrip mana dan manuskrip tersebut dari tahun berapa?]

djar
djar
Reply to  ardi
11 years ago

Mohon maaf sekedar menangapi ayat yang bersangkutan dengan yang ditulis sdr. Ardi yaitu ”Deuteronomy 18: 18” dan juga di ”Isaiah 27:7” dan ”John 14: 26”. Di situ disebutkan ”periklutos”, yang berarti “termasyhur” atau “patut dipuji” dan ”parakletos” atau ”paradete” yang dalam bahasa arab adalah ”Ahmad” atau ”Ahmed” Silahkan baca artikel ini: media.isnet.org/antar/Watt/BibelMeramal.html Pengarang bukunya adalah seorang orientalist, bahkan mendapat julukan ”the last orientalist” beliau bernama William Montgomery Watt. (en.wikipedia.org/wiki/William_Montgomery_Watt). Seperti anda ketahui bahwa pada setelah era ”dark age” banyak orientalist2 yg memperdalam ilmu ke jazirah arab, beruntung berkat jasa2 mereka banyak manuskip2 keagamaan yg diselamatkan salah satunya berada di cambride,… Read more »

Ingrid Listiati
Reply to  djar
11 years ago

Shalom Djar, 1. Tentang tulisan William Montgomery Watt Pertama- tama, jika kita menganalisa kebenaran suatu artikel, kita perlu meneliti terlebih dahulu, siapakah penulisnya, dan apakah tulisannya sesuai dengan bidang keahliannya. Sumber Wikipedia mencatat William Montgomery Watt sebagai seorang sejarahwan Skotlandia dan seorang profesor tentang Islam. Maka ia bukan seorang ahli bahasa Yunani atau ahli bahasa Ibrani, apalagi ahli Kitab Suci Kristiani. Watt mungkin memang seorang ahli yang mempelajari tentang Islam, namun yang jelas ia bukan tokoh ahli Kitab Suci Kristiani atau tokoh ahli yang diakui oleh Gereja secara universal. Oleh karena itu interpretasinya tentang ayat-ayat dalam Kitab Suci adalah pandangan… Read more »

Sartika
Sartika
Reply to  Ingrid Listiati
11 years ago

Yth Katolitas, saya sgt senang dan cakkka gitu…karena:mengharubiru membaca ulasan Ingrid Tay (= Ingrid Listiati), Ulasan yang merupakan jawaban balik atas pertanyaan – pertanyaan dari: Ardi (april 10,2012, at:10:50 am) dan Djar (dec 19,2012 at:8:26 am).– Karena: memang sebenarnya: Karena Kebenaran Injil, Alkitab adalah: Tidak Palsu. — Demikian Pula ttg: KEBENARAN PERIHAL YESUS KRISTUS: yang menderita memikul salib, hingga disalib dan wafat dan dimakamkan dan bangkit dgn Mulia. Adalah: KEBENARAN SEJATI. — Yang mana salib melambangkan: PENDERITAAN, namun juga: KEKUATAN, namun Juga KEMENANGAN. Amin. — Sebab itu bagi orang-orang non Kristiani, yang membenci salib, pasti akan berusaha u.menjatuhkan salib itu… Read more »

M. Kristen
M. Kristen
12 years ago

Yesus Tuhan yang dinubuatkan para nabi??? Kalo boleh tahu, di mana ayat yang memberikan penjelasan secara eksplisit, seseorang yang dinubuatkan kedatangannya oleh para nabi adalah Tuhan???

[dari katolisitas: silakan membaca artikel ini – silakan klik.]

ricky radu
ricky radu
12 years ago

q sangat jauh dgn JESUS, tapi jjr q mau skli dkt dng DIA, tlg bantu aku [dari Katolisitas: Bersyukurlah bahwa Anda mempunyai kerinduan untuk dekat dengan Yesus, Tuhan kita. Tuhan pasti akan selalu membantu Anda, jika Anda juga senantiasa membuka diri untuk menerima hikmat dan kasih-Nya, salah satunya melalui pengajaran oleh Gereja-Nya. Kami turut berdoa bagi Anda, dan untuk membuat iman dan kasih Anda tumbuh dan berbuah di dalam Yesus, silakan membaca artikel yang ada di sini, yang menguraikan mengenai Yesus Kristus, Tuhan kita. Artikel-artikel tersebut dapat dijumpai dalam arsip artikel, “Kristologi”, silahkan klik di sini, dan selanjutnya Anda dapat… Read more »

Dian
Dian
12 years ago

Syalom, saya ingin menanyakan tentang Amsal 8:22-31, apakah itu tentang Yesus Kristus? Jika iya, mengapa ada kata-kata ‘ciptaan’ di sana. Terimakasih
….dalam penjelasan B. Karakter dari Mesias yang dijanjikan
1. Dia adalah abadi * Nabi Mikah menubuatkan tentang Mesias, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala, namun Dia akan lahir di Betlehem (Mik 5:2; Ams 8:22-31).

Ingrid Listiati
Reply to  Dian
12 years ago

Ams 8:22-31 Shalom Dian, Untuk memahami makna Ams 8:22, kita melihat kepada beberapa versi terjemahan Kitab Suci yang dari kata asalnya menyebutkan kata kunci yaitu qānāh. “The Lord possessed (qānāh) me in the beginning of his ways, before he made any thing from the beginning. ” (versi Douay Rheims Bible) “The LORD possessed (qānāh) me in the beginning of his way, before his works of old. (KJV) “The LORD created (qānāh) me at the beginning of his work, the first of his acts of old. (RSV) “The LORD possessed (qānāh) me at the beginning of His way, Before His works… Read more »

Yohannes
Yohannes
12 years ago

Shalom, saya ingin bertanya mengenai salah satu interpretasi tentang Luk 2:52 yang saya peroleh dari bimbingan Kitab Suci. Dalam ayat tersebut, Lukas menggambarkan Yesus yang bertumbuh secara fisik, intelektual, dan terutama iman. Gambaran ini digunakan untuk melukiskan proses pertumbuhan iman seorang Kristiani. Yang ingin saya tanyakan adalah mengenai pertumbuhan Yesus : 1. Mengapa Yesus juga bertumbuh secara intelektual, apalagi iman? Bukankah semenjak lahir Yesus adalah 100% Allah walaupun Ia 100% manusia? Dalam pemikiran saya, Yesus yang lahir memiliki hikmat Ilahi yang penuh dan genap. Dalam hal iman juga tidak perlu lagi kita pertanyakan kepercayaan penuh Yesus pada Bapa-Nya. 2. Ada… Read more »

Johanes Eko Trisulo
Johanes Eko Trisulo
12 years ago

Salam Damai Rm. Yohanes ..
Maaf saya ingin bertanya kpd Romo ..
1. Di dalam Agama Islam ada nama Nabi Isa dan di Katholik sendiri dikenal nama Yesus .. di manakah
perbedaannya ..
2. Secara garis besar hampir sama Islam dan Katholik .. di mana letak perbedaannya ..
3. Apakah di hari Kiamat .. Tuhan Yesus akan datang utk kedua kalinya dan mengadili umat manusia ..

terima kasih.

Ingrid Listiati
Reply to  Johanes Eko Trisulo
12 years ago

Shalom Johanes Eko, Berikut ini adalah jawaban singkat yang dapat kami sampaikan sehubungan pertanyaan anda. Mohon maaf kami tidak dapat memberikan perbandingan yang komprehensif karena situs ini tidak ditujukan untuk mengadakan perbandingan agama. 1 & 2. Secara umum perbedaan antara agama Islam dan Katolik adalah agama Islam tidak mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan (namun hanya sebagai nabi, disebut Nabi Isa), sedangkan agama Katolik (dan juga Kristen non- Katolik) mengakui Kristus sebagai Tuhan. Selanjutnya tentang Mengapa Orang Kristen Percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, klik di sini. Dasar ajaran agama Islam adalah Al- Quran, sedangkan dasar ajaran agama Kristiani adalah Seorang Pribadi,… Read more »

abu hanan
12 years ago

salam
@sdri inggrid…
yang saya maksudkan dari “Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga, adalah bahwa kalimat Mesias …dst tidak ada di Mazmur.
Tentu saya memahami maksud anda bahwa tidak semua bagian Bibel dapat dipahami secara hurufiah.Dengan mengacu syarat seperti itu,maka mudah bagi saya menerima pendapat anda.
Tetapi yang saya maksudkan adalah memahami secara hurufiah/leterlek.

Kemudian tulisan itu juga tidak saya dapati di Kitab Taurat Musa jika yang dimaksud Taurat adalah ;
1.Kejadian
2.Keluaran
3.Bilangan
4.Imamat
5.Ulangan (mohon maaf jika tak sesuai urutan PL,tanpa ada maksud laen).

Salam

Ingrid Listiati
Reply to  abu hanan
12 years ago

Shalom Abu Hanan, Jika kita membaca lagi dengan teliti teks Luk 24:44-46, Yesus tidak mengatakan bahwa hal Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari ketiga itu ditulis dalam Kitab Taurat Musa dan kitab Mazmur. Yang dikatakan Yesus adalah, “Ia berkata kepada mereka: “Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.” (Luk 24:44). Dan lalu tentang nubuat penderitaan dan kebangkitan-Nya, Tuhan Yesus tidak mengatakan tertulis di kitab apa. Ia hanya mengatakan “ada tertulis”,… Read more »

leonard
leonard
12 years ago

Syalom,

Mau tanya, apakah hanya saja yg merasakan keraguan ketika membaca artikel di atas.
Bukan bilang itu salah atau bohong tapi saya merasa apakah iman saya yg kurang atau tidak ada. Kok jelas2 udah dipenuhi semua nubuatnya tp saya masih menelurkan pikiran2 skeptis. Yang sebenarnya meragukan kebenaran Kitab Suci.

Mohon doa dan bimbingannya agar iman saya bisa menjadi sehat.

Terima Kasih

[dari katolisitas: Tidak menjadi masalah kalau anda masih meragukan dan mempertanyakan kebenaran Alkitab, yang penting adalah anda terus mencari dan mencoba untuk menemukan jawaban. Di bagian manakah keraguan anda?]

abu hanan
12 years ago

salam Lukas 24;44-46 (44) Ia berkata kepada mereka: “Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.” (45) Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci. (46) Kata-Nya kepada mereka: “Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga, Tetapi dalam kitab Mazmur kalimat Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga, tidak saya temukan.Bahkan pada kitab nabi2 juga tidak saya temukan. Bagaimana… Read more »

Ingrid Listiati
Reply to  abu hanan
12 years ago

Shalom Abu Hanan, Katekismus Gereja Katolik mengajarkan bahwa untuk memahami Kitab Suci, maka Perjanjian Baru dibaca dalam terang Perjanjian Lama dan demikian pula sebaliknya, tepatnya demikian: KGK 129        Jadi umat Kristen membaca Perjanjian Lama dalam terang Kristus yang telah wafat dan bangkit. Pembacaan tipologis ini menyingkapkan kekayaan Perjanjian Lama yang tidak terbatas. Tetapi tidak boleh dilupakan, bahwa Perjanjian Lama memiliki nilai wahyu tersendiri yang Tuhan kita sendiri telah nyatakan tentangnya (Bdk. Mrk 12:29-31). Selain itu Perjanjian Baru juga perlu dibaca dalam cahaya Perjanjian Lama. Katekese perdana Kristen selalu menggunakan Perjanjian Lama (Bdk. 1 Kor 5:6- 8; 10:1-11). Sesuai dengan… Read more »

abu hanan
12 years ago

saya baru membaca sekilas….dan pada Mesias harus menderita untuk menanggung dosa dunia; oleh bilur-bilur-Nya, kita disembuhkan (Yes 53:5). jika kita teruskan hingga ayat 10 maka akan tampak (bagi saya) yang membingungkan.
Maksud saya,jika kita sepakat bahwa IA yang dimaksud dalam rangkaian ayat 1-12 adalah Yesus maka seharusnya ada penjelasan tentang keturunan dalam Apabila ia menyerahkan dirinya sebagai korban penebus salah, ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak TUHAN akan terlaksana olehnya.Kita sama mengetahui bahwa Yesus menyerahkan dirinya sebagai penebus kemudian ;
1.apakah beliau menikah?ia akan melihat keturunannya,
2.tidak mati disalib?umurnya akan lanjut,
salam

abu hanan
Reply to  Stefanus Tay
12 years ago

Salam, Sdr Stefanus
1.Apa yang menjadi dasar dari Bible sehingga bisa menafsirkan keturunan sebagai keturunan iman?
2.Apakah salah jika “keturunan” ditafsirkan secara apa adanya? Anak,cucu dan sebagainya.
Sekian dulu. Salam

abu hanan
Reply to  Stefanus Tay
12 years ago

salam
@sdr stefanus
Jadi, tidak ada yang salah dengan mengatakan bahwa kata “keturunan” di Yes 53:10 adalah keturunan dalam iman atau keturunan secara spiritual. Menurut anda, merujuk kepada siapakah nubuat di Yesaya 53 ini?

Ada perbedaan pandangan di antara kita ttg objek yang disalib. Saya memandang bahwa Yesus lolos dari hukuman tersebut. Melanjutkan hidupnya dan berketurunan. Itu saja. Yang akhirnya “keturunan” membawa ke arti sebenarnya.

Bagaimanapun juga,saya undang anda ke Pembunuhan Yang Gagal dan Yudas bukanlah Pengkhianat
Salam

abu hanan
Reply to  Stefanus Tay
12 years ago

salam
terima kasih telah menanggapi pemikiran saya.
Semoga diskusi2 yang terjalin selama ini dapat memberi manfaat bagi siapa saja yang membaca.
salam hangat untuk @admin dan semua pengunjung web katolisitas.

Alexander Pontoh
Alexander Pontoh
13 years ago

Yoh 1:33 Dan akupun tidak mengenal-Nya, tetapi Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus.

Siapakah Dia itu? Yang mengutus Yohanes Pembaptis untuk membaptis dengan air

Alexander Pontoh
Alexander Pontoh
Reply to  Stefanus Tay
13 years ago

Bagaimana ceritanya sampai Allah mengutus Yohanes Pembaptis? Ada nda ya ceritanya?

[dari katolisitas: sepengetahuan kami, tidak pernah diceritakan bagaimana Allah memanggil Yohanes Pembaptis, kecuali seperti yang disebutkan di dalam PL: Yes 40:3; Mal 4:5), dalam PL: Injil dan Kisah Para Rasul.]

yenita marta
yenita marta
13 years ago

salam damai, saya ini masih awam sekali walaupun sejak lahir sdh katolik,…. terimakasih kepada semua penulis, Romo, Suster ataupun yg lainnya yg mengurus blog/organisasi Katolisitas ini….. semoga umat katolik yg lain yg sama spt saya dapat menambah pengetahuan di dalam keimanan kita kpd Kristus Yesus. Dan saya bangga dgn kekatolikan saya walaupun pengetahuan iman sy masih sangat kurang, namun pengalaman iman sy membuat sy selalu bersyukur dan bersyukur memiliki seorang Juruselamat seperti Yesus Kristus….tak ada yang lain yg semumpuni Yesus, karena memang Dia sendiri adalah Tuhan yg hidup yg pernah dan kini tetap mau hadir di antara manusia ciptaanNYA…. semoga… Read more »

Irena
Irena
14 years ago

Shalom pengasuh katolisitas,
Saya ingin bertanya mengenai kata-kata Yesus di Luk 24:46.
“Kata-Nya kepada mereka: Ada tertulis demikian, Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari ketiga”.
Di manakah dinubuatkan mengenai Mesias bangkit dari antara orang mati pada hari yang KETIGA? Karena Yesus sendiri mengatakan “ada tertulis demikian”.
Mengapa harus hari ketiga? Apakah hari ketiga ini ada makna tertentu atau hanya “kebetulan” saja?
Sekian pertanyaan saya. Terima kasih atas perhatiannya.

Ingrid Listiati
Reply to  Irena
14 years ago

Shalom Irena, 1. Nubuat bahwa Yesus harus bangkit pada hari ketiga paling jelas adalah melalui nubuat Nabi Yunus. Nabi Yunus tinggal di dalam perut ikan besar itu tiga hari lamanya (Yun 1:17), dan tanda inilah yang disebutkan oleh Yesus sendiri dalam pengajaran-Nya (Mat 12:39-41; Luk 11:29-32). Yesus mengatakan, "Sebab seperti Yunus tinggal dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam." (Mat 12:40) Lalu dalam kitab Hosea juga disebutkan, "Ia akan menghidupkan kita sesudah dua hari, pada hari ketiga Ia akan membangkitkan kita dan kita akan hidup di… Read more »

didi
didi
Reply to  Ingrid Listiati
13 years ago

bukankah hari ke tiga itu 3 hari 2 malam? mohon pemjelasan. Trimakasih

[dari katolisitas: silakan melihat tanya jawab ini – silakan klik]

poNy
poNy
14 years ago

shalom….. Saya punya teman-teman (agama kristian juga tapi bukan katolik..saya tidak tahu aliran apa ereka anuti) yang mengatakan bahawa “krismas” itu menyambut kelahiran YESUS dan 25 DEC itu bukan hari kelahiran YESUS.Jadi menyambut krismas pada 25 DEC adala tidak masuk akal kata mereka.untukpengetahuan pak, teman2 saya tidak merayakan krismas pada 25 DEC(xtahu mereka rayakan atau tidak)…sebab mereka kata itu seolah2 menyembah matahari….saya jadi kebingungan…kok begitu mudah dia mengatakan perayaan krismas 25DEC itu menyembah matahari..pada saat itu saya sendiri xmenyetujui apa yang dikatakan oleh teman saya…tetapi saya di tanya dia pula. teman saya menanya saya ” jadi beritahu saya bila yesus… Read more »

Ingrid Listiati
Reply to  poNy
14 years ago

Shalom PoNy,
Pertanyaan anda tentang asal-usul perayaan Natal (Christmas) 25 Desember, sudah pernah dijawab di sini, silakan klik.
Karena hari Natal adalah peringatan kelahiran Tuhan Yesus di dunia, maka hari Natal layak dirayakan oleh semua pengikut Kristus. Dapat dikatakan secara umum di dunia, hari Natal dirayakan oleh kaum Kristiani, tidak hanya Katolik saja.
Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
Ingrid Listiati- https://www.katolisitas.org

georgius
georgius
Reply to  poNy
14 years ago

Syallom, Buat Saudara Pony.. Setahu saya, agama Kristen yang tidak merayakan natal ada 2, yaitu Advent dan Yehova. Untuk yang Yehova, ALKITAB mereka memang tidak mengakui adanya TRINITAS. Bagi mereka. Yesus hanyalah seorang NABI. Yahwe ada sendiri, Roh kudus ada sendiri. Dan mereka memang tidak diperbolehkan memberikan ucapan selamat. (sepertinya mereka juga tidak merayakan ulang tahun). Menurut pemahaman mereka juga, Yesus disalib dengan sebatang kayu horisontal (bukan salib), tangan Yesus kedua-duanya dipaku diatas kepala. Dan ketika Yesus disalib, badanNya sudah diganti oleh Yahwe dengan badan yang sesuai dengan alamnya surga, supaya bisa masuk ke surga. Pada saat kiamat, bumi dibersihkan… Read more »

Simon
Simon
14 years ago

Shalom Pak Stef dan Bu Ingrid,
Saya pernah membaca buku (lupa pengarangnya) yang menceritakan bahwa diperkirakan Yesus lahir sekitar tahun 6 SM. Yang menjadi pertanyaan saya (jika cerita dibuku itu benar) adalah apa yang mendasari dimulainya tahun Masehi? Ada yang bilang bahwa tahun Masehi adalah tahun yang dihitung berdasarkan kedatangan (lahir)nya Sang Mesias (Yesus). Jika demikian berarti Yesus lahir ditahun 0 (nol) donk! Mohon pencerahan. Terima kasih. Tuhan Memberkati. – Simon

[Dari katolisitas: telah dijawab di artikel di atas – silakan klik]

fxe
fxe
14 years ago

semoga Tuhan bserta kita, trm kasih atas pnjelasan Romo yg sangat bagus. Saya ada sedikit ptanyaan: kalo nubuat akan Yesus bgtu jelas di PL, mngpa umat Yahudi smp saat ini blm pcaya Yesus. Bukankah itu brarti nubuat2 tsb multi tafsir? Sama spt pnafsiran nubuat akhir zaman skrg pun dlm pdebatan. Seandainya nanti Yesus dtg ke-2x, kita pun mgkn masìh bdebat, apakah Dia yg datang? Seandainya pd zaman dulu masyarakat mengenali Yesus dgn jelas, mgkn tdk ada pnyaliban. Pertanyaan brikut: adakakah rencana katolisitas.org untuk me-release versi mobile? Saya sgt suka mengunjungi site ini, di sela2 ksibukan sehari2 scr mobile. Saya rasa… Read more »

fxe
fxe
Reply to  Stefanus Tay
14 years ago

Pak Stef & Bu Ingrid,
terima kasih atas jawaban yang telah diberikan.
Saya minta maaf salah menduga. Sekarang saya malah jadi kagum, ada keluarga awam yang begitu mendalami ajaran Gereja. Saya rasa hal ini sangat langka di kalangan Katolik (betul ngga?). Bolehkah suatu saat nanti Bapak/Ibu memberikan sedikit sharing perjalanan rohani Anda, sehingga menjadi spt sekarang?

Sejauh pengamatan saya, di Katolik bimbingan belajar untuk awam sangat minim, selain kursus setahun sebelum Baptis. Setelah itu umat hanya mengandalkan homili romo di setiap Misa. Kursus yg mendalam dan berjenjang untuk awam sepertinya belum ada. Maksud saya kursus yang menggali Tradisi/Spiritualitas Katolik.

ario
ario
14 years ago

Shalom Pak Stefanus Tay
Saya mau bertanya apakah ada hubungan antara Mat 24:15 dengan
YL1:9,YL1:13,Dan9:27,Dan11:31,Dan12:11-12,Dan8:11-12,Dan8:13-14?
dengan nubuatan akhir zaman?

sekian, terimakasih.

Tuhan berserta kita…
Sekarang dan selama-lamanya…

ario
ario
Reply to  Stefanus Tay
14 years ago

Shalom pak Stef
jadi menurut bapak tidak ada kaitanya antara Mat24:15, dengan YL1:9,YL1:13,Dan9:27,Dan11:31,Dan12:11-12,Dan8:11-12,Dan8:13-14, dengan nubutan di akhir zaman?

trimakasih atas jawabanya..
GBU

isa
isa
15 years ago

tugas nabi isa turun ke bumi di akhir jaman:
1.membunuh dajal al masih palsu:dg pengikut 70.000 orang yahudi
2.membunuh babi : seperti di vcd porno,pesta sex
3.menegakkan syariat islam : bersama imam mahdi pemimpin umat islam sedunia
4.membebaskan pajak

j1lan
Reply to  Stefanus Tay
15 years ago

Dari topik diatas mengenai akhir jaman, bisa saya ringkaskan sbb:

1. Terjadi kekecauan dunia dengan adanya anti “christ”

2. Terjadi pengadilan oleh “jesus”

3. Melihat Tuhan di surga

Ketiga hal tersebut jika kata “christ”, “jesus” di ganti dengan kata “Tuhan” maka keimanan katolik tidak ada perbedaan dengan Islam mengenai hal-hal tersebut.

——————————–

Apakah ada keberatan dari katolik mengganti kata tersebut dengan Tuhan? Bagaimanakan umat katolik yang awam menerima hal tersebut?

Terima kasih

j1lan
Reply to  Stefanus Tay
15 years ago

Terima kasih atas jawabannya,

Jadi kesimpulan jawaban saudara, umat katolik memegang “nama” dengan pem-“material”-an Tuhan (anthromorphis) sebagai suatu keimanan, tanpa hal itu maka bukan umat katolik.

Inikah yang dikatakan oleh Jesus putra Maryam (keselamatan atas beliau) bahwa beliau adalah inkarnasi tuhan, dan bagi siapa yang menolak bahwa dia bukan tuhan adalah bukan katolik?

Hhh…akan banyak peng-“aku”-an tuhan seperti fir’aun, yang sangat bertentangan dengan hukum pertama Musa.

Segala puji bagi Tuhan semesta alam

j1lan
Reply to  Stefanus Tay
15 years ago

1. Terima kasih atas penjelasannya, terminologi yang paling tepat untuk kasus Jesus purtra Maryam (keselamatan atas beliau) adalah [b]inkarnasi[/b] dalam keimanan katolik. Mari lanjutkan ke point 2. 2. Keimanan akan [b]inkarnasi[/b], secara manusiawi dapat dikatakan kebutuhan mahluk untuk lebih mengenal Penciptanya (atau sebaliknya), sehingga menjelmakan Pencipta kedalam bentuk mahluk, dengan Sifat-sifat sebagaimana mahluk yang bukan hanya dalam ungkapan saja(“anthropomorphism”) sehingga menjadi nyata misalnya berjalan, makan, minum dan seterusnya. 3. Jika, misalnya ada seseorang yang mempunyai keimanan bahwa dahlu kala tuhan turun kebumi menjelma menjadi seseorang dengan segala macam “keajaiban” nya, dan tuhan yang menjadi mahluk tersebut bernama Yeshua ben shirach,… Read more »

Julius Santoso
Julius Santoso
15 years ago

Salam Kasih Dalam Tuhan kita Yesus Kristus.
Semoga penulis tidak jemu menanggapinya.
Mohon dijelaskan istilah 70 minggu tahun = 490 tahun.
Tujuh puluh kali tujuh masa dan
Enam puluh dua kali tujuh masa ?. (Dan 9:24-25)
Terima kasih.

Romo pembimbing: Rm. Prof. DR. B.S. Mardiatmadja SJ. | Bidang Hukum Gereja dan Perkawinan : RD. Dr. D. Gusti Bagus Kusumawanta, Pr. | Bidang Sakramen dan Liturgi: Rm. Dr. Bernardus Boli Ujan, SVD | Bidang OMK: Rm. Yohanes Dwi Harsanto, Pr. | Bidang Keluarga : Rm. Dr. Bernardinus Realino Agung Prihartana, MSF, Maria Brownell, M.T.S. | Pembimbing teologis: Dr. Lawrence Feingold, S.T.D. | Pembimbing bidang Kitab Suci: Dr. David J. Twellman, D.Min.,Th.M.| Bidang Spiritualitas: Romo Alfonsus Widhiwiryawan, SX. STL | Bidang Pelayanan: Romo Felix Supranto, SS.CC |Staf Tetap dan Penulis: Caecilia Triastuti | Bidang Sistematik Teologi & Penanggung jawab: Stefanus Tay, M.T.S dan Ingrid Listiati Tay, M.T.S.
top
@Copyright katolisitas - 2008-2018 All rights reserved. Silakan memakai material yang ada di website ini, tapi harus mencantumkan "www.katolisitas.org", kecuali pemakaian dokumen Gereja. Tidak diperkenankan untuk memperbanyak sebagian atau seluruh tulisan dari website ini untuk kepentingan komersial Katolisitas.org adalah karya kerasulan yang berfokus dalam bidang evangelisasi dan katekese, yang memaparkan ajaran Gereja Katolik berdasarkan Kitab Suci, Tradisi Suci dan Magisterium Gereja. Situs ini dimulai tanggal 31 Mei 2008, pesta Bunda Maria mengunjungi Elizabeth. Semoga situs katolisitas dapat menyampaikan kabar gembira Kristus. 
79
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x