Apakah Hukum Taurat Dibatalkan Yesus?

Banyak orang yang bingung tentang apakah Yesus membatalkan atau menggenapi Hukum Taurat. Mat 5:17 menuliskan “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.” Mat 5:17 menuliskan bahwa Yesus tidak membatalkan Hukum Taurat namun Ef 2:15 menyatakan bahwa Yesus membatalkan Hukum Taurat, dengan menuliskan “sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera.” Untuk mengerti tentang hal ini, maka kita melihat terlebih dahulu 3 macam hukum di dalam Perjanjian Lama. St. Thomas Aquinas (ST, I-II, q. 98-108) mengatakan bahwa ada 3 macam hukum di dalam Perjanjian Lama, yaitu:

  1. Hukum moral
    Hukum moral adalah bagian dari hukum kodrati, hukum yang menjadi bagian dari kodrat manusia, sehingga Rasul Paulus mengatakan ‚ÄúSebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela‚ÄĚ (Rom 2:15). Contoh dari hukum ini adalah¬† 10 Perintah Allah. Hukum tersebut mencerminkan kasih kepada Allah (perintah 1-3) dan juga kasih kepada sesama (perintah 4-10). Hukum kodrati ini adalah hukum yang tetap mengikat (bahkan sampai sekarang) dan digenapi dengan kedatangan Kristus, karena hukum kodrati ini adalah merupakan partisipasi di dalam hukum Tuhan.
    Dalam pengertian inilah maka memang Tuhan Yesus tidak mengubah satu titikpun.
  2. Hukum seremonial
    Hukum seremonial merupakan suatu ekspresi untuk memisahkan sesuatu yang sakral dari yang duniawi, berdasarkan prinsip hukum kodrat. Contoh penerapannya adalah: hukum persembahan kurban (Im 1-12), sunat (Kel 17:10, Im 12:3), perpuluhan (Mal 3:6-12), ketentuan penyucian persembahan, tentang makanan, pakaian, dll.Dengan kedatangan Kristus, hukum seremonial tidak diberlakukan sama dengan ketentuan di zaman Musa, karena sudah digenapi di dalam Kristus. Maka yang masih tetap sama adalah jiwa atau  maksud utama diadakannya hukum tersebut, namun cara melakukannya diperbaharui oleh Kristus. Sebab Kristus sendiri adalah persembahan yang sempurna, Kurban Anak Domba Allah bagi keselamatan umat manusia. Karena itu, persembahan yang paling berkenan kepada Allah adalah kurban Kristus dan kurban kita yang dipersatukan dengan kurban Kristus itu,  sebagaimana dinyatakan dalam sakramen- sakramen Gereja, terutama Ekaristi kudus.

    Demikian pula, ketentuan sunat jasmani diperbaharui oleh Kristus, menjadi sunat rohani (Rm 2:29) yaitu sakramen Baptis. Persembahan perpuluhan dalam Perjanjian Lama disempurnakan oleh perintah untuk memberi persembahan kepada Allah dengan sukacita sesuai dengan kerelaan (lih. 2 Kor 9:7), dengan demikian tidak lagi dengan patokan mutlak sepuluh persen. Sebab ¬†‚Äúkerelaan hati dan sukacita‚ÄĚ ini malah dapat melebihi dari sepuluh persen, seperti pada hidup para orang kudus, para imam, biarawan dan biarawati, yang mempersembahkan segala yang mereka miliki untuk Tuhan. Mereka mengikuti teladan hidup Kristus yang memberikan Diri-Nya secara total kepada Allah Bapa dan manusia. Demikianlah, hukum seremonial digenapi oleh Kristus dan Gereja-Nya.Jadi, hukum seremonial itu tidak dibatalkan, namun dipenuhi dengan cara yang berbeda, seturut dengan kehendak Kristus yang menurunkannya kepada Gereja. Demikianlah Gereja yang menentukan aturan-aturan sakramen, hal pantang dan puasa, tata tertib liturgi dst. Gereja Katolik sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Yesus dan juga para rasul (Petrus dan Paulus) juga tidak mempermasalahkan makanan-makanan persembahan, karena bukan yang masuk yang najis, namun yang keluar. Ulasan ini dapat melihat di jawaban ini (silakan klik ini, dan juga klik ini).
  3. Hukum yudisial
    Hukum yudisial adalah peraturan yang menetapkan hukuman/ sanksi agar peraturan lainnya dapat dijalankan dengan baik. Contohnya: sanksi jika hukum perpuluhan dilanggar (lih. Bil 18:26,32), pencuri domba harus mengembalikan empat kali lipat (Kel 22:1); hukum cambuk tidak boleh lebih dari empat puluh kali (Ul 25:3); mata ganti mata, gigi ganti gigi (Kel 21:24, Im 24:20, Ul 19:21), dst.

    Setelah kedatangan Kristus, hukum yudisial ini tidak berlaku lagi. Demikianlah maka hukuman rajam,  cambuk yang tertulis dalam hukum Lama tidak diberlakukan. Yesus tidak mengajarkan hukum yudisial, karena hal itu telah diserahkan kepada kewenangan otoritas pada saat itu. Yesus sendiri tunduk kepada kewenangan otoritas pemerintahan di zaman-Nya, yang akhirnya memutuskan untuk menyalibkan Dia.

    Di masa sekarang, hukum yudisial ditetapkan oleh penguasa/ pemerintah negara yang bersangkutan sebagai perwakilan dari Tuhan. Penggenapan Perjanjian Lama oleh Kristus mengakibatkan dikenalnya nilai-nilai Injil secara universal di seluruh dunia. Oleh nilai-nilai Injil, prinsip martabat hak-hak azasi manusia ditegakkan di negara manapun, oleh pihak otoritas pemerintahan setempat.

    Sedangkan kewenangan disiplin di dalam kawanan Kristus diserahkan kepada Gereja, sebab Kristus telah memberikan kuasa untuk mengatur Gereja kepada para rasul (lih. Mat 18:18). Disiplin Gereja ini dapat berubah sejalan dengan perkembangan waktu dan keadaan, contohnya Kitab Hukum Kanonik yang diperbaharui, edisi tahun 1917 ke 1983. Dengan Kristus menggenapi hukum Taurat, tidak lagi dikenal denda, ‚Äúmata ganti mata dan gigi ganti gigi‚ÄĚ (Kel 21:24, Mat 5:58) namun ‚Äúkasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri‚ÄĚ (Mat 22:39), bahkan, ‚Äúkasihilah musuhmu‚ÄĚ (Mat 5:44). Perintah kasih ini akan dapat lebih kita hayati setelah kita melakukan prinsip keadilan, yang ditekankan dalam Perjanjian Lama. Baru setelah kita menerapkan prinsip keadilan itu, kita ketahui bahwa ajaran Kristus tentang kasih di Perjanjian Baru ¬†ternyata jauh melampaui prinsip keadilan Perjanjian Lama.

Penjabaran di atas menunjukkan bahwa Kristus datang untuk memperbaharui hukum Taurat dalam arti mempertahankan hukum moralnya (yaitu Sepuluh Perintah Allah), namun tidak lagi memberlakukan hukum seremonial dan yudisial-nya. Atau lebih tepatnya, Yesus menggenapi hukum-hukum tersebut secara berbeda, karena hukum-hukum itu hanya merupakan ‚Äėpersiapan‚Äô bagi kesempurnaan yang diberikan oleh Kristus. Namun jiwa yang melatarbelakangi segala ketentuan hukum Taurat, yaitu hukum kasih, tetap berlaku. Bahkan hukum kasih diberlakukan dengan lebih tepat dan ketat, sehingga dapat dikatakan dalam ungkapan metafor bahwa apa yang ditetapkan sebelumnya dalam hukum Taurat, yang merupakan gambaran samar-samar akan kesempurnaan Kristus, tetap berlaku sampai sekecil-kecilnya, bahkan tak ada satu iota (titik pun), yang diubah (lih. Mat 5:18).

Mari kita bersama membaca Kitab Suci dengan selalu memperhatikan kesatuan antara Perjanjian Lama (PL) dan Perjanjian Baru (PB). Jangan lupa, sekitar 2/3 Kitab Suci terdiri dari Perjanjian Lama; maka terdapat pengajaran-pengajaran di PL yang memang masih sangat relevan bagi kita untuk dikaitkan dengan PB, sehingga kita dapat semakin lebih menghargai dan menghayati penggenapannya di dalam diri Kristus Yesus Tuhan kita. Yesus memang tidak menghendaki siapapun untuk menghilangkan satu titikpun dari hukum Taurat (lih. Mat 5:17-19), sebab Ia ingin agar kita dapat melihat secara utuh penggenapan dan penyempurnaan hukum Taurat itu dalam diri-Nya.

4 12 votes
Article Rating
88 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
bima
bima
10 years ago

Masalah judical law di dalam PL sudah digenapi Kristus maka nilai nilai Injil dikenal di penjuru dunia, kayaknya Injil dikenal lewat penjajahan, bukan cinta kasih

Maka kasihilah musuhmu”, apa salah melawan penjajah?

Lihat aja sejarah orang orang yang percaya Yesus rata rata penjajah dan penindas dengan mengambil tanah orang, kenapa ya?

[pertanyaan ini digabungkan:]

Kenapa banyak negara yang mengikuti ajaran cinta kasih Yesus namun dalam kenyataannya menjadi negara penjajah? Termasuk Indonesia kena imbas 350 tahun

[dari Katolisitas: silakan Anda menyimak terlebih dahulu diskusi dengan Rm Santo dalam menjawab pertanyaan yang serupa yaitu di link ini, silakan klik]

Jue
Jue
10 years ago

Shallom, Saya mempunyai seorang teman yang juga Katolik. Dia selalunya banyak persoalan dan persoalan itu telah terjawab, melalui pembacaannya didalam alkitab dan kuasa Tuhan. Namun ada satu persoalan yang masih tidak ditemukan jawapannya. Dia sangat runsing dan masih mencari jawapanya. walau bagaimanapun, dia masih berpegang teguh pada ajaran Katolik. Dalam ayat Mat 5: 17, Aku datang bukan untuk meniadakan Hukum Taurat melainkan untuk menggenapi. Apakah maksudnya perkataan ‘meniadakan’? adakah ia bererti menghapuskan, meghilangakan? Apakah maksud perkataan ‘menggenapi’? adakah ianya bererti ‘melengkapi’? ‘membuat lebih sempurna’? dan persoalannya ialah pada perjanjian lama sudah tertulis bahawa umat tidak boleh memakan binatang seperti babi… Read more »

frans
10 years ago

pro sdr Arfandi
Silahkan jawab dulu pertanyaan katolisitas yang diajukan pada anda dengan huruf merah, saya ingin sekali mengetahui pendapat anda. Trim, Tuhan memberkati

aaron
aaron
10 years ago

Saya setuju bahwa hukum ceremonial dibatalkan tapi ada pengecualian juga. Misalnya : Persembahan Persepuluhan tidak berasal dari Hukum Taurat Musa. Jadi tidak tergolong yang ceremonial dibatalkan. Buktinya : sebelum Taurat Musa ada sudah ada persepuluhan, sebagai contoh Abraham memberikan persepuluhan.
Gbu.

Stefanus Tay
Admin
Reply to  aaron
10 years ago

Shalom Aaron,

Kalau kita menganalisa, sebenarnya persembahan persepuluhan dapat masuk ke tiga kategori hukum. Menjadi bagian dari hukum yudisial, karena dapat membantu sesama; menjadi bagian dari hukum seremonial, karena dapat membantu Gereja untuk melakukan liturgi; menjadi bagian dari hukum moral – bukan besarannya namun prinsipnya – karena prinsip keadilan, yaitu mengasihi Allah dan juga mengasihi sesama.

Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
stef – katolisitas.org

aaron
aaron
Reply to  Stefanus Tay
10 years ago

Shalom juga Pak Stef,
Dari pembahasan yg ada (mempersembahkan seluruh kehidupan, memberi dengan sukacita dan sukarela, melakukan prinsip keadilan, dll), menurut Pak Stef, apakah orang percaya tidak diharuskan lagi mengembalikan persepuluhan (strictly =10%).
Gbu.

Stefanus Tay
Admin
Reply to  aaron
10 years ago

Shalom Aaron, Gereja dapat menentukan besarannya. Seperti di Eropa, Gereja menentukan 10% untuk mendukung kegiatan Gereja dan juga untuk pemeliharaan bangunan-bangunan Gereja. Namun, kalau Gereja tidak menentukan, maka menurut saya, 10% adalah jumlah yang sesungguhnya cukup baik. Bagi yang memang hidup di bawah garis kemiskinan, maka 10% sebenarnya terlalu besar, karena dengan memberikan 10% maka mereka dapat mengorbankan keluarga. Namun bagi yang hidup sungguh berkecukupan, maka 10% bisa menjadi terlalu kecil. Pada akhirnya, semua umat beriman harus mulai memikirkan untuk membangun Gereja, membantu karya-karya evangelisasi. Bantuan finansial adalah salah satu cara untuk membantu Gereja dalam melakukan misi evangelisasi. Semoga dapat… Read more »

dwiyanto
dwiyanto
10 years ago

dear katolisitas sy dulu pemelihara hari minggu tapi setelah membaca kitab Daniel tentang siapa kuasa yang merubah hukum dan waktu dialah yang sebenarnya ANTIKRISTUS, dan siapa saya yang mengikuti perubahan itu berarti dia juga pendukung ANTIKRISTUS, akhirnya saya jadi memelihara sabat. saya sendiri bingung dulunya. tetapi setelah saya yakin dan saya imani itulah yang terbaik tentunya buat saya, dan tidak perlu kita salin menjelekkan satu dengan yang lain. hukum yang di hapus di salib Yesus adalah, Hukum upacara sembelih korban, sabat tahunan dan masih ada yang lainya…… hukum yang tidak dihapus adalah 10 hukum, hukum kesehatan di PL……. saya juga… Read more »

canari
canari
11 years ago

Shalom buat pak Stef dan team katolisitas,
Sy baru masuk web ini dan meliat2 isinya ternyata ada perdebatan seru .. Salut buat pak Stef, yg melayani org2 model arfandi, ian lie..spt Yesus dl menghadapi imam2 dan ahli taurat yg merasa paling benar dan melakukan segala sesuatunya untuk Allah, yg padahal dlm kenyataan merekalah yg menolak Allah sendiri. Segala sesuatunya akan terbukti pada saatnya..sebentar lagi..tetap semangat. Tuhan Yesus memberkati..

nw
nw
11 years ago

Tim katolisitas, kenapa pertanyaan saya yang ini tidak ditanggapi?? Padahal saya ingin sekali tau tanggapan tim katolisitas dari pertanyaan saya berikut: Yesus berkata dlm Matius 5: “Janganlah kamu menyangka bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat….Aku datang bukan untuk meniadakannya…” (Matius 5:17) Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat….(Matius 5:18) Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang… Read more »

nw
nw
Reply to  nw
11 years ago

Lalu bagaimana tanggapan anda tentang terjemahan lama dan baru itu?

Thanks

Stefanus Tay
Admin
Reply to  nw
11 years ago

Shalom NW, Ke-Allahan Yesus tidak bergantung dari pemakaian huruf besar. Jadi, tidak menjadi masalah kalau Terjemahan Lama dan Terjemahan Baru ada perbedaan penulisan huruf, di mana yang satu memakai huruf besar dan yang lain memakai huruf kecil. Hal ini adalah masalah bahasa. Kita dapat melihat perbandingan dalam beberapa versi Kitab Suci di ayat yang sama sebagai berikut: (ASV)  But though he had done so many signs before them, yet they believed not on him: (BBE)  But though he had done such a number of signs before them, they still had no belief in him: (Bishops)  But though he had done… Read more »

Stephanus Roy Susilo
Stephanus Roy Susilo
11 years ago

Selamat malam pak Stef dan bu Inggrid, di misa hari ini saya mendengarkan bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada jemaat Efesus 2:15, dikatakan sbb: ‘ sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya’, hal ini membuat kaget saya, pernah dikatakan dlm injil, saya lupa injil apa, kata Yesus, Dia datang bukan untuk meniadakan hukum Taurat tetapi untuk menggenapinya…..kok bertentangan ya? Terima kasih atas penjelasan bapak dan ibu, Tuhan Yesus memberkati

Stefanus Tay
Admin
Reply to  Stephanus Roy Susilo
11 years ago

Shalom Stephanus Roy,

Ef 2:15 “sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera.” Yesus membatalkan hukum taurat dengan segala perintahnya dalam pengertian dengan kematian-Nya, maka keselamatan tidak lagi diperuntukkan untuk bangsa Yahudi dan tidak didapatkan dengan ritual persembahan, namun keselamatan ada di dalam Kristus, yang menyatukan seluruh umat, baik Yahudi maupun non-Yahudi. Tentang apakah Yesus membatalkan atau menggenapi hukum taurat, silakan melihat tanya jawab ini  – silakan klik.

Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
stef – katolisitas.org

Edwin
Edwin
11 years ago

Pak Stef, Bu Ingrid, dan tim Katolisitas lainnya, Saya punya satu pertanyaan, kalian ini makan, minum, atau doa apa sih koq bisa – bisanya sabar menghadapi orang – orang macam Arfandi itu? Saya yang baca saja panas luar biasa. Koq kalian masih bisa meladeni panjang lebar. Kalau ada orang bodoh dan tahu dia bodoh lalu mau menjadi pintar saya dengan senang hati membantu walaupun memakan waktu yang lama. Tetapi kalau ada orang bodoh tidak tahu dia bodoh dan sok pintar, saya lebih baik tidak komunikasi langsung, saya akan berdoa dulu mohon kesabaran yang panjang sekali untuk menghadapi dia. Mohon bimbingan… Read more »

Arianto
Arianto
12 years ago

Dear staff Katolisitas,
Mohon bantuan untuk menjelaskan penafsiran dari Matius 5 : 19-20
Apakah umat Kristiani sudah banyak meniadakan perintah hukum Taurat ?.
Lantas kalau ya, bagaimana menghubungkan ayat ini dengan hanya melalui Yesus kita bisa masuk surga ?.
Terimakasih atas bantuannya.

Pax Christy.

[dari katolisitas: silakan melihat jawaban di atas – silakan klik]

Herman Jay
Herman Jay
12 years ago

Hukum Taurat dan Kristianitas

Yesus menyatakan tidak menghapus hukum Taurat tetapi menyempurnakannya. Sebaliknya Paulus dalam Efesus 2: 15 menulis : ” sebab dengan matiNya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya”.

Kedua pernyataan tersebut membingungkan.

Stefanus Tay
Admin
Reply to  Herman Jay
12 years ago

Shalom Herman Jay, Terima kasih atas pertanyaannya tentang hukum taurat. Secara prinsip, ada 3 hukum di dalam Perjanjian Lama, yaitu: Ceremonial Law, Judicial Law dan Moral Law. Dengan pemenuhan PL di dalam diri Kristus, maka Kristus adalah merupakan sumber dari Perjanjian Baru. Dengan kedatangan Kristus, maka Kristus telah membatalkan Ceremonial Law dan Judicial Law, namun Dia sendiri melengkapi Moral Law dengan Diri-Nya sendiri. Berikut ini adalah definisi dari ketiga hukum di PL: Ceremonial law atau hukum seremonial: sebagai suatu ekpresi untuk memisahkan sesuatu yang sakral dari yang duniawi yang juga berdasarkan prinsip hukum kodrat, seperti: hukum persembahan termasuk sunat (Kel… Read more »

samsul
samsul
13 years ago

puji tuhan… setelah saya cerna aragument arfandi dan mencari disetiap artikel tentang kebenaran ketuhanan yesus telah membuka mata saya……. dan saya mendapat informasi bahwa kronologinya murid murid yesus terpecah.. yang separuh kukuh mengikuti ajaran murni yesus.. dan yang separuh lagi menambah bahkan mengubah kesaksian yesus.. pasti bapak lebih tahu… menurut saya bpk arfandi tidak kasar.. dan saya lihat tidak ada kata yang kotor beliau ucapkan… dan telah saya kutip dari artikel bapak arfandi yang saya dapat kan di pencarian google.. 2.YESUS ADALAH TUHAN‚Ķ.. ALLAH ADALAH TUHAN‚Ķ.. bila yesus adalah anak tuhan atau pribadi tuhan.?mengapa harus menyembah wujud palsu tuhan…. 3.TUHAN… Read more »

Stefanus Tay
Admin
Reply to  samsul
13 years ago

Shalom Samsul, Terima kasih atas komentarnya. Berikut ini adalah tanggapan yang dapat saya berikan: 1. Anda mengatakan “dan saya mendapat informasi bahwa kronologinya murid murid yesus terpecah.. yang separuh kukuh mengikuti ajaran murni yesus.. dan yang separuh lagi menambah bahkan mengubah kesaksian yesus..” Bolehkan saya tahu argumentasi anda mengapa anda mengatakan bahwa kronologi murid-murid Yesus terpecah? Apakah yang disebut mengikuti ajaran murni Yesus? dan apakah anda mempunyai bukti bahwa ada yang menambahkan bahkan mengubah kesaksian Yesus? Anda mengatakan “pasti bapak lebih tahu‚Ķ menurut saya bpk arfandi tidak kasar.. dan saya lihat tidak ada kata yang kotor beliau ucapkan‚Ķ” Supaya tidak… Read more »

serin
serin
13 years ago

shalom.. selamat natal dan tahun baru 2010. terima kasih. saya mau cerita pak tentang mimpi saya.mimpi saya ini udah lama sekali dan menjadi beban. memang ini cuma mimpi.. tapi mimpi saya ini seperti mustahil di percaya… ini tahun lalu. sepulang saya dari ibadah minggu. tepatnya malam jam 10 saya udah langsung tidur. saya bermimpi berada didalam gereja. saya berdoa kepada yesus , TUHAN YESUS.. BERIKANLAH SAYA BERKAH DAN REJEKIMU.. aku heran! karna yesus menjawab- AKU BUKANLAH ORANG YANG BERHARTA,BEGITUPUN SEMASA HIDUPKU. DAN BER ABAD-ABAD AKU DISALIB TANPA KAIN BAJU SE HELAI PUN. APA KAU TAK MELIHAT.. MINTALAH KEPADA ALLAH.. KARNA… Read more »

Stefanus Tay
Admin
Reply to  serin
13 years ago

Shalom (Salam Damai) Serin, Terima kasih atas ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru. Selamat Tahun baru juga buat anda, semoga rahmat Tuhan senantiasa menyertai anda. Mari kita memulai dialog kita. Dari pesan anda, maka anda memberikan dua hal pokok argumentasi: 1) Memberikan argumentasi dari mimpi, dimana: a) Yesus tidak mungkin memberi rejeki, karena Yesus juga miskin selama hidupnya, b) Yesus tidak mungkin menyelamatkan, karena waktu di kayu salib, Yesus juga tidak dapat menyelamatkan diri-Nya sendiri. 2) Anda menggunakan kalimat dari Arfandi yang mengatakan “KALAU YESUS MEMANG ALLAH-KENAPA MENYEMBAH WUJUD PALSU YESUS.. DAN KALAU ALLAH ADALAH YESUS- KENAPA ALLAH MEMANGGIL MANGGIL… Read more »

Thomas A Windu P
Thomas A Windu P
Reply to  Stefanus Tay
13 years ago

Salam Damai Kristus, Sebelumnya saya ingin mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru 2010 kepada seluruh admin Katolisitas dan seluruh pembaca di Katolisitas. Mengenai diskusi antara Pak Stefanus Tay dgn saudara/i Arfandisauf, Serin dan Ian Lie, saya berpendapat sudah selayaknya Bapak Stefanus (admin Katolisitas) sudahi saja sebab pertanyaan dan jawaban2 yang disampaikan penanya2 tersebut sudah tidak sehat dan bermanfaat lagi bagi yang lainnya.(terlalu emosional,tendensius dan tidak sopan). Saya setuju dengan tanggapan saudara Johanes sehingga apapun jawaban dari Pak Stefanus tidak akan menyambung dengan logika mereka sebab mereka memang tidak berniat sungguh2 untuk mengetahui jawaban dari Pak Stefanus Tay tapi sekedar berkeras… Read more »

Stefanus Tay
Admin
Reply to  Thomas A Windu P
13 years ago

Shalom Thomas, Selamat natal dan Tahun Baru. Terima kasih atas dukungannya terhadap situs katolisitas.org. Dan saya juga mengucapkan terima kasih atas usulannya. Dalam jawaban saya terakhir kepada Serin, memang saya mengatakan bahwa saya tidak dapat mengepost komentar dia kalau dia tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan yang saya ajukan. Tadinya saya berharap bahwa Arfandisauf, Ian Lie dan Serin dapat benar-benar berdialog, namun memang dialog tidak mungkin terjadi selama masing-masing pihak tidak memberikan argumentasi dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Kami juga masih belajar bagaimana untuk mengelola situs dengan baik. Oleh karena itu, kalau ada usulan-usulan yang lain, silakan menyampaikannya kepada kami. Mohon doanya agar… Read more »

Simon
Simon
13 years ago

Shalom Pak Stef & Bu Ingrid, Setelah saya membaca komentar (bukan dialog) di topik ini semakin membuka mata hati dan pikiran saya untuk bisa membedakan mana yang disebut KEBENARAN dan mana yang bukan. Sangat jelas perbedaannya. Seandainya pak Stef dalam menyampaikan tanggapan atau penjelasan menggunakan Kata-Kata Kasar atau Makian, kira-kira apa yang terlintas dalam pikiran pembaca dalam website ini? Itukah iman dan pengajaran yang benar? Perbuatan (termasuk dalam berkata-kata) sangat menentukan mutu dari iman yang dipercayai. Kalau saya mengatakan bahwa saya beriman dan mengakui bahawa agama saya adalah yang terbaik dan orang lain buruk semua, tetapi dalam kehidupan saya, tingkah… Read more »

serin
serin
13 years ago

shalom.
argument arfandi sangat bisa di cerna otak saya. boleh bapak kirim alamat email bpk arfandi.
terima kasih..

Stefanus Tay
Admin
Reply to  serin
13 years ago

Shalom Serin,
Terima kasih atas pertanyaannya. Maaf, saya tidak dapat mengirimkan e-mail pribadi (pengunjung katolisitas.org) kepada orang lain dengan alasan privacy. Semoga dapat dimengerti. Sebenarnya di dalam diskusi, yang harus dicari adalah kebenaran, baik yang mudah dicerna maupun yang sulit dicerna. Kalau Serin mau, kita dapat berdialog lebih lanjut tentang topik-topik yang ingin anda diskusikan. Dan mari kita berdiskusi sebagaimana layaknya umat beriman berdiskusi, yaitu dengan argumen yang baik, yang disampaikan dengan hormat dan lemah lembut.

Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
stef – https://www.katolisitas.org

Adnilem. Sg
Adnilem. Sg
Reply to  Stefanus Tay
13 years ago

Shalom Bpk Stef beserta katolisitas.org

Saya setuju dengan bpk Stef ,-

1 Petrus 3 : 15 Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggung jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat.-

Akhir kata saya mengucapkan : Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2010

Salam damai dan kasih
Adnilem. Sg

Stefanus Tay
Admin
Reply to  Adnilem. Sg
13 years ago

Shalom Adnilem,
Terima kasih atas dukungannya. Selamat hari Natal dan Tahun Baru buat Adnilem dan seluruh anggota keluarga.
Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
Romo Wanta, ingrid & stef – https://www.katolisitas.org

thomas rizal trika
thomas rizal trika
13 years ago

Dear Bro Stef, Membaca email2 diatas sungguh menyedihkan ya. Saya jd bertanya-tanya sendiri, ini monolog apa dialog? Tapi ya sudah lah Bro Stef, kan Tuhan Yesus juga sudah berkata “Jangan kamu memberikan barang kudus kepada anjing, dan jangan kamu melemparkan mutiara kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu” (Mat. 7:6)”. Jangan terpengaruh & jangan ter-provokasi. Kita ambil positifnya, bahwa Katolisitas.org ternyata di-ikuti & dicermati oleh saudara-saudara kita Kristen non-Katolik & malah non-Kristen. Dan merupakan cambukan utk para pengurus Katolisitas.org secara khusus untuk terus merapat ke Tuhan & minta rahmat bimbingannya agar setiap tulisan maupun diskusi… Read more »

Stefanus Tay
Admin
Reply to  thomas rizal trika
13 years ago

Shalom Thomas, Terima kasih atas dukungannya dan doanya. Kami, dari tim katolisitas.org tidak terpengaruh dengan kata-kata kasar yang dilontarkan oleh sebagian pembaca, karena rahmat Tuhan yang telah diberikan kepada kami. Bagi kami, kata-kata kasar yang tidak disertai argumentasi justru memperlemah posisi orang tersebut. Kalau seseorang mempunyai argumentasi yang kuat, dia tidak perlu menggunakan kata-kata kasar. Namun, kalau ada kata-kata kasar yang masuk, kami hanya menyadari bahwa ini adalah bagian dari karya kerasulan lewat website, karena ada banyak orang dari berbagai latar belakang yang ingin memberikan pemikirannya. Kata-kata kasar kepada kami tidaklah seberapa dibandingkan dengan penderitaan Kristus. Mohon doanya, agar kami… Read more »

IAN LIE
IAN LIE
13 years ago

SHALOM…
Sudah lama saya mengikuti blog ini. sebagai pengikut tuhan yang setia,saya selalu menjunjung tinggi ajaran agama kristen………. tapi saat saya membaca diskusi bapak dan ARFANDI SAUF. saya melihat coment ARFANDI yang ingin menentang ajaran tuhan yesus… tapi setelah saya lihat dari pesan ARFANDI ternyata ia hanya meneruskan ajaran yesus yang murni…. bahwa tuhan cuma 1.. dibalik komentnya tersimpan argumen yang begitu dalam. secara tidak langsung ARFANDI memberikan fakta yesus hanyalah rasul ALLAH.. TERIMA KASIH BUAT BAPAK ARFANDI..

Stefanus Tay
Admin
Reply to  IAN LIE
13 years ago

Shalom Ian Lie, Terima kasih atas komentarnya. Menjadi suatu kehormatan bagi saya untuk dapat berdiskusi dengan saudara yang berbeda agama. Dan tentu saja saya mengerti bahwa Ian Lie akan menyetujui pendapat Arfan yang ingin membuktikan bahwa Yesus Kristus bukanlah Tuhan, karena mungkin anda berdua mempunyai agama yang sama. Sebaliknya, karena ini adalah website Katolik, maka saya mendasarkan semua tulisan sesuai dengan pengajaran Gereja Katolik, yang beriman bahwa Yesus adalah Tuhan. Dan Gereja Katolik juga percaya bahwa Tuhan adalah satu, namun terdiri dari 3 pribadi. Saya telah menunjukkan beberapa link: Iman Katolik bersumber pada Allah Tritunggal dan berpusat pada Kristus, Allah… Read more »

ian lie
ian lie
Reply to  Stefanus Tay
13 years ago

kenapa anda yang sibuk.? apa anda tau? anda kalah berdiskusi sama bapak arfand.. emang bapak punya agama. emang kristen agama.. saya sudah banyak mendapat ilmu dari bapak arfandi. saya bersukur karna ternyata dulu saya kafir seperti anda akhirnya tersadar. dan saya tidak menyangka agama yang sesungguh nya adalah islam.. semua konsep ketuhanan yang mandasar kepada peng esa an. karna memang tuhan itu esa… tapi kenapa mau di bagi tiga…kalau yesus memang tuhan kenapa menyembah wujud palsunya.. btw kenapa anda yang sibuk? pake ngirim pesan ke email saya. emang siapa yang butuh koment bapak… jangan kirim sampah ke alamat e mail… Read more »

Stefanus Tay
Admin
Reply to  ian lie
13 years ago

Shalom Ian Lie, Terima kasih atas tanggapannya. Bagi saya, tidak menjadi masalah kalau ada orang yang menganggap bahwa saya telah kalah diskusi dengan Arfan atau orang yang lain. Yang penting orang-orang yang terlibat di katolisitas.org telah mencoba dengan segala kemampuan kami untuk memberikan tulisan maupun jawaban tentang apa yang sebenarnya dipercayai oleh Gereja Katolik. Anda telah memberikan komentar di situs ini, namun setelah saya jawab anda mengatakan “emang siapa yang butuh koment bapak“. Dari sini, saya tahu bahwa anda tidak berniat diskusi. Tentang e-mail yang dikirimkan oleh katolisitas.org kepada anda, itu bukanlah e-mail pribadi, namun merupakan “auto response” atau balasan… Read more »

johanes
johanes
Reply to  Stefanus Tay
13 years ago

@team katolisitas,
Saya sarankan : untuk pesan 2 yang kasar, tidak beradab, mau menang sendiri tidak perlu di tampilkan di sini. Ini adalah tempat web Gereja Katolik yang disediakan bagi yang mendalami iman Katolik dan mau mengenal iman Katolik lebih dalam. untuk yang bertujuan mengajak berantem dan kasar [dari admin: di edit] tidak perlu ditampilkan. Apalagi sesudah di balas, dimaki2 dengan mengatakan mengirimkan sampah…benar2 tidak tahu aturan……

Masakan lebih galak orang yang bertamu ke rumah orang dari pada yang punya rumah?????? Aturan dari mana? [dari admin: di edit]?rasanya seperti memasuki peradaban bar -barian

Stefanus Tay
Admin
Reply to  johanes
13 years ago

Shalom Johanes,
Terima kasih atas sarannya. Di kemudian hari, saya akan lebih memperhatikan hal ini. Semoga saja, orang-orang yang mempunyai agama yang berbeda dapat menyampaikan argumentasinya dengan lebih baik dan lemah lembut.

Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
stef – https://www.katolisitas.org

arfandisauf
arfandisauf
13 years ago

Bapak bilang coment saya tidak lemah lembut….. bukankahsemua hanya coment saja? pendapat bapak itu yang saya tunggu…… TUHAN adalah esa…. (Doktrin Trinitas atau Allah Tritunggal Maha Kudus adalah pengajaran bahwa Tuhan adalah SATU, namun terdiri dari TIGA pribadi: 1) Allah Bapa (Pribadi pertama), 2) Allah Putera (Pribadi kedua), dan Allah Roh Kudus (Pribadi ketiga). Karena ini adalah iman utama kita, maka kita harus dapat menjelaskannya lebih daripada hanya sekedar menggunakan analogi matahari, segitiga, maupun kopi susu.) pertanyaan saya adalah…. BGI BAPAK TUHAN ADALAH KOPI GULA DAN SUSU????????? 1.BAGAIMANA YESUS BISA MENYELAMAT KAN KITA DARI API NERAKA SEDANG KAN DIA TIDAK… Read more »

Stefanus Tay
Admin
Reply to  arfandisauf
13 years ago

Shalom Arfandisauf, Terima kasih atas komentarnya. Saya memang mengatakan sebelumnya, memang komentar dari Arfan cenderung kasar, namun tidak memberikan argumentasi. Silakan Arfan membaca sekali lagi komentar-komentar Arfan. Komentar bukanlah hanya sekedar komentar, karena komentar adalah refleksi dari diri kita. Oleh karena itu, mari sebagai umat beriman, kita berdiskusi sebagaimana layaknya umat beriman, yaitu dengan penuh kasih dan hormat tanpa mengaburkan kebenaran. 1) Tentang Trinitas: Menurut saya, diskusi akan lebih efektif, kalau Arfan membaca artikel Trinitas di sini (silakan klik). Kemudian, dari situ, silakan memberikan tanggapan. Di artikel tersebut saya mengatakan “Karena ini adalah iman utama kita, maka kita harus dapat… Read more »

johanes
johanes
Reply to  Stefanus Tay
13 years ago

Yes!…jawaban yang sangat tepat….Mari sdr Arfandisauf….belajarlah tentang kebenaran di sini. Semoga anda tidak melihat kebenaran dari satu sisi saja dari yang selama ini didoktrinkan kepada anda dari sumber yang justru berusaha menutupi kebenaran. Tapi anda menyingkronnya dengan satu sisi yang lain dari sumbernya langsung….

arfandi
arfandi
Reply to  Stefanus Tay
13 years ago

1. ITU TILISAN APA? APA YANG MAU DI MENGERTI…. MAU BODOH SEPERTI ANDA?……. JADI MENURUT BAPAK TUHAN ITU PLIN PLAN….. TUHAN TAK SEBODOK BAPAK…. 2. SEBENARNYA YANG MANA DI BILANG ARGUMEN…. YANG PALING MENONJOL HANYA ARTIKEL YANG MEYAKINKAN BAHWA YESUS ITU TUHAN…. TIDAK ADA PENJELASAN YANG LOGIS DAN TIDAK ADA AYAT-AYAT YANG DI WAHYUKAN OLEH ALLAH… TERLEBIH AYAT-AYAT YANG BAPAK TUNJUKAN HANYA HASIL TULISAN MURID YESUS YANG MENGHIANATI YESUS.. APA BAPAK TIDAK TAHU AJARAN MURNI YESUS? JANGAN DI SEMBUNYIKAN DONG>>>>> 3. LUKAS: 1:15 Sebab ia akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan… Read more »

Stefanus Tay
Admin
Reply to  arfandi
13 years ago

Shalom Arfandi, Terima kasih atas komentar. Meskipun tetap terdengar kasar di telinga saya, namun tetap akan saya tanggapi. Kalau saja Arfan mau membaca beberapa artikel yang saya telah berikan dan kemudian mencoba menganalisanya perlahan-lahan, mungkin kita dapat berdialog dengan lebih baik. Saya minta maaf, kalau Arfan memberikan pesan dengan nada yang sama dan tidak memberikan argumentasi, maka dengan sangat menyesal, saya tidak dapat memasukkannya ke website katolisitas.org. Kalau kita tidak dapat berdialog yang bersifat membangun, maka akan lebih baik kalau kita tidak berdialog. Namun, kalau Arfan telah siap untuk berdialog dengan baik dan juga memberikan argumentasi dengan baik, maka kita… Read more »

Budi Darmawan Kusumo
Budi Darmawan Kusumo
Reply to  arfandi
13 years ago

Shalom saudaraku Arfandi.

Kalau dilihat nada – nada anda yang begitu kasar, apakah seperti ini orang – orang yang ada di agama anda ? kasar dan tidak ada kasih ? Ingat ! tingkah laku seseorang mencerminkan agama yang dianutnya.(bagi mereka yang taat pada agamanya lho, bukan yang suam – suam kuku ).

Sebuah agama yang baik bisa dilihat buah ajarannya.

[dari katolisitas: saya yakin, ini hanyalah individu-individu tertentu dan tidak diajarkan oleh agamanya.]

ARFANDISAUF
ARFANDISAUF
13 years ago

Terima kasih atas perhatian bapak.. terus terang saya hanya penasaran umat kristen sebenar nya mengartikan tuhan itu APA? SIAPA? TAHTANYA? SIFATNYA? dan TINGKATAN ANTARA MANUSIA DAN TUHAN sebagaimana jauh nya antara BINATANG DAN MANUSIA? apakah orang terdahulu kita ahli syair atau orang jujur… apakah kita harus menjadi ahli bahasa sebelum membaca dan menghayati alkitab? mengapa kita menanggapi isi kitab harus melalui olah otak yang terlalu dibuat-buat? tidak harus menjawab dengan fikiran sehat… SESUNGGUHNYA IA TELAH MATI ATAS DOSA KITA… bukankah yesus tidak mati melainkan ia hidup kembali??? sebenarnya siapa yang mati? dimata umat kristen yesus mati atau abadi? siapa YANG… Read more »

Stefanus Tay
Admin
Reply to  ARFANDISAUF
13 years ago

Shalom Arfandisauf, Terima kasih atas beberapa pertanyaan dari anda. Untuk menjawab beberapa pertanyaan tersebut, saya ingin menganjurkan agar Arfandisauf dapat membaca beberapa artikel dan tanya jawab yang saya berikan di dalam jawaban: a) Tentang konsep Tuhan: Iman Katolik bersumber pada Allah Tritunggal dan berpusat pada Kristus, Allah yang menjelma menjadi manusia untuk menyelamatkan kita. Inkarnasi, Allah menjadi manusia, adalah perbuatan Tuhan yang terbesar, yang menunjukkan segala kesempurnaanNya: KebesaranNya, namun juga KasihNya yang menyertai kita. Penjelmaan Allah ini telah dinubuatkan oleh para nabi. Yesus Kristus yang kita imani sekarang adalah sungguh Yesus Tuhan yang ber-inkarnasi dan masuk ke dalam sejarah manusia.… Read more »

arfandisauf
arfandisauf
Reply to  Stefanus Tay
13 years ago

terima kasih pak‚Ķ. informasi dari anda sangat membantu‚Ķ. hanya ingin meringkas pertanyaan pak‚Ķ tentang jawaban bapak tentang konsep TUHAN‚Ķ Mengapa kita menyembah yesus.. padahal kita sudah mengetahui yesus itu ALLAH‚Ķ‚Ķ.mengapa kita harus menyembah yesus, padahal yesus itu hanya wujud rencana ALLAH, mengapa kita menyembah wujud atau rupa palsu ALLAH‚Ķ padahal sudah diketahui itu bukan rupa atau WUJUD ALLAH‚Ķ. dan sudah diketahui penyembahan yang tidak terkonsep tidak akan membawa berkah‚Ķ. atau malah lebih buruk‚Ķ. mengabadikan, membesarkan,memuliakan, dan menyembah wujud asli ALLAH bagaimana hukumnya‚Ķ KONSEP TUHAN yang anda jawab firman ALLAH atau hasil karya manusia‚Ķ. B. konsep manusia dan binatang‚Ķ‚Ķ jawaban bapak… Read more »

Stefanus Tay
Admin
Reply to  arfandisauf
13 years ago

Shalom Arfandisauf, Terima kasih atas komentar dan pertanyaannya. Mari kita melanjutkan diskusi kita. 1) Arfandisauf mengatakan "hanya ingin meringkas pertanyaan pak… tentang jawaban bapak tentang konsep TUHAN… Mengapa kita menyembah yesus.. padahal kita sudah mengetahui yesus itu ALLAH…….mengapa kita harus menyembah yesus, padahal yesus itu hanya wujud rencana ALLAH, mengapa kita menyembah wujud atau rupa palsu ALLAH… padahal sudah diketahui itu bukan rupa atau WUJUD ALLAH…. dan sudah diketahui penyembahan yang tidak terkonsep tidak akan membawa berkah…. atau malah lebih buruk…. mengabadikan, membesarkan,memuliakan, dan menyembah wujud asli ALLAH bagaimana hukumnya…" a) Untuk sampai pada kesimpulan bahwa "Yesus hanya wujud rencana… Read more »

arfandi
arfandi
Reply to  Stefanus Tay
13 years ago

terima ksih pak atas jawaban bapak…….
tapi tentang jawaban bapak tentang konsep tuhan sangat tidak spesefik…. dan pernyataan bapak tentang konsep tuhan belum dapat saya terima…. karna beberapa kali jawaban bapak tentang tuhan itu berbeda-beda…. sangat telihat kalau bapak baru tahu sangat-sangat sedikit tentang ilmu agama dan lainnya… TUHAN HANYA 1…. dan yesus adalah rasul ALLAH… paulus bukan rasul….. dan paulus hanya terobsesi oleh ajaran yesus dan ia mengangkat yesus jadi tuhannya…… YESUS IS MY RASUL……

Stefanus Tay
Admin
Reply to  arfandi
13 years ago

Shalom Arfandi, Terima kasih atas tanggapannya. Mungkin ada baiknya diskusi kita berfokus pada satu topik saja, misalkan tentang Trinitas, atau ke-Allahan Yesus. Kemudian, silakan Arfandi memberikan keberatan beserta dengan argumentasi. Saya dapat mengerti kalau sulit bagi Arfandi menerima konsep Tuhan seperti yang dimengerti oleh umat Kristen. Kalau dikatakan bahwa jawaban saya tentang Tuhan adalah berbeda-beda, maka silakan anda memberitahu bagian mana yang tidak dapat diterima dan bagian mana yang tidak konsisten dalam jawaban yang telah saya berikan. Kalau dinilai bahwa ilmu agama saya masih kurang, maka hal tersebut tidaklah menjadi masalah bagi saya, malah sebaliknya semakin memacu saya untuk banyak… Read more »

Arfandi
Arfandi
Reply to  Stefanus Tay
13 years ago

MOHON DIBACA DENGAN CERMAT… Sangat berat berdiskusi dengan seseorang yang berpegang artikel orang yang terdahulu….. Seolah2 ALLAH tidak memberikan otak kepada bapak…. jawaban bapak selalu berdasarkan hasil tulisan dan karya orang lain.. Terus sebenarnya untuk apa bapak diciptakan oleh ALLAH…… kalau hanya meneruskan bualan orang2 roma. seolah2 bapak tidak tau asal usul orang2 roma dan penganut agama kristen sebelum kristen didirikan… tentu bapak sudah tau ajaran murni yesus… tapi kenapa diajaran yesus harus ada paulus….??? bapak bilang mengerti isi alkitab dan firman ALLAH…. tentu susah karna bapak harus mencerna setiap kalimat melalui embel-embel orang kristen terdahulu….. BAPAK PASTI TAHU CERITA… Read more »

Stefanus Tay
Admin
Reply to  Arfandi
13 years ago

Salam damai Arfandi, Terima kasih atas komentarnya. Saya melihat bahwa komentar Arfandi cukup kasar, namun tidak memberikan argumentasi. Saya menghimbau, agar di dalam perbedaan pendapat, kita menyampaikannya dengan lemah lembut dan hormat. Inilah yang diajarkan dalam Alkitab (lih 1 Pet 3:15). Saya yakin, agama Arfandi juga mengajarkan yang sama, untuk dapat menyikapi perbedaan dengan bijaksana. Mari, sekarang kita melanjutkan diskusi kita. Saya minta maaf, kalau Arfandi memberikan komentar dengan nada yang kasar dan tidak ada argumentasi apapun setelah jawaban saya ini, maka komentar anda tidak dapat saya masukkan dalam situs ini. 1) Saya ingin memberikan klarifikasi. Saya senantiasa membaca dengan… Read more »

Arfandi
Arfandi
Reply to  Stefanus Tay
13 years ago

BUKTI ATAS SETIAP KALIMAT SAYA ADALAH…
ANDA SEMUA TIDAK TAHU PASTI AKAN SIAPA TUHAN ANDA SEBENARNYA….
KALIMAT TERAKHIR SELAMAT MASUK NERAKA ALLAH…

Stefanus Tay
Admin
Reply to  Arfandi
13 years ago

Salam damai Arfandi, Terima kasih atas jawabannya. Saya merasa bahwa saya telah memberikan beberapa argumentasi terhadap apa yang disanggah dan ditanyakan oleh Arfandi. Namun, sebaliknya anda tidak mau memberikan dasar-dasar dari keberatan-keberatan yang dikemukakan. Bahkan lebih lanjut, anda mengatakan bahwa “Selamat masuk neraka Allah”. Saya mencoba mengerti, karena menurut agama anda menduakan Allah adalah dosa, maka agama Kristen yang dianggap mempunyai 3 Tuhan telah melakukan dosa berat dan layak dihukum di neraka. Namun, saya telah mencoba memberikan penjelasan kepada anda, bahwa Tuhan umat Kristen adalah satu namun dalam tiga pribadi. Kalau anda ingin benar-benar mengerti, cobalah untuk membaca beberapa link… Read more »

johanes
johanes
Reply to  arfandi
13 years ago

@arfandi: anda tidak fair mengjudge sdr Stef tidak mengerti ilmu agama dan ilmu lainnya…sementara anda sama sekali tidak memberikan komentar kenapa dan bagian mana Steff tidak mengerti ilmu agama dan lainnya….kalau mau mengerti ilmu agama dari sisi agama anda tentu Steff belum dalam kapasitasnya. Tapi kalau dalam ilmu agama Katolik, saya tidak meragukan sdr. Steff. Yang coba diuraikan oleh Steff disini adalah dalam sudut pandang gereja Katolik karena disini adlah forum Katolik dan anda yang tidak Katolik bertanya dan sudah dijawab dengan baik. anda tidak bisa memaksa argumen anda tentang konsep Tuhan anda dengan menuduh orang tidak kompeten bukan?Masalah anda… Read more »

Santosa Wijaya
Santosa Wijaya
Reply to  ARFANDISAUF
10 years ago

Shalom buat ARFANDISAUF. Jika Tuhan Yesus berkenan memanggil Anda menjadi pengikutNya, maka Anda tidak kan bisa mengelak. Seperti Paulus dan banyak orang Anti-Katolik lain yang sekarang justru menjadi pewarta Kristus. Jika Tuhan tidak memanggil Anda maka semoga keterangan Pak Stef mmembuat Anda suatu saat membuka hati untuk kebenaran Kristus. Bisakah Anda menerangkan pula arti TUHAN YANG SATU itu? Apakah satu itu artinya sama dengan bilangan satu???

jeffreywinmart
14 years ago

Saya sangat terbantu dalam memahami masalah ini. Kalo berbicara dengan romo untuk satu hal seperti ini saja maka seperti akan membuang waktu romo sehingga membuat segan bertanya.

mohali
mohali
Reply to  jeffreywinmart
11 years ago

saya bukan katolik, tetapi saya menilai dialog semacam ini terkhusus tentang agama tidak usah saling menyerang, saling menghina dsb. Kita tahu apa tentang Allah. Kita adalah makluk ciptaan, yang tentu tidak bisa melebihi dari penciptanya. Kalau kita percayanya bahwa Allah itu zat yang satu ( Yang Esa ), ya sudahlah sebatas itu pengertian kita tentang Allah. Kita tdk usah membandingkan kebenaran itu dengan kebenaran yang lain misalnya Allah itu Roh yang ada didalam Tritunggal ( Allah Bapa, Yesus Kristus, Roh Kudus ). Ini pasti tdk akan ketemu. Yang lainnya dikatakan bahwa Yesus itu Rasul dan yang lainnya mengatakan bahwa Yesus… Read more »

yanti
yanti
Reply to  mohali
11 years ago

Salam Katolisitas,

Terima kasih kepada Pak Stef dan tim Katolisitas, karena melalui tanya jawab dengan saudara Arfandi seperti diatas, justru iman saya akan Yesus kristus semakin dikuatkan.
Semoga Roh Kudus membimbing dalam kasih.

Salam Kasih dalam Kristus Tuhan

mudin
mudin
Reply to  yanti
11 years ago

Dear Katolisitas, Saya sangat bangga dengan Team Katolisitas, mau melayani dan memberikan jawaban dari berbagai macam pertanyaan, sanggahan, dan apapun itu, dengan kelembutan dan kasih. Seperti dialog katolisitas dengan sdr Arfandi, saya pribadi juga pernah mengalami menjawab pertanyaan dari umat agama lain, dan selalu SAMA pola dialognya, yaitu selalu berisi tuduhan-tuduhan dan pernyataan tanpa bukti, jika diminta, hanya balik bertanya, mengeluarkan pernyataan keras, dan terakhir mengutuki saya. Dulu saya adalah muslim, dan jika saja sdr Arfandi mau mempelajari agama dengan komparasi adil dan lengkap, dari A sampai Z, maka buat saya tidak ada lagi yang tersisa untuk dipercaya. Mungkin kristiani… Read more »

Romo pembimbing: Rm. Prof. DR. B.S. Mardiatmadja SJ. | Bidang Hukum Gereja dan Perkawinan : RD. Dr. D. Gusti Bagus Kusumawanta, Pr. | Bidang Sakramen dan Liturgi: Rm. Dr. Bernardus Boli Ujan, SVD | Bidang OMK: Rm. Yohanes Dwi Harsanto, Pr. | Bidang Keluarga : Rm. Dr. Bernardinus Realino Agung Prihartana, MSF, Maria Brownell, M.T.S. | Pembimbing teologis: Dr. Lawrence Feingold, S.T.D. | Pembimbing bidang Kitab Suci: Dr. David J. Twellman, D.Min.,Th.M.| Bidang Spiritualitas: Romo Alfonsus Widhiwiryawan, SX. STL | Bidang Pelayanan: Romo Felix Supranto, SS.CC |Staf Tetap dan Penulis: Caecilia Triastuti | Bidang Sistematik Teologi & Penanggung jawab: Stefanus Tay, M.T.S dan Ingrid Listiati Tay, M.T.S.
top
@Copyright katolisitas - 2008-2018 All rights reserved. Silakan memakai material yang ada di website ini, tapi harus mencantumkan "www.katolisitas.org", kecuali pemakaian dokumen Gereja. Tidak diperkenankan untuk memperbanyak sebagian atau seluruh tulisan dari website ini untuk kepentingan komersial Katolisitas.org adalah karya kerasulan yang berfokus dalam bidang evangelisasi dan katekese, yang memaparkan ajaran Gereja Katolik berdasarkan Kitab Suci, Tradisi Suci dan Magisterium Gereja. Situs ini dimulai tanggal 31 Mei 2008, pesta Bunda Maria mengunjungi Elizabeth. Semoga situs katolisitas dapat menyampaikan kabar gembira Kristus. 
88
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x