Tentang Paus = Vicarius Filii Dei?

Pertanyaan:

VICARIUS FILII DEI adalah Gelar Paus. Dalam artikel KORAN MINGGUAN “OUR SUNDAY VISITOR” (the largest Catholic weekly in America) terbitan tgl 18 April 1915 pada halaman 3, mengatakan bahwa “Gelar Paus yg tertulis di “tiara/mitre” (topi yg selalu digunakan oleh Paus) adalah “VICARIUS FILII DEI”. Kemudian setelah munculnya hubungan antara 666 dengan Gelar Paus “VICARIUS FILII DEI”, Gelar Paus DIGANTI menjadi “Vicarius Christi”.

Ini bukti2nya dari Katolik sendiri (silahkan di klik link wensite-nya)
1) http://www.aloha.net/~mikesch/OSV1915.gif
OUR SUNDAY VISITOR terbitan tgl 18 April 1915 pada halaman 3. Perhatikan tulisan berikut: “What are the letters supposed to be in the Pope’s crown, and what do they signify, if anything? The letters inscribed in the Pope’s mitre are these: Vicarius Filii Dei, which is the Latin for Vicar of the Son of God…..”

2) http://www.aloha.net/~mikesch/fenton.jpg
Perhatikan tulisan berikut: “Vicarius Filii Dei is a manifest synonym of Vicarius Christi”

3) http://biblelight.net/Quasten%20Document%206.11%20x%209.5%20inch.gif
Perhatikan tulisan berikut: “The title Vicarius Filii Dei as well as the title Vicarius Christi is very common as the title for the Pope.”

4) http://biblelight.net/Sources/Gratian-1493-Dist96-136.gif
Distinctio 96 vicarius filii Dei (Quote of Donation of Constantine)

5) Vicarius Filii Dei in the text of the Donation of Constantine in an 1869 Vatican printing of Cardinal Deusdedit’s Canon Law (compiled in 1087 A.D.)
—-> http://books.google.ca/books?id=ke0CAAAAQAAJ&jtp=343&redir_esc=y#
Silahkan dibaca baris ke-10 yg tertulis “Vicarius Filii Dei ”

6) http://daten.digitale-sammlungen.de/~db/bsb00009126/images/index.html?id=00009126&fip=&no=7&seite=223
Silahkan dibaca halaman 342, paragraf 228 yg tertulis: “vicarius filii dei”

7) Vicarius Filii Dei digunakan 2x oleh Pope Paul VI di dalam Publikasi-nya yg berjudul “Acta Apostolicae Sedis (Acts of the Apostolic See)”
1x) January 11, 1968: Decree of Paul VI elevating the Prefecture Apostolic of Bafia, Cameroon, to a Diocese: Acta Apostolicae Sedis, Commentarium Officiale, vol. LX (1968), n. 6, pp. 317-319. Libreria Editrice Vaticana. ISBN 8820960680, 9788820960681.
Lihat halaman 317: http://biblelight.net/Sources/Bafianae_317.jpg
Judul depan publikasi (TITLE PAGE): http://biblelight.net/Sources/Bafianae_title.jpg
Silahkan dibaca:
“Adorandi Dei Filii Vicarius et Procurator, quibus numen aeternum summam Ecclesiae sanctae dedit, …”
Terjemahan Bahasa Inggris: “As the worshipful Son of God’s Vicar and Caretaker, to whom the eternal divine will has given the highest rank of the holy Church, …”

2x) August 9, 1965: Decree of Paul VI creating the Vicariate Apostolic of Río Muni, Equatorial Guinea:
Acta Apostolicae Sedis, Commentarium Officiale, vol. LVIII (1966), n. 6, pp. 421-422. Libreria Editrice Vaticana, ISBN 8820960664, 9788820960667.
Lihat halaman 421: http://biblelight.net/Sources/Rivi_Muniensis-421.jpg
Judul depan publikasi (TITLE PAGE): http://biblelight.net/Sources/Rivi_Muniensis-title.jpg
Silahkan dibaca:
“Qui summi Dei numine et voluntate principem locum in Christi Ecclesia, obtinemus, adorandi Filii Dei hic in terris Vicarii Petrique successores, …”
Terjemahan Bahasa Inggris: “We who the supreme God providentially wills, and maintains, in the principle position over Christ’s Church, the worshipful Son of God’s Vicar(s) upon the earth, Peter’s successor(s), …”

8) http://www.aloha.net/~mikesch/1827r.gif
A quote from the Donation of Constantine on page 1828 from volume 5 of Prompta Bibliotheca, 1858 Paris edition, where the title of Vicarius Filii Dei appears in #20 of article 2 of the entry “Papa” (Pope).
**** Silahkan dibaca halaman 1828 baris ke-23 tertulis: “vicarius Filii Dei”

Dan masih banyak lagi dokumen2 Katolik yg membuktikan bahwa Gelar Paus DULUNYA adalah “VICARIUS FILII DEI” dan sudah diganti menjadi “VICARIUS CHRISTI” karena tidak ingin diasosiasikan dengan lambang 666.

John 8:32 (Yohanes 8:32): “and you shall know the truth, and the truth shall make u free”
(dan kamu akan tau kebenaran dan kebenaran akan membebaskanmu).

Banyak sekali Umat Katolik yg benar2 mengasihi Allah (Yesus Kristus) tetapi BELUM mengetahui kebenaran. Read your BIBLE and search for the truth. Semoga Roh Kudus membimbing kita semua Pengikut Kristus kepada Firman Kebenaran. Amin.

Jawaban:

Shalom AK,

1. Vicarius Filii Dei: gelar Paus?

Gereja Katolik, menurut dokumen Tu es Petrus, menyebutkan gelar Paus sebagai berikut:

– His Holiness The Pope;
– Bishop Of Rome And Vicar Of Jesus Christ;
– Successor Of St. Peter, Prince Of The Apostles;
– Supreme Pontiff Of The Universal Church;
– Patriarch Of The West;
– Servant Of The Servants Of God;
– Primate Of Italy;
– Archbishop And Metropolitan Of The Roman Province;
– Sovereign Of Vatican City State.

Maka, walaupun ditinjau dari artinya, Vicar of the Son of God dan Vicar of Jesus Christ itu sama saja (karena Yesus Kristus adalah Putera Allah), namun gelar Bapa Paus yang umum dikenal adalah Vicar of Jesus Christ (Vicarius Iesu Christi).

Anda lalu mengacu kepada berita dari Our Sunday Visitor yang mengisahkan adanya tulisan Vicarius Filii Dei pada miter Paus, dan mengutip pernyataan Dr. J. Quasten dari Catholic University of America, yang menyatakan hal yang sedemikian, lalu menghubungkannya dengan jumlah bilangan pada Vicarius Filii Dei itu (VICarIVs (112)+fILII (53)+DeI (501)= 666. Sumber-sumber yang Anda sebut itu bukan sumber resmi dari Vatikan. Namun demikian, seandainya gelar itu benar sekalipun, tidak otomatis menjadi bukti bahwa Paus adalah seorang Anti-Kristus. Sebab ada banyak nama orang yang hurufnya kalau dijumlah juga =666, contohnya bahkan pendiri Gereja Seventh Day Adventism, Ellen Gould White, yang sangat vokal menyebut Paus sebagai antikristus, namanya sendiri jika dijumlah juga adalah 666 (eLLen (100)+ goVLD (555)+ VVhIte (11)= 666). Maka seperti halnya dengan makna simbolis bagi angka 1000 tahun dalam Why 20, angka 666 dalam Why 13:18 juga lebih mengacu kepada makna simbolis, sebagaimana pernah dituliskan di sini, silakan klik.

Selanjutnya, definisi yang diberikan oleh Kitab Suci tentang antikristus adalah:

“Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir. ….. Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak.” (1 Yoh 2:18, 22)

“…dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.” (1 Yoh 4:3)

“Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus.” (2 Yoh 1:7)

Jika seseorang dengan jujur membaca teks ini, maka ia akan mengetahui bahwa Paus bukanlah antikristus, karena justru Paus tidak pernah menyangkal Kristus, tidak pernah tidak mengakui Kristus, tidak pernah tidak mengakui bahwa Yesus telah datang sebagai manusia. Malahan ajaran Paus sungguh berpusat pada Kristus dan bahwa Kristus telah menjelma menjadi manusia.

2. Tentang dokumen Donation of Constantine

Anda kemudian mengacu kepada suatu dokumen yang disebut Donation of Constantine yang konon menyebut istilah Vicarius Filii Dei tersebut. Tetapi dokumen ini terbukti sebagai dokumen yang palsu/ tidak otentik. Isi dari dokumen tersebut terbagi dua, bagian yang pertama mengisahkan pertobatan dan baptisan Kaisar Konstantin oleh Paus Sylvester; bagian kedua mengisahkan tentang diberikannya hak- hak istimewa dari Kaisar Konstantin kepada Paus dan para penerusnya. Namun dokumen ini ternyata adalah dokumen palsu yang baru ditulis tahun 750-850 (seharusnya Konstantin hidup di akhir abad ke 3 sampai awal abad ke-4). Namun baru pada abad ke-15 kepalsuan dokumen ini dapat dibuktikan, oleh Cardinal Nicholas dari Cusa, Lorenzo Valla dan Baronius. Selanjutnya tentang kisah dokumen Donation of Constantine silakan klik di link ini.

Lagipula sebenarnya, yang tertulis di dokumen Donation of Constantine adalah demikian:

Petrus in terris VICARIUS FILII DEI esse videtur constitutus, ita et Pontifices, qui ipsius principis apostolorum gerunt vices, principatus potestatem amplius quam terrena imperialis nostrae serenitatis mansuetudo habere videtur, conscessam a nobis nostroque imperio obtineant…

Terjemahan bahasa Inggrisnya adalah:

As the Blessed Peter is seen to have been constituted vicar of the Son of God on the earth, so the Pontiffs who are the representatives of that same chief of the apostles, should obtain from us and our empire the power of a supremacy greater than the clemency of our earthly imperial serenity is seen to have conceded to it….

Jadi sebenarnya yang disebutkan di sana adalah: Rasul Petrus mendirikan/ menetapkan jabatan Vicarius Filii Dei/ Vicar of the Son of God, sedangkan Paus adalah wakil dari Rasul Petrus yang adalah pemimpin para Rasul … Jadi tidak dikatakan secara langsung di sini bahwa Paus adalah Vicarius Filii Dei; namun yang langsung sebagai Vicarius Filii Dei adalah Rasul Petrus; apakah dengan demikian mereka yang menuduh itu mau mengatakan bahwa Rasul Petrus juga adalah Antikristus (666)? Ini kan malah menjadi tuduhan yang tidak masuk akal, sebab Rasul Petrus adalah pemimpin para Rasul yang juga menulis surat yang termasuk dalam Kitab Suci, dan di atas Rasul Petrus ini Kristus mendirikan Gereja-Nya (lih. Mat 16:18).

3. Tentang dua dokumen Paus VI yang konon menuliskan tentang ‘Vicarius Filii Dei’

Selanjutnya, menarik diperhatikan adalah apa yang tertulis dalam dua dokumen resmi Kepausan yang sepertinya menyebutkan tentang gelar Vicarius Filii Dei

1. Bafianae (January 11, 1968), Decree of Paul VI elevating the Prefecture Apostolic of Bafia, Cameroon, to a Diocese:
Acta Apostolicae Sedis, Commentarium Officiale, vol. LX (1968), n. 6, pp. 317-319. Libreria Editrice Vaticana. ISBN 8820960680, 9788820960681.

Dikatakan di awal surat Dekrit Paus Paulus VI dalam pengangkatan Kamerun menjadi Keuskupan:
Adorandi Dei Filii Vicarius et Procurator, quibus numen aeternum summam Ecclesiae sanctae dedit ….”

Terjemahan bahasa Inggrisnya:
We, the Vicar and Caretaker of the adorable Son of God, to whom the eternal divine will has given the highest place in the holy Church, have never held anything more holy, more pressing, or of greater religious value than that fire be lit in the hearts of men, . . .

2. Rivi Muniensis (August 9, 1965), Decree of Paul VI creating the Vicariate Apostolic of Río Muni, Equatorial Guinea:
Acta Apostolicae Sedis, Commentarium Officiale, vol. LVIII (1966), n. 6, pp. 421-422. Libreria Editrice Vaticana, ISBN 8820960664, 9788820960667.

Dikatakan di awal surat Dekrit Paus Paulus VI tersebut:
Qui summi Dei numine et voluntate principem locum in Christi Ecclesia, obtinemus, adorandi Filii Dei hic in terris Vicarii Petrique successores,

Terjemahan bahasa Inggrisnya:
We who by the will of the supreme God have obtained the principal position in Christ’s Church, the Vicars here on earth of the adorable Son of God, the successors of Peter, …

Dokumen- dokumen ini memang sepertinya mengacu kepada gelar Vicarius Filii Dei, walau di dokumen tersebut tertulisnya tidak persis sama, Adorandi Dei Filii Vicarius, (jadi ada tambahan aDoranDI =1001; jadi total 1667)

Rev. Dr. Leslie Rumble dan Charles M. Carty, dalam wawancara radio menjawab pertanyaan pendengar tentang Vicarius Filii Dei, sebagai berikut:

[Q] 345.   I have heard that he [the pope] is Anti-Christ, and that he was described by St. John as 666, the numerical equivalent of the Latin words of the Pope’s title, Vicarius Filii Dei.

[A] That interpretation is absurd, and rejected by all reputable scholars, Catholic and non-Catholic alike. In any case, St. John wrote in Greek, and there is no warrant whatever for the translation to the Latin language. Moreover, whatever be the true interpretation of this mystical number, it certainly refers to some one individual being. If it referred to one particular Pope, it could refer to none of the others. To which Pope will people refer it? To a past Pope? Then he is dead and gone, and we need not worry about him. To the present Pope? He is the very antithesis of all the conditions of the Beast as described by St. John. However, the number does not refer to any of the Popes at all.

Terjemahannya:

[Pertanyaan] “345. Saya dengar bahwa Paus adalah antikristus dan bahwa ia digambarkan oleh St. Yohanes sebagai 666, jumlah yang sama dengan huruf Latin dari gelar Paus, Vicarius Filii Dei.

[Jawaban] Interpretasi ini ngawur, dan ditolak oleh semua ahli yang mempunyai reputasi, baik Katolik maupun non-Katolik. Bagaimanapun juga, St. Yohanes menulis di dalam bahasa Yunani dan tidak ada justifikasi apapun untuk terjemahan ke bahasa Latin. Lagipula, apapun juga yang menjadi interpretasi yang benar untuk angka yang mistik ini, pastilah ini mengacu kepada seseorang pribadi. Jika itu mengacu kepada seorang Paus, maka tidak mungkin mengacu kepada Paus lainnya. Kepada Paus yang mana orang- orang akan menghubungkannya? Kepada Paus di masa lalu? Jika demikian ia sudah mati dan berlalu, dan tidak ada yang perlu kita risaukan tentang dia. Kepada Paus saat ini? Justru ia adalah antitesa (segala kebalikan) dari semua keadaan Binatang yang disebutkan oleh St. Yohanes; [maka] angka itu tidak mengacu kepada Paus manapun.”

Source: Radio Replies, First Volume, by Rev. Dr. Leslie Rumble, M.S.C. and Rev. Charles Mortimer Carty, Copyright 1938, printed by Radio Replies Press, St. Paul 1, Minn., U.S.A., #345, page 80.

Kami umat Katolik tidak terganggu dengan segala tuduhan ini, karena tuduhan tersebut tidak berdasar dan tidak terbukti. Tuduhan Paus sebagai antikristus sudah lama (sekitar 500 tahun lalu) dituduhkan oleh Martin Luther; namun biarlah fakta sendiri yang menjawabnya. Bagian kami umat Katolik adalah mendoakan mereka yang menuduh Paus dengan tuduhan sedemikian, sebab kami percaya bahwa dengan mendoakan orang- orang yang memusuhi kami dengan menghina pemimpin kami, kami menjalankan ajaran Kristus sendiri dalam Mat 5:44-48. Ya, dengan berpegang pada Kitab Suci, kami percaya bahwa Sabda Tuhan pasti benar, bahwa Kristus tidak akan pernah meninggalkan Gereja-Nya sampai akhir zaman (lih. Mat 28:19-20) sehingga tidak mungkin Ia membiarkan bahwa Gerejanya dipimpin oleh banyak antikristus selama ratusan tahun [atau ribuan tahun]. Sebab jika demikian artinya Kristus mengingkari janji-Nya, dan ini sungguh tidak akan pernah terjadi; sebab dikatakan demikian dalam firman-Nya, “jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya.” (2 Tim 2: 13). Kesetiaan Kristus kepada Gereja-Nya inilah, yang menyebabkan Gereja Katolik tetap bertahan selama sekitar 2000 tahun sampai sekarang, dan kami percaya, Gereja ini akan terus bertahan sampai akhir zaman nanti.

Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
Ingrid Listiati- katolisitas.org

19/12/2018

41
Tinggalkan pesan

Please Login to comment
22 Comment threads
19 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
26 Comment authors
Santosa WijayaCCnunocokisonsfrans Recent comment authors
Santosa Wijaya
Guest
Santosa Wijaya

Sdr CCuno, bacalah http://www.chnetwork.org para ex Pendeta Protestan menjadi Katolik dan banyak sekali jemaat lain. Baca baik-baik juga http://katolisitas.org/hasil-pencarian?cx=014867288234241300941%3Absjjkdewkfq&cof=FORID%3A11&ie=UTF-8&q=sola+scriptura+tidak+cukup Seoga membuka mata hati Saudara. Shaloom

CCnuno
Guest

Semua org berusaha membela diri.berani pasang badan demi sistem,ukuran paling benar adalah kitab suci,maka beriman lah menurut kitab suci,jgn lbh condong k sistem

[dari katolisitas: Tentu saja iman kekristenan bersumber pada Kitab Suci. Namun apakah Kitab Suci dapat menginterpretasikan sendiri? Bagaimana dengan 2Pet 3:16?]

Romo pembimbing: Rm. Prof. DR. B.S. Mardiatmadja SJ. | Bidang Hukum Gereja dan Perkawinan : RD. Dr. D. Gusti Bagus Kusumawanta, Pr. | Bidang Sakramen dan Liturgi: Rm. Dr. Bernardus Boli Ujan, SVD | Bidang OMK: Rm. Yohanes Dwi Harsanto, Pr. | Bidang Keluarga : Rm. Dr. Bernardinus Realino Agung Prihartana, MSF, Maria Brownell, M.T.S. | Pembimbing teologis: Dr. Lawrence Feingold, S.T.D. | Pembimbing bidang Kitab Suci: Dr. David J. Twellman, D.Min.,Th.M.| Bidang Spiritualitas: Romo Alfonsus Widhiwiryawan, SX. STL | Bidang Pelayanan: Romo Felix Supranto, SS.CC |Staf Tetap dan Penulis: Caecilia Triastuti | Bidang Sistematik Teologi & Penanggung jawab: Stefanus Tay, M.T.S dan Ingrid Listiati Tay, M.T.S.
top
@Copyright katolisitas - 2008-2018 All rights reserved. Silakan memakai material yang ada di website ini, tapi harus mencantumkan "www.katolisitas.org", kecuali pemakaian dokumen Gereja. Tidak diperkenankan untuk memperbanyak sebagian atau seluruh tulisan dari website ini untuk kepentingan komersial Katolisitas.org adalah karya kerasulan yang berfokus dalam bidang evangelisasi dan katekese, yang memaparkan ajaran Gereja Katolik berdasarkan Kitab Suci, Tradisi Suci dan Magisterium Gereja. Situs ini dimulai tanggal 31 Mei 2008, pesta Bunda Maria mengunjungi Elizabeth. Semoga situs katolisitas dapat menyampaikan kabar gembira Kristus. 
X