Tentang Paganisme dan Sinkretisme

Pertanyaan:

Shalom !
Apa yang dimaksud dengan PAGANISME dan SINKRISTISME dalam konteks keagamaan ?
Terima kasih, Agustinus

Jawaban:

Shalom Agustinus,

1. Paganisme
Menurut New Advent Encyclopedia, Paganisme dalam arti luas termasuk semua agama yang di luar agama yang berasal dari wahyu Allah, dan dalam arti sempit adalah semua [agama] kecuali agama Kristiani, Yahudi dan Islam. Dan istilah paganisme ini juga sama dengan politheisme (kepercayaan tentang adanya banyak tuhan).

Asal kata paganisme adalah kata Latin, pagus, atau juga pagani, yang dapat diartikan mereka yang hidup di pedalaman/ pedesaan, yang tetap tidak percaya kepada Tuhan sebagaimana yang diwahyukan-Nya tersebut, setelah penduduk kota-kota telah menjadi Kristen. Bentuk- bentuk Paganisme misalnya Hindu, Budha, Mithraisme. Selanjutnya tentang paganisme, silakan klik di link ini.

2. Sinkretisme

Berasal dari kata ‘sygkretizein‘. Penjelasan yang diberikan oleh Plutarch dalam “Opera Moralia”, ed. Reiske, VII, 910 untuk menjelaskan makna sinkretisme ini adalah dengan memberi contoh bagaimana penduduk Kretan yang sering terlibat pertengkaran di antara mereka sendiri, tetapi begitu ada musuh dari luar datang, maka mereka segera berdamai.

Pada abad ke 15 istilah sinkretisme ini dikenal melalui tulisan Erasmus, “Adagia”. Istilah ini dipergunakan untuk menandai adanya persamaan antara pihak-pihak yang ingkar, di samping segala perbedaan mereka, terutama, ketika itu menyangkut perbedaan pemahaman dalam hal Theologi.

Kemudian ketika istilah ini mengacu kepada kata ‘sygkerannynai‘, secara tidak akurat kata ini digunakan untuk menandai campuran dari hal-hal/ ide-ide yang tidak sama atau bahkan bertentangan. Penggunaan istilah yang tidak tepat ini masih berlanjut sampai sekarang.

1) Sinkretisme kadang digunakan untuk menandai adanya peleburan/ campuran agama- agama pagan. Contohnya adalah peleburan agama dunia Timur dan Yunani pada saat dunia Timur di hellenisasi oleh Kaisar Alexander Agung di abad ke 4 sebelum masehi. Maka dewa-dewi Yunani di-identifikasikan dengan dewa-dewi Timur. Setelah kerajaan Romawi mengalahkan Yunani, maka kerajaan Romawi juga mengambil budaya Yunani, dan menerima agama-agama bangsa-bangsa yang dikuasainya. Sinkretisme ini mencapai puncaknya di abad ke-3. Maka pada masa ini terdapat banyak sekali cult, yang dianggap sebagai berbagai bentuk yang tidak essential, namun sama saja. Maka pendapat inilah yang membuka jalan bagi kecenderungan ke arah Monotheisme.

2) Terdapat kecenderungan para peneliti modern yang menganggap bahwa agama yang berdasarkan Alkitab merupakan hasil dari sinkretisme. Maka agama Yahudi dikatakan mengambil sumber dari mitos Kanaan, Mesir, Babilonia kuno, dan Persia, yang kemudian berkembang menjadi Monotheism. Pendapat ini menganggap asal agama Kristiani merupakan kelanjutan dari ide-ide Yahudi  dengan pengaruh agama- agama lainnya dan dari filosofi Stoik, Philonik dan neo- Platonik.

Tidak dapat dipungkiri bahwa terdapat persamaan antara agama Yahudi dan  Kristiani dengan agama- agama lainnya dalam hal bentuk eksternal dan ide-idenya, sebab memang terdapat ide-ide religius yang sama dalam kehidupan semua umat manusia. Namun persamaan ini terletak hanya pada bentuknya saja, dan bukan isi/ ‘content‘ yang menyangkut kepada makna/ hakekatnya.

Dengan demikian, Theologi Katolik tetap berpegang teguh kepada wahyu Allah dan kepada pondasi Kristianitas, yang dibangun oleh Yesus Kristus. (Jadi bukan karena sinkretisme)

3) The Syncretistic Strife

The Syncretistic Strife (1640-1686) adalah nama yang diberikan pada gerakan pergolakan yang dipimpin oleh Georg Calixt yang intinya merumuskan beberapa butir-butir pengajaran theologi dari pihak Lutheran yang ditawarkan kepada Gereja Katolik dan gereja-geraja reformasi. Maka dalam hal ini Calixt berusaha menyatukan perbedaan-perbedaan ajaran yang ada dengan mengusulkan hal fundamental minimum yang dapat disetujui bersama.

Usulan Calixt ini tidak dengan mudah diterima oleh gereja-gereja reformasi, walaupun sedikitnya dapat mengurangi ketegangan yang terjadi di antara mereka dan memajukan saling pengertian/ kesabaran. Gerakan ini membawa kebaikan bagi Gereja Katolik, karena melalui gerakan ini Gereja Katolik menjadi lebih dimengerti dan dihargai oleh gereja-gereja Protestan.

4) Sekarang ini sinkretisme sering dikaitkan dengan percampuran nilai-nilai religius, yang menghasilkan suatu ‘paham/ agama’ baru yang ‘asing’/ bertentangan dengan nilai-nilai Kristiani.

Paus Benediktus XVI menyebutkan perihal sinkretisme ini di dalam surat ensiklik-nya yang terbaru, Caritatis in Veritate, 55 (Kasih di dalam Kebenaran), demikian:

“Kebudayaan-kebudayaan dan agama-agama yang lain mengajarkan persaudaraan dan damai dan oleh karena itu menjadi sangat penting bagi perkembangan manusia seutuhnya. Namun demikian, beberapa sikap religius dan kultural tidak sepenuhnya merangkul prinsip kasih dan kebenaran, dan oleh karena itu mengakibatkan pemuduran atau penghambatan terhadap perkembangan manusia yang otentik. Terdapat budaya-budaya religius tertentu di dunia sekarang ini yang tidak mengharuskan para pria dan wanita untuk hidup di dalam persekutuan tetapi malah dipisahkan satu dengan yang lainnya demi memenuhi kesejahteraan individual, terbatas kepada pemuasan keinginan-keinginan psikologis. Selanjutnya, sebuah perkembangan tertentu dari “jalan-jalan” religius yang berbeda- beda, menarik kelompok- kelompok kecil atau bahkan orang-orang secara pribadi, bersama- sama dengan sinkretisme religius, dapat menghasilkan perpisahan dan pemutusan hubungan. Salah satu efek negatif dari proses globalisasi adalah kecenderungan untuk menyukai bentuk sinkretisme ini dengan mendorong bentuk-bentuk “agama” yang bukannya membawa orang-orang untuk bersama, tapi malah mengasingkan mereka satu dengan yang lainnya dan memisahkan mereka dari realitas….”

Demikian sekilas tentang Paganisme dan Sinkretisme.

Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
Ingrid Listiati- www.katolisitas.org

18
Tinggalkan pesan

Please Login to comment
8 Comment threads
10 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
9 Comment authors
Martir RizkirendyIoannespanggah SPutra batak Recent comment authors
Martir Rizki
Member
Martir Rizki

shalom suadara semua yg dikasihi Yesus Kristus,
saya bukan siapa2 tanpa kasih karunia Kristus… saya mantan Islam
yg ingin saya tanyakan
1. Kenapa umat katolik harus juga berdoa kepada Ibu Maria bunda Yesus, sedangkan kita semua sudah berdoa kpada Yesus ?
2. Benarkah pada waktu dulu, gereja katolik menghukum orang karena baca Bible ?? bukan kah Bible adalah jalan cara mengenal Tuhan Yesus ?
3. kenapa Paus begitu menerima hikmat dari arti 666

sebenarnya banyak yg ingin saya tanyakan, tapi itu saja dulu, untuk penjelasan kepada saya
. shalom terima kasih GBU

rendy
Guest
rendy

lalu bagaimana dengan Tuhan agama Budha dan Hindu. Apa dewa mereka juga mengitepretasikan Tuhan yang satu? [Dari Katolisitas: Mohon membaca terlebih dahulu artikel di atas, silakan klik. Fokus kami di situs ini bukanlah untuk menyampaikan ajaran agama lain. Yang kami sampaikan di sini adalah ajaran iman Katolik. Jika ada pertanyaan yang sedikit menyangkut ke agama lain, yang dapat kami sampaikan adalah informasi umum sebagaimana dapat diperoleh dari internet. Silakan membaca tanya jawab di sini, silakan klik, tentang dialog kami dengan seorang pembaca yang beragama Hindu, tentang konsep ketuhanan dalam agama Hindu. Jika Anda ingin mengetahui ajaran agama Hindu/ Buddha, silakan… Read more »

Putra batak
Guest

Shalom bu ingrid..! Saya dpt pertanyaan tpi saya tdk dpt bri jawbn,pertanyaannya sprti ini: 1.apakh paulus itu seoarg tuhan sehngga dpt memberi indulgensi pada umatnya,kalau dia bukan tuhan lalu bgaimana dngan indulgensi.
2.apakah sex boleh dalm umat krsten yg bum menikah,kalau tidak knpa banyak negara yg mayoritas krsten porno itu tdak di larang.
Mhon penjelasannya.

Messias
Guest
Messias

Yang bilang Hindu tidak percaya dg Tuhan siapa? Dari mana anda membuktikan dan menyimpulkan demikian. Jangan sembarangan memberi pengertian tentang arti suatu makna kepercayaan. Hindu menyembah Tuhan dengan nama Ida Sang Hyang Widi. Begitu jg yg lain ada Tuhan Yesus ,Maha Budha, dan Allah di Muslim. Anda jgn sembarangan menulis makna dan pendapat yg mengartikan suatu perpecahan karena kebodohan anda berpikir. Hati hati dalam berbicara. Terima kasih.

kusno
Guest
kusno

ok Bu Ingrid, berdasarkan tulisan Ibu diatas, ada bebarapa hal yang ingin saya tanyakan : 1. Apakah rupa Yesus yang sekarang diyakini umat kristiani memang seperti itu? adakah bukti ‘ILMIAH’ yang dapat mendukung kebenaran WAJAH YESUS seperti yang anda dan umat kristiani yakini? 2.. Sebab yang saya tahu bahwa banyak sekali versi “WAJAH YESUS” dalam keyakinan orang-orang kristiani, versi berbagai bangsa di dunia, ada versi orang Indian, orang Timur Tengah, orang afrika hitam, orang latin/hispanic dll.. benarkah pernyataan saya ini? nah kira-kira menurut Ibu mana yang asli/original wajah Yesus? 3. Ibu berkata : ” Gambar dan patung itu hanya gambaran… Read more »

kusno
Guest
kusno

KEPADA BU INGRID, sujud kepada patung/membuat patung bolehkah? Lalu bagaimana dengan ayat2 ini? Exo 23:24 Thou shalt not bow down to their gods, nor serve them, nor do after their works: but thou shalt utterly overthrow them, and quite break down their images. Exo 34:13 But ye shall destroy their altars, break their images, and cut down their groves: Lev 26:1 Ye shall make you no idols nor graven image, neither rear you up a standing image, neither shall ye set up any image of stone in your land, to bow down unto it: for I am the LORD your… Read more »

agustinus
Guest
agustinus

Shalom ! Theologi Katolik tetap berpegang teguh kepada wahyu Allah dan kepada pondasi Kristianitas, yang dibangun oleh Yesus Kristus. (Jadi bukan karena sinkretisme) Pertanyaan : 1. Apakah Yesus memerintahkan kita untuk doa sujud dihadapan patung ? 2. Apakah ada perintah Yesus untuk merayakan Natal ? 3. Apakah para rasul melakukan pola ibadah atau kepercayaan sebagaimana umat katolik lakukan saat ini ? (mohon bantuan doa para kudus yg sdh mati, doa sujud dihadapan patung, dlsb) Iman Katolik saya sedang goncang mendapat pertanyaan dari orang Muslim. Teman saya (Protestan) suruh saya pelajari dan merenungkan Kitab Suci, setelah membaca Kitab Suci saya malah… Read more »

agustinus
Guest
agustinus

Shalom !
Apa yang dimaksud dengan PAGANISME dan SINKRISTISME dalam konteks keagamaan ?
Terima kasih, Agustinus

[Dari Admin Katolisitas: Pertanyaan ini sudah dijawab di atas, silakan klik]

panggah S
Guest
panggah S

Allah tdk berbentuk tdk berupa, tdk laki dan tdk perempuan,tdk berwarna dan tdk bermukim, tdk di utara dan di selatan. Dimana Tuhan bersemayam, Tuhan bersemayam di hati manusia yg suci (qolbu mukmin baitullah). Demikian yg diajarkan kpd kami.
Terkait dg penggambaran Tuhan Yesus dlm bentuk patung, lukisan, atau penggambaran fisik lainnya, yg maksudnya mungkin hanya sbg cantelan pancaindra, sbgmana bedera yg melambangkan negara spt yg ibu jelaskan, apakah hal ini tdk mengandung bahaya, kl kemudian pd seseorang kemudian dibayang Allah atau Tuhan yg berbentuk? Padahal ada pesan jgn membayangkan keadaan Tuhan kl tdk ingin jatuh dlm dosa. Mhn penjelasan.

Ioannes
Member

Salam, Panggah S, Terima kasih atas pandangan dan pertanyaan anda. Dalam iman Katolik, kami mengimani bahwa Pribadi Allah Putra, salah satu Pribadi dari Allah Tritunggal yang Esa, menjelma menjadi manusia supaya dapat melaksanakan karya keselamatan Allah bagi manusia (KGK 461; Flp 2:5-8; Ibr 10:5-7). Melalui Inkarnasi ini, Allah Putra menjelma menjadi manusia yang diberi nama Yesus dari Nazareth, yang adalah Mesias (Kristus) yang dinantikan oleh Bangsa Israel. Ia tetap benar-benar Allah, karena Allah tetap adalah Allah, sekaligus benar-benar manusia, karena Ia mengambil kodrat manusiawi (KGK 464). Dalam kodrat-Nya sebagai Allah, Sang Putera Allah itu adalah Roh (lih. Yoh 4:24)- Ia… Read more »

Romo pembimbing: Rm. Prof. DR. B.S. Mardiatmadja SJ. | Bidang Hukum Gereja dan Perkawinan : RD. Dr. D. Gusti Bagus Kusumawanta, Pr. | Bidang Sakramen dan Liturgi: Rm. Dr. Bernardus Boli Ujan, SVD | Bidang OMK: Rm. Yohanes Dwi Harsanto, Pr. | Bidang Keluarga : Rm. Dr. Bernardinus Realino Agung Prihartana, MSF, Maria Brownell, M.T.S. | Pembimbing teologis: Dr. Lawrence Feingold, S.T.D. | Pembimbing bidang Kitab Suci: Dr. David J. Twellman, D.Min.,Th.M.| Bidang Spiritualitas: Romo Alfonsus Widhiwiryawan, SX. STL | Bidang Pelayanan: Romo Felix Supranto, SS.CC |Staf Tetap dan Penulis: Caecilia Triastuti | Bidang Sistematik Teologi & Penanggung jawab: Stefanus Tay, M.T.S dan Ingrid Listiati Tay, M.T.S.
top
@Copyright katolisitas - 2008-2018 All rights reserved. Silakan memakai material yang ada di website ini, tapi harus mencantumkan "www.katolisitas.org", kecuali pemakaian dokumen Gereja. Tidak diperkenankan untuk memperbanyak sebagian atau seluruh tulisan dari website ini untuk kepentingan komersial Katolisitas.org adalah karya kerasulan yang berfokus dalam bidang evangelisasi dan katekese, yang memaparkan ajaran Gereja Katolik berdasarkan Kitab Suci, Tradisi Suci dan Magisterium Gereja. Situs ini dimulai tanggal 31 Mei 2008, pesta Bunda Maria mengunjungi Elizabeth. Semoga situs katolisitas dapat menyampaikan kabar gembira Kristus. 
X