Roh Penghibur? Umat Katolik selalu dibimbing Roh Kudus?

Pertanyaan:

Bagaimana Penghibur, yaitu Roh Kudus akan mengajarkan segala sesuatu dan akan mengingatkan pada setiap orang Katholik ? (Yoh 14:26). Apakah setiap orang Katholik itu selalu diajarkan dan diingatkan oleh Roh Kudus dalam setiap usaha dan persoalannya ? Machmud

Jawaban:

Shalom Machmud,
Bapa Paus Yohanes Paulus II dalam surat ensikliknya, Dominum et Vivificantem/ DeV 27 (Roh Kudus di dalam hidup Gereja dan dunia) mengajarkan bahwa peran Roh Kudus yang terutama, menurut Alkitab adalah, “menginsyafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman.” (Yoh 16:8). Sebenarnya, inilah yang terjadi sebelum seseorang dibaptis dan menerima Kristus: ia menyadari bahwa dirinya berdosa di hadapan Allah, dan hanya dengan demikian, ia dapat dipimpin oleh Allah menuju kebenaran yaitu dengan menerima Kristus, Sang Kebenaran itu sendiri (lihat Yoh 14:6). Roh Kudus-lah yang memampukan seseorang untuk dengan jujur melihat ke dalam hati nuraninya sendiri, untuk melihat apakah ia dalam posisi yang benar/ salah di hadapan Allah. Sebab di dalam hati nurani setiap orang, sesungguhnya Allah telah menanamkan suatu hukum yang tidak dibuat oleh orang itu sendiri, dan hukum ini mendorong orang tersebut untuk mentaatinya (DeV 43). Jadi sesungguhnya hati nurani manusia tidak sepenuhnya berdiri sendiri dalam menentukan hal yang baik dan buruk. Di sinilah peran Roh Kudus untuk membentuk hati nurani seseorang. Jika orang itu membuka dirinya terhadap dorongan Roh Kudus, maka orang tersebut akan dapat dipimpin kepada integritas hati nurani yang dapat membedakan hal yang baik dan buruk yang sesuai dengan kehendak Tuhan (dan bukan atas kehendak sendiri). Dalam hal inilah Tuhan Yesus mengatakan, bahwa Roh Kudus, Sang Penghibur, “mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.” (Yoh 14:26)

Pada saat seseorang dibaptis, maka ia menerima Roh Kudus, dan dikatakan bahwa tubuhnya menjadi bait Allah Roh Kudus (lihat 1 Kor 3:16; KGK 1265). Melalui Pembaptisan, Allah Tritunggal memberikan rahmat pengudusan, 1) yang memampukan mereka untuk percaya kepada Allah, berharap kepada-Nya, mengasihi-Nya dengan melakukan kebajikan-kebajikan ilahi, 2 ) yang memberikan kuasa untuk hidup dan bertindak sesuai dengan dorongan Roh Kudus melalui karunia-karunia Roh Kudus, 3) yang menjadikan mereka bertumbuh di dalam kebaikan melalui kebajikan moral (lihat KGK 1266).

Namun demikian, walaupun mereka yang telah dibaptis dan menerima Roh Kudus, seharusnya dapat mempunyai hati nurani yang baik, tetapi kenyataannya, tidak dapat dikatakan bahwa semua orang yang telah dibaptis pasti tidak pernah berbuat salah. Walaupun Roh Kudus berkarya di dalam hatinya, namun dalam memutuskan segala sesuatu, ada faktor kehendak bebas dari orang itu untuk mengikuti pimpinan Roh Kudus atau menolak-Nya. Dalam hal ini Gereja mengajarkan agar para umat beriman menimba kekuatan dari Tuhan Yesus sendiri melalui doa dan sakramen-sakramen, terutama Sakramen Ekaristi, agar mereka dapat dikuatkan dan menjadi lebih peka dan lebih terbuka kepada pimpinan Roh Kudus untuk melaksanakan perintah-perintah Allah, terutama adalah, perintah untuk mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama.

Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
Ingrid Listiati- http://www.katolisitas.org

17
Tinggalkan pesan

Please Login to comment
8 Comment threads
9 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
10 Comment authors
suluBernardus AanIngrid ListiatiYanuanri PratamaTony D Recent comment authors
sulu
Member
sulu

Beberapa saat lalu saya mendengar khotbah dari seorang hamba tuhan dr amerika yg sgt terkenal di indonesia yang menyatakan bhw Yesus tidak bisa dikenal tanpa Roh Kudus ! Mohon penjelasannya apakah para rasul juga tdk kenal Yesus sebelum mendapat penghembusan Roh Kudus ? (Yoh 20:22) trima kasih sebelumnya. Tuhan memberkati. [Dari Katolisitas: Tentu saja para rasul mengenal Kristus -seperti layaknya kita akan mengenal seseorang yang hidup bersama kita selama 3 tahun. Namun pengenalan mereka akan Kristus masih terbatas dan tidak sempurna, sehingga pengenalan mereka akan Kristus sebagai Mesias tidak sesuai dengan pengertian Mesias sebagaimana yang Allah kehendaki. Mereka baru memperoleh… Read more »

Yanuanri Pratama
Guest
Yanuanri Pratama

Shalom dalam kasih Kristus…

Terima kasih atas petunjuk dari katolisitas.org, benar-benar lengkap dan jelas. Apa yang telah dituliskan ini akan menjadi referensi dan pegangan saya. Situs ini seolah menjadi suatu perpustakaan Katolik Online. Semoga dengan demikian, iman percaya kita semakin tumbuh menuju kekudusan dalam terang dan bimbingan Tuhan melalui perpustakaan ini.

Untuk admin terkasih, bapak Stefanus dan ibu Ingrid, kiranya Tuhan Yesus senantiasa memberkati bapak/ibu dalam setiap pelayanannya. Amin

Yanuanri Pratama
Guest
Yanuanri Pratama

Shalom dalam kasih Tuhan kita Yesus Kristus…

Kalau diperkenankan, ada hal yang ingin saya tanyakan. Hal ini berhubungan dengan eksistensi Alkitab…

Bagaimana kredibilitas dari Roh Kudus dalam penulisan Alkitab?

Bagaimana kita meyakini bahwa isi dari Alkitab itu adalah karya yang dilatar belakangi oleh ilham dari Roh Kudus?

Bagaimana saya menjelaskan dan meyakinkan saudara dari kalangan non-Kristiani apabila ada di antara mereka yang menanyakan hal tersebut?

Mohon petunjuk, terima kasih.

(Yanuanri)

Tony D
Guest
Tony D

Shalom katolisitas,
Bisakah katolisitas mengajarkan ciri-ciri Roh Kudus?
Dan menjelaskan tanda-tanda yang membedakan orang yang telah menerima-Nya?
Terimakasih.

Jerry
Guest
Jerry

Trimakasih atas jawabannya..

Dan manifestasi Roh Kudus dinyatakan secara penuh pada hari Pentakosta, yang terjadi setelah Kristus menderita, wafat, bangkit dan naik ke Sorga (misteri Paskah)

Apa yang dimaksud dengan “manifestasi Roh Kudus dinyatakan secara penuh” ?

Stefanus Tay

Shalom Jerry, Terima kasih atas pertanyaannya. Secara prinsip, manifestasi Roh Kudus dinyatakan secara penuh setelah misteri Paskah Kristus. Berikut ini adalah beberapa kutipan dari Katekismus Gereja Katolik: KGK, 702. Sejak awal sampai “genap waktunya” (Gal 4:4) kedua utusan Bapa, yakni Sabda dan Roh tinggal tersembunyi, tetapi bekerja. Roh Allah mempersiapkan Mesias. Tanpa diwahyukan secara penuh, kedua-duanya sudah dijanjikan, supaya mereka dinantikan dan diterima pada waktu penampakan-Nya. Karena itu, kalau Gereja membaca Perjanjian Lama Bdk. 2 Kor 3:14. ia mencari di dalamnya Bdk. Yoh 5:39.46. apa yang Roh, “yang bersabda melalui para nabi”, hendak mengatakan kepada kita mengenai Kristus. Iman Gereja… Read more »

Jerry
Guest
Jerry

Yohanes 14:26 “tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus
yg akan diutus oleh Bapa dalam namaKu, Dialah yg akan mengajar segala
sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yg Kukatakan
kepadamu.SIAPA PENGHIBUR YANG DI MAKSUD AYAT TSB?

“Jikalau Aku tidak pergi, dia tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu “.

Padahal sudah dari zaman PL Roh Kudus selalu berkarya..

Mohon penjelasanya..Thx

Stefanus Tay

Shalom Jerry, Terima kasih atas pertanyaannya. Roh Penghibur yang dimaksud adalah Roh Kudus, seperti yang dinyatakan di ayat Yoh 14:16-17. Bagaimana Dengan ayat Yoh 16:7, yang mengatakan “…Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.” Ayat ini tidak berbicara tentang eksistensi Roh Kudus, namun tentang manifestasi Roh Kudus. Kita mengetahui bahwa Roh Kudus adalah pribadi ke-3 dari Trinitas yang keberadaan-Nya tidak mempunyai awal bersama-sama dengan Allah Bapa dan Allah Putera. Dan manifestasi Roh Kudus dinyatakan secara penuh pada hari Pentakosta, yang terjadi setelah Kristus menderita, wafat, bangkit dan… Read more »

Bernardus Aan
Guest
Bernardus Aan

Salam Damai Kristus Pak Stefanus Tay, Saya ingin menanyakan tentang asal ROH KUDUS. Jika saya mencermati Injil Yohanes maka saya bisa menarik kesimpulan bahwa ROH KUDUS bisa berasal dari PRIBADI BAPA dan PRIBADI PUTERA namun dengan fungsi yang berbeda. 1. ROH KUDUS dari BAPA ROH KUDUS dari BAPA berdasarkan Injil Yoh 14:26 “tetapi Penghibur, yaitu ROH KUDUS, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.” berdasarkan ayat tersebut ROH KUDUS dari BAPA ini fungsinya adalah mengajarkan kebenaran kepada murid-murid KRISTUS dan akan mengingatkan segala… Read more »

Stefanus Tay

Shalom Bernardus Aan, Terima kasih atas pertanyaannya tentang Roh Kudus. Kita tidak dapat memisahkan antara Roh Kudus yang berasal dari Bapa dan Roh Kudus yang berasal dari Putera, karena Roh Kudus adalah merupakan hasil pertukaran dari kasih antara Allah Bapa dan Allah Putera. Hubungan kasih antara Allah Bapa dan Allah Putera adalah tak berawal dan kekal, sehingga hasil dari pertukaran kasih ini adalah kekal. Kasih Allah Putera kepada Allah Bapa diwujudkan oleh Kristus dengan rela menderita dan mati di kayu salib. Dan setelah peristiwa ini, maka Roh Kudus dimanifestasikan secara penuh pada hari Pentakosta. Dengan demikian, kita tidak dapat melihat… Read more »

Alexander Pontoh
Guest
Alexander Pontoh

Keb 9:17 Siapa gerangan sampai mengenal kehendak-Mu, kalau Engkau sendiri tidak menganugerahkan kebijaksanaan, dan jika Roh Kudus-Mu dari atas tidak Kauutus?

Apakah Roh Kudus sudah ada (diturukan) sejak PL? Bukankah Roh Kudus baru diturunkan pada hari pantekosta?

Stefanus Tay

Shalom Alexander Pontoh, Terima kasih atas pertanyaannya tentang Roh Kudus di dalam Perjanjian Lama. Secara prinsip, kita tahu bahwa Tritunggal Maha Kudus – Allah Bapa, Allah Putera dan Allah Roh Kudus, melakukan penciptaan, penyelamatan dan pengudusan bersama-sama. Namun, masing-masing tugas tersebut ditujukan (appropriate) pada pribadi-pribadi Trinitas, seperti: penciptaan adalah Allah Bapa, penyelamatan adalah Allah Putera dan pengudusan adalah Allah Roh Kudus. Namun, karena masing-masing Pribadi adalah tak terpisahkan dan satu, maka Tritunggal Maha Kudus melakukan seluruh tugas tersebut secara bersama-sama dan tak terpisahkan. Jadi, adalah hal yang wajar, kalau dalam Perjanjian Lama kita dapat melihat adanya Roh Kudus, walaupun belum… Read more »

danudoro
Guest
danudoro

halo, saya mau tanya apakah seorang katolik boleh menjadi pendeta???
dan jika sesorang memiliki karuni dari 7 karunia roh kudus, apakah harus dilakukan agar karunia itu dpt digunakan maksimal..mks

Stefanus Tay

Shalom Danudoro, Terima kasih atas pertanyaannya apakah seorang Katolik dapat menjadi pendeta. Ada dua hal yang perlu diperhatikan. Pertama, apakah orang tersebut mengerti akan konsep keselamatan dalam Gereja Katolik, di mana orang yang mengerti bahwa Gereja Katolik menjadi sakramen keselamatan, namun tidak mau masuk di dalamnya, dia tidak dapat diselamatkan. Hal ini dikarenakan, dia telah mengetahui kebenaran, namun tidak mengikuti kebenaran tersebut. Kedua, apakah tujuan dari seorang katolik menjadi pendeta? Apakah karena orang tersebut tidak yakin dengan ajaran dari Gereja Katolik atau dilatarbelakangi alasan yang bersifat pribadi, seperti: finansial, kenyamanan, dll. Kalau yang menjadi masalah adalah pencarian kebenaran, maka pertanyaannya… Read more »

Romo pembimbing: Rm. Prof. DR. B.S. Mardiatmadja SJ. | Bidang Hukum Gereja dan Perkawinan : RD. Dr. D. Gusti Bagus Kusumawanta, Pr. | Bidang Sakramen dan Liturgi: Rm. Dr. Bernardus Boli Ujan, SVD | Bidang OMK: Rm. Yohanes Dwi Harsanto, Pr. | Bidang Keluarga : Rm. Dr. Bernardinus Realino Agung Prihartana, MSF, Maria Brownell, M.T.S. | Pembimbing teologis: Dr. Lawrence Feingold, S.T.D. | Pembimbing bidang Kitab Suci: Dr. David J. Twellman, D.Min.,Th.M.| Bidang Spiritualitas: Romo Alfonsus Widhiwiryawan, SX. STL | Bidang Pelayanan: Romo Felix Supranto, SS.CC |Staf Tetap dan Penulis: Caecilia Triastuti | Bidang Sistematik Teologi & Penanggung jawab: Stefanus Tay, M.T.S dan Ingrid Listiati Tay, M.T.S.
top
@Copyright katolisitas - 2008-2018 All rights reserved. Silakan memakai material yang ada di website ini, tapi harus mencantumkan "www.katolisitas.org", kecuali pemakaian dokumen Gereja. Tidak diperkenankan untuk memperbanyak sebagian atau seluruh tulisan dari website ini untuk kepentingan komersial Katolisitas.org adalah karya kerasulan yang berfokus dalam bidang evangelisasi dan katekese, yang memaparkan ajaran Gereja Katolik berdasarkan Kitab Suci, Tradisi Suci dan Magisterium Gereja. Situs ini dimulai tanggal 31 Mei 2008, pesta Bunda Maria mengunjungi Elizabeth. Semoga situs katolisitas dapat menyampaikan kabar gembira Kristus. 
X