Pentahtaan Hati Kudus Yesus dan Hati Maria yang tak bernoda di Rumah

Berikut ini adalah keterangan tentang Pentahtaan Hati Kudus Yesus dan Hati Maria yang tak bernoda, yang kami kutip/ sarikan dari situs:
http://www.fatima.org/essentials/whatucando/sac&immhrts/home.asp

 


Apa maksud pentahtaan Hati Yesus dan Hati Maria?

Pentahtaan Hati Kudus Yesus di tengah keluarga adalah sesuai dengan  kehendak Yesus yang berkata, “Aku akan meraja melalui Hati-Ku”. Pentahtaan ini dimaksudkan untuk menempatkan Tuhan Yesus sebagai Raja yang memerintah keluarga tersebut atas dasar kasih. Pentahtaan ini dimulai dengan sebuah upacara sederhana, yang dipimpin oleh imam, dan dihadiri oleh seluruh anggota keluarga. Kepala keluarga menempatkan gambar atau patung Hati Kudus Yesus di tempat terhormat, di ruang utama di rumah, seperti seolah di tahta. Setelah itu, diikuti oleh doa penyerahan/ konsekrasi keluarga kepada Hati Kudus Yesus. Dengan demikian mereka berjanji untuk hidup seolah Hati Kudus Yesus secara nyata sungguh tinggal di tengah-tengah mereka seperti ketika Ia hidup di Nazaret; dan memperlakukan Dia sebagai anggota istimewa dalam keluarga. Demikian pula, Bunda Maria yang selalu hadir bersama Tuhan Yesus.

Apakah pentahtaan ini sudah merangkum semua devosi?

Belum. Upacara ini hanya awal dari suatu kehidupan baru yang didasari kasih dan ketaatan kepada perintah Kristus dan Gereja; kehidupan doa terutama doa bersama sebagai keluarga di hadapan gambar Hati Kudus Yesus ini, doa Rosario bersama, kehidupan yang Ekaristis, kerap menerima Komuni dalam perayaan Ekaristi, bahkan setiap hari, sehingga terhubunglah tempat suci di gereja dan di rumah; dan terakhir, kehidupan pertobatan Kristiani, dengan menolak gaya hidup pagan, dan dengan berbuat silih bagi dosa-dosa, secara khusus dosa menentang kemurnian, seperti perselingkuhan, dosa-dosa seksual, penggunaan kontrasepsi, dst.

Bagaimana pentahtaan ini akan memulihkan keluarga kepada Kristus?

Dalam pentahtaan ini, keluarga menempatkan Kristus dan kepentingan-Nya di tempat pertama. Maka Hati Kudus Yesus pun memperhatikan kepentingan  keluarga tersebut. Tuhan Yesus berjanji akan memberkati dan menguduskan keluarga-keluarga yang mentahtakan-Nya sebagai Raja. Ia meminta St. Margaret Maria yang kepadanya Ia telah menyatakan Hati Kudus-Nya agar Ia diperbolehkan untk meraja di rumah-rumah umat-Nya, agar Ia dapat secara resmi diterima sebagai Raja dan Sahabat, dan agar Hati Kudus-Nya dihormati dan dicintai. “Aku akan memberikan damai di rumah mereka. Aku akan memberi mereka semua rahmat yang diperlukan bagi hidup mereka; Aku akan menghibur mereka dalam kesusahan mereka; Aku akan memberkati setiap usaha mereka.”  Ini adalah cara yang dipilih oleh Tuhan Yesus sendiri untuk memulihkan hak-hak-Nya sebagai Raja atas keluarga dan melalui keluarga-keluarga, atas masyarakat itu sendiri.

Apakah pentahtaan Hati Kudus Yesus telah disetujui?

Ya. Pertama oleh Hati Kudus Yesus sendiri, yang terlihat dari banyaknya pertobatan yang diakibatkannya. St. Pius X menyebut Pentahtaan ini sebagai karya penyelamatan masyarakat. Paus Benediktus XV memuji Fr. Mateo, yang mendirikan tradisi ini: “Tak ada yang lebih baik daripada usahamu.” Paus XI memberkati karya ini berkali-kali baik secara publik maupun pribadi. Demikian pula Paus Pius XII menulis kepada Fr. Mateo agar terus melanjutkan karyanya, “Pentahtaan yang sangat cocok untuk mengembangkan merajanya cinta dan belas kasih Hati Kudus Yesus dalam keluarga.”

Apa yang harus dilakukan untuk mentahtakan Hati Kudus Yesus dalam rumahku?

Pertama, ketahuilah apakah Pentahtaan itu dan mengapa itu penting. Juga penting agar imam dapat memimpin upacara tersebut, walaupun hal itu tidak esensial untuk memperoleh indulgensi. Untuk alasan-alasan yang serius, ayah atau seorang yang lain dapat memimpin doa-doanya. Jika memungkinkan, dapat dipersembahkan Misa Kudus di pagi hari untuk intensi agar Hati Kudus Yesus meraja di rumah Anda, dan sebagai tanda kasih dan silih kepada Hati Kudus Yesus. Seluruh keluarga hendaknya menerima Komuni dalam Misa ini, atau di Misa yang lain. Tempatkanlah gambar atau patung Hati Kudus Yesus [dan Hati Maria yang tak bernoda]. Di bawah gambar atau patung itu, persiapkanlah semacam “tahta” atau “altar” yaitu semacam meja yang diberi taplak putih, dengan lilin dan bunga. Sebelum upacara, gambar atau patung dan air suci ditempatkan di meja kecil dekat “tahta” tersebut. Undanglah  kerabat atau sahabat untuk hadir, dan dengan demikian Anda telah menjadi “rasul bagi Hati Kudus Yesus”. Dapat disediakan hidangan setelah upacara, anak-anak semua diundang hadir. Jadikanlah hari tersebut sebagai hari yang istimewa bagi seluruh keluarga, suatu peristiwa untuk selalu dikenang.

Adalah paling cocok, jika sebagai pasangan suami istri yang baru menikah untuk memulai kehidupan rumah tangga mereka dengan mentahtakan Hati Kudus Yesus di rumah mereka yang baru.

Persiapan Pentahtaan

Pilihlah hari Pentahtaan yang mempunyai arti penting bagi keluarga (misalnya hari ulang tahun perkawinan) atau pesta liturgis yang sesuai, atau suatu hari dimana imam dapat hadir, jika mungkin. Semakin baik dan serius persiapan Pentahtaan ini diadakan, semakin besar rahmat yang dapat diperoleh dari peristiwa tersebut. Persiapan dapat dilakukan selama tiga hari (triduum) atau sembilan hari (novena).

Doa persiapan Pentahtaan
Hati Kudus Yesus & Hati Maria yg tak bernoda

O Hati Yesus yang Ilahi, datang dan tinggallah di antara kami,
sebab kami mengasihi-Mu.
Kunjungilah rumah kami
seperti dulu Engkau mendatangi sahabat-sahabat-Mu
di Kana, Betania, rumah Zakeus pemungut cukai.
Kami ingin menempatkan keluarga kami
dalam pemeliharaan-Mu
dan bawalah dalam kesatuan yang intim denganMu,
O Hati Kudus Yesus,
Engkaulah Sahabat kami yang paling setia.
Tak seorangpun yang pernah mengasihi kami
seperti yang telah Kau lakukan.
Dan kami ingin mengasihi Engkau,
demi mereka yang tidak mengasihi Engkau,
sebab Engkaulah Tuhan dan Penyelamat kami.
Engkau adalah juga Tuhan dan Raja kami.
Sebab ada banyak cemooh,
kami ingin memohon kekuatan dari-Mu atas keluarga kami.
Jadikanlah rumah kami sebagai milik-Mu,
di mana kami sediakan tahta
sebagai tempat kehormatan bagi-Mu.

Berilah agar hari Pentahtaan
menjadi bagi keluarga kami dan bagi Engkau,
hari yang penuh sukacita,
dan awal hidup kami yang sungguh
dalam ketaatan dan kesatuan yang intim dengan-Mu.
Semua pikiran dan tindakan kami
haruslah sesuai dengan Hukum-Mu yang kudus.
Kami hendak membuang cinta diri yang tak teratur
dan kami mau mengasihi sesama kami
seperti Engkau telah mengasihi kami dan terus mengasihi kami.
Hidup di dunia yang, di banyak tempat
telah menjadi pagan kembali dan tak lagi mengenal Engkau,
O Hati Yesus yang Ilahi,
kami mohon kehadiran-Mu yang rahim,
belas kasih seperti yang dimiliki jemaat perdana,
para rasul dan martir.
Berilah agar melalui rumah tangga ini
yang ingin menjadi milik-Mu sepenuhnya,
keluarga-keluarga lain dapat memeluk kasih-Mu
dan dengan demikian, dari keluarga ke keluarga,
seluruh dunia akan tunduk pada Kuasa-Mu.

O Hati Maria yang tak bernoda,
teladan sempurna dari kesetiaan
kepada Tuhan kita dan kesatuan dengan-Nya,
perluaslah dan kuatkanlah,
dalam hati kami dan keluarga kami,
kemenangan cinta kasih dan kemenangan Hati Kudus Yesus.
Amin.

Litani Hati Kudus Yesus

Tuhan kasihanilah kami
Tuhan kasihanilah kami
Kristus kasihanilah kami
Kristus kasihanilah kami
Tuhan kasihanilah kami; Kristus dengarkanlah kami
Kristus kabulkanlah doa kami

Allah Bapa di surga,                                            kasihanilah kami.
Allah Putra, Penebus dunia,
Allah Roh Kudus,
Allah Tritunggal Mahakudus, Tuhan Yang Maha Esa,
Hati Yesus yang Mahakudus,
Hati Yesus Putra Bapa kekal,
Hati Yesus yang diwujudkan oleh Roh Kudus dalam ribaan Bunda Perawan,
Hati Yesus yang dipersatukan dengan Sabda Allah dalam satu wujud,
Hati Yesus yang mulia tak terbatas,
Hati Yesus Bait Kudus Allah,
Hati Yesus Kemah Allah dan Pintu Surga,
Hati Yesus Perapian Cinta Kasih yang bernyala-nyala,
Hati Yesus Perbendaharaan Keadilan dan Cinta Kasih,
Hati Yesus Lubuk penuh keutamaan,
Hati Yesus amat patut dipuji-puji,
Hati Yesus Raja dan pusat segala hati,
Hati Yesus tempat semua harta kebijaksanaan dan pengetahuan,
Hati Yesus tempat tinggal keallahan seluruhnya,
Hati Yesus yang berkenan kepada Bapa,
Hati Yesus yang kaya raya dan murah hati kepada kami,
Hati Yesus kerinduan bukit-bukit yang kekal,
Hati Yesus yang murah hati bagi semua orang yang berseru kepada-Mu,
Hati Yesus sumber kehidupan dan kesucian,
Hati Yesus kurban pelunas dosa kami,
Hati Yesus yang ditimpa penghinaan,
Hati Yesus yang taat sampai mati,
Hati Yesus yang tertusuk dengan tombak,
Hati Yesus sumber segala penghiburan,
Hati Yesus kehidupan dan kebangkitan kami,
Hati Yesus pokok damai dan pemulihan kami,
Hati Yesus kurban untuk orang berdosa,
Hati Yesus keselamatan bagi orang yang berharap kepada-Mu,
Hati Yesus pengharapan orang yang meninggal dalam Engkau,
Hati Yesus kesukaan orang kudus,
Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia,
sayangilah kami, ya Tuhan.
Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia,
kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia,
kasihanilah kami.
Yesus yang lembut dan murah hati,
jadikanlah hati kami seperti hati-Mu.

Marilah berdoa. (hening) Allah yang Mahakuasa dan kekal, terimalah segala pujian dan penghapusan dosa yang dipersembahkan Hati Yesus kepada-Mu atas nama semua orang berdosa. Sudilah Engkau mengampuni dosa-dosa umat-Mu, yang memohon belas kasih-Mu dengan perantaraan Yesus Kristus, Tuhan kami, yang bersatu dengan Dikau dan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, kini dan sepanjang masa. Amin

Litani Perawan Maria yang Terberkati

Tuhan, kasihanilah kami.
Kristus, kasihanilah kami.
Tuhan, kasihanilah kami; Kristus, dengarkanlah kami.
Kristus, kabulkanlah doa kami.
Allah Bapa di surga,                                                   kasihanilah kami.
Allah Putra, Penebus dunia,
Allah Roh Kudus,
Allah Tritunggal Kudus,
Tuhan Yang Mahaesa,
Santa Maria,                                                                doakanlah kami.
Santa Bunda Allah,
Santa Perawan termulia,
Bunda Kristus,
Bunda Gereja,
Bunda rahmat ilahi,
Bunda yang tersuci,
Bunda yang termurni,
Bunda yang tetap perawan,
Bunda yang tak bercela,
Bunda yang patut dicintai,
Bunda yang patut dikagumi,
Bunda penasihat yang baik,
Bunda Pencipta,
Bunda Penebus,
Perawan yang amat bijaksana,
Perawan yang harus dihormati,
Perawan yang harus dipuji,
Perawan yang berkuasa,
Perawan yang murah hati,
Perawan yang setia,
Cermin kekudusan,                                         doakanlah kami.
Takhta kebijaksanaan,
Pohon sukacita kami,
Bejana rohani,
Bejana yang patut dihormati,
Bejana kebaktian yang utama,
Bunga mawar yang gaib,
Benteng Daud,
Benteng gading,
Rumah kencana,
Tabut perjanjian,
Pintu surga,
Bintang Timur,
Keselamatan orang sakit,
Perlindungan orang berdosa,
Penghibur orang berdukacita,
Pertolongan orang kristen,
Ratu Para malaikat,
Ratu Para bapa-bangsa,
Ratu Para nabi
Ratu Para rasul,
Ratu Para saksi iman,
Ratu Para pengaku iman,
Ratu Para perawan,
Ratu Para orang kudus,
Ratu yang dikandung tanpa dosa,
Ratu yang diangkat ke surga,
Ratu rosario yang amat suci,
Ratu pencinta damai,
Anakdomba Allah, yang menghapus dosa-dosa dunia, sayangilah kami.
Anakdomba Allah, yang menghapus dosa-dosa dunia, kabulkanlah doa kami.
Anakdomba Allah, yang menghapus dosa-dosa dunia, kasihanilah kami.

Selama Masa Adven

Maria diberi kabar oleh malaikat Tuhan,
bahwa ia akan mengandung dari Roh Kudus.
Marilah kita berdoa. (Hening) Ya Allah, dengan kabar malaikat, Engkau menghendaki sabda-Mu menjelma menjadi manusia dengan perantaraan Bunda Maria. Kami mohon, agarkami sungguh percaya, bahwaYesus Kristus yang akan datang sebagai manusia menjadi pengantara kami kepada-Mu. Dialah Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. (Amin.)

Dari awal Masa Natal sampai 2 Februari

Sabda sudah menjadi manusia,
dan tinggal di antara kita.
Marilah kita berdoa. (Hening) Ya Allah, Engkau telah mengutus Putra-Mu ke dunia, yang dilahirkan dengan perantaraan Bunda Maria yang tetap perawan. Maka kami mohon, agar kami Kauperkenankan ikut menik­mati karya keselamatan Putra-Mu itu, kini dan sepan­jang masaa. (Amin.)

Dari 2 Februari sampai Hari Raya Paskah; dan sesudah Masa Paskah sampai Adven

Doakanlah kami, ya Santa Bunda Allah,
supaya kami dapat menikmati janji Kristus.
Marilah kita berdoa. (Hening) Ya Allah, kami hamba-Mu berdoa kepada-Mu, semoga oleh karena belas kasih-Mu kami memperoleh keselamatan badan dan jiwa, serta karena doa Santa Perawan Maria, kami terhindar dari kesusahan dunia ini dan dapat merasakan kebahagiaan kekal di surga. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. (Amin.)

Selama Masa Paskah

Bersukacitalah dan bergembiralah, Perawan Maria, alleluya!
Sebab Tuhan sungguh telah bangkit, alleluya!
Marilah kita berdoa. (Hening) Ya Allah, Engkau telah menggembirakan dunia dengan kebangkitan Putra­Mu, Tuhan kami Yesus Kristus. Kami mohon: Perke­nankanlah kami bersukacita dalam kehidupan kekal karena doa Santa Perawan Maria. Demi Kristus, peng­antara kami. (Amin.)

Upacara Pentahtaan

Disarankan agar diakan Misa untuk intensi keluarga tersebut di hari Pentahtaan itu, atau setidaknya keluarga menghadiri Misa bersama sebagai satu keluarga dan menerima Komuni kudus setidaknya di hari Minggu sebelum hari pentahtaan. Persiapkan “tahta/ altar” atau  berupa meja dengan taplak putih. Gambar atau patung diletakkan di meja kecil, juga diberi taplak putih dengan lilin dan bunga. Disediakan juga botol air suci.

Pemberkatan Rumah

Pada waktu yang ditentukan, orangtua, anak-anak dan para sahabat berkumpul di ruang utama rumah untuk upacara. Kalau rumah be;um diberkati, imam memberkatinya terlebih dahulu.

  • Pertolongan kami adalah dalam nama Tuhan
    U. yang menciptakan langit dan bumi.
    I. Tuhan sertamu.
    U. Dan bersama rohmu.Marilah berdoa
    O Tuhan Allah yang mahakuasa, berkatilah rumah ini. Semoga di dalamnya ada kesehatan, kemurnian, kemenangan atas dosa, kekuatan, kerendahan hati, kebaikan hari dan kemurahan hati, ketaatan penuh terhadap hukum-Mu dan rasa syukur kepada Allah Bapa, Putra dan Roh Kudus. Dan semoga berkat ini tetap tinggal atas rumah ini dan atas orang-orang yang hidup di sini, sekarang dan selama-lamanya. Amin.

Pemberkatan gambar Hati Kudus Yesus dan Hati Maria yang tak bernoda

  • Pertolongan kami adalah dalam nama Tuhan
    U. yang menciptakan langit dan bumi.
    I. Tuhan sertamu.
    U. Dan bersama rohmu.

Marilah berdoa:

Allah yang mahakuasa dan kekal, Engkau tidak melarang kami untuk menggambarkan para orang kudus-Mu dengan patung atau lukisan supaya setiap kali kami memandang mereka dengan mata jasmani, kami dapat merenungkan kekudusan mereka dengan mata hati kami dan dipimpin untuk meniru perbuatan mereka. Dalam kebaikan-Mu, kami mohon kepada-Mu untuk memberkati dan menguduskan gambar-gambar (patung-patung) yang dimaksudkan untuk menghormati dan mengingatkan akan Hati yang Mahakudus dari Putra-Mu yang Tunggal, Tuhan kami Yesus Kristus dan Hati Maria yang tak bernoda, Bunda-Nya yang tersuci. Semoga semua orang yang dalam kehadiran Mereka merendahkan diri untuk melayani dan menghormati Putra-Mu yang tunggal, Tuhan kami Yesus Kristus dan Perawan Maria yang terberkati, oleh jasa-jasa dan doa perantaraan Mereka, memperoleh daripada-Mu, rahmat dalam hidup sekarang ini dan kemuliaan kekal dalam hidup yang akan datang. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.

Lalu imam memerciki gambar-gambar/ patung-patung dengan air suci.

Pentahtaan gambar-gambar

Lalu kepala keluarga menempatkan gambar/ patung Hati Kudus Yesus dan Hati Maria yang tak bernoda di tempat terhormat (di “altar” tersebut yang sudah dipersiapkan), untuk memberikan penghormatan kepada keduanya.

Pengucapan Syahadat

Setelah pemberkatan, untuk menyatakan iman secara eksplisit, seluruh keluarga dan semua yang hadir mengucapkan syahadat, sambil berdiri.

Aku percaya akan Allah, Bapa yang Mahakuasa
Pencipta langit dan bumi;
Dan akan Yesus Kristus, Putra-Nya yang tunggal,
Yang dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh Perawan Maria,
Yang menderita sengsara, dalam pemerintahan Pontius Pilatus,
Disalibkan, wafat dan dimakamkan,
Yang turun ke tempat penantian,
Pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati,
Yang naik ke Surga,
duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang mahakuasa,
Dari situ Ia akan mengadili orang yang hidup dan mati.
Aku percaya akan Roh Kudus,
Gereja Katolik yang kudus,
Persekutuan para kudus,
Pengampunan dosa,
Kebangkitan badan,
Kehidupan kekal,
Amin.

Khotbah Imam

Semua yang hadir duduk untuk mendengarkan khotbah imam. Ia mengingatkan:
– Pentingnya Pentahtaan
– Hidup Kristiani, yaitu ketaatan, kepercayaan dan kasih yang dinantikan oleh hati Yesus kepada keluarga yang telah menghormati Yesus dan Bunda Maria ini.
-Rahmat istimewa yang akan diberikan kepada keluarga-keluarga umat beriman yang setia kepada janji mereka kepada Yesus dan Maria.
-Janji keluarga untuk kerap memperbaharui konsekrasi mereka, terutama dalam doa-doa sore bersama.

Konsekrasi keluarga kepada Hati Kudus Yesus

Doa disusun oleh Paus Pius X, 19 Mei 1908, yang disyaratkan untuk memperoleh indulgensi, untuk diucapkan sambil berlutut oleh imam dan umat yang hadir. Jika imam tidak hadir, doa dipimpin oleh kepala keluarga:

O, Hati Kudus Yesus,
yang memberitahukan St. Margaret Maria,
keinginan-Mu yang membara
untuk meraja dalam keluarga-keluarga Kristiani,
lihatlah kami yang berkumpul di sini hari ini,
untuk menyatakan bahwa
Engkaulah yang berkuasa mutlak di rumah kami.

Karena itu kami bermaksud
menjalani hidup seperti hidup-Mu,
sehingga di antara kami dapat berkembang kebajikan-kebajikan
yang melaluinya Engkau menjanjikan damai di dunia.
Dan untuk tujuan ini kami akan membuang dari antara kami
roh dunia yang sangat tidak Kau sukai.
Engkau akan meraja atas pengertian kami,
oleh karena kesederhanaan iman kami.
Engkau akan meraja di atas hati kami,
oleh karena kasih yang membara kepada-Mu.
Dan semoga api kasih ini selalu menyala di hati kami,
oleh karena sering menerima Ekaristi Kudus.

Berkenanlah, Sang Hati Ilahi,
untuk memimpin pertemuan-pertemuan kami,
berkatilah usaha kami,
baik yang rohani maupun jasmani,
buanglah semua kekuatiran,
kuduskanlah sukacita kami,
dan ringankanlah kesedihan kami.
Jika siapapun di antara kami
mengalami kemalangan yang menyedihkan,
Hati Kudus-Mu, ingatkanlah dia
akan kebaikan dan belas kasih-Mu
terhadap pendosa yang bertobat.
Akhirnya, ketika saat perpisahan tiba,
dan kematian akan menenggelamkan rumah kami
ke dalam duka cita,
semoga kami semua, setiap kami,
berserah kepada kehendak-Mu yang kekal
dan mencari penghiburan dalam pemikiran
bahwa kami akan suatu hari kelak disatukan kembali di Surga,
dimana kami akan menyanyikan pujian dan berkat
kepada Hati Kudus-Mu untuk selamanya.

Semoga Hati Maria yang tak bernoda,
dan Patriark St. Yusuf yang mulia,
mempersembahkan kepada-Mu penyerahan diri kami,
dan mengingatkan kami akan hal yang sama,
setiap hari dalam hidup kami.

Kemuliaan kepada Hati Yesus yang Ilahi, Raja kami,
dan Bapa kami.

Penghormatan kepada Hati Maria yang tak bernoda

Semua berdiri, untuk berterima kasih kepada Hati Maria yang tak bernoda, dan atas rahmat yang telah Yesus berikan melalui Pentahtaan kepada keluarga tersebut, dan untuk menyatakan Bunda Maria sebagai Ratu di rumah tersebut. Gambarnya dipasang di sebelah gambar Hati Kudus Yesus. Semua mendaraskan:

Salam ya Ratu, Bunda kerahiman,
salam, hidup, hiburan dan harapan kami.
Kami semua memanjatkan permohonan,
kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini.
Ya, Ibunda, pelindung kami,
limpahkanlah kasih sayang-Mu yang besar kepada kami.
Dan Yesus, Putra-Mu yang terpuji itu,
semoga Kau tunjukkan kepada kami,
o Ratu, o, Ibu, o Maria, Bunda Kristus.

Konsekrasi keluarga kepada
Hati Maria yang tak bernoda

O, Hati Maria yang tak bernoda, Bunda Hati Yesus,
Bunda dan Ratu rumah tangga kami,
agar kami dapat memenuhi kehendakmu yang membara,
kami menyerahkan diri kami kepada mu
dan kami mohon agar engkau memimpin keluarga kami.
Pimpinlah setiap kami, ajarilah kami
bagaimana menjadikan Hati Putramu terkasih,
Tuhan kami Yesus Kristus, menguasai dan meraja di dalam kami
dan sekitar kami, seperti Hati Yesus
telah menguasai dan meraja di dalam engkau.
Pimpinlah kami, Bunda yang terkasih
supaya kami menjadi milikmu
dalam kesejahteraan maupun kemalangan,
dalam suka maupun duka, sehat maupun sakit,
dalam hidup maupun mati.
O, Hati Maria yang paling berbelarasa,
Ratu para perawan,
awasilah pikiran kami dan hati kami,
dan jagalah dari luapan kesombongan, ketidakmurnian
dan kebiasaan pagan yang paling menyedihkan hatimu.

Kami ingin melakukan silih
bagi begitu banyak kejahatan yang dilakukan
terhadap Yesus dan engkau.
Kami memohon bagi bangsa kami, dan seluruh dunia,
damai sejahtera Kristus dalam keadilan dan cinta kasih.
Karena itu kami berjanji akan meniru teladan-Mu
dengan melaksanakan hidup Kristiani
dan dengan Komuni kudus yang sering dan sungguh-sungguh,
tanpa mencari penghargaan dari manusia.
Kami datang dengan yakin kepadamu,
Tahta Kebijaksanaan dan Bunda Kasih sejati;
nyalakanlah dalam hati dan rumah kami,
cinta akan kemurnian,
semangat yang membara bagi jiwa-jiwa,
dan kehendak untuk kesucian hidup keluarga.
Kami menerima sekarang, semua kurban
yang akan disyaratkan oleh hidup Kristiani
dan kami persembahkan kepada Hati Yesus,
melalui Hatimu yang tak bernoda
dalam semangat silih dan tobat.
Bagi Hati Kudus Yesus dan Maria,
kasih, hormat, kemuliaan selama-lamanya. Amin.

Doa untuk anggota keluarga yang tidak hadir dan yang telah meninggal

Untuk acara ini sebaiknya tak seorangpun anggota keluarga yang absen, maka mereka yang telah meninggal juga dikenang. Maka didaraskan satu kali doa Bapa Kami dan doa Salam Maria bagi anggota keluarga yang sudah meninggal, dan bagi anggota keluarga yang tidak dapat hadir (karena suatu tugas tertentu, misal karena tugas pengabdian, dst).

Bapa Kami…
Salam Maria…

  • Semoga jiwa-jiwa orang beriman,
    melalui belas kasih Allah, beristirahat dalam damai.
    U. Amin.
    I. Kuduskanlah, O Tuhan,
    mereka yang membaktikan diri mereka
    untuk pelayanan-Mu.
    U. Dan semua orang yang menaruh harap di dalam Engkau.

Konsekrasi anak-anak kepada Hati Kudus Yesus

Jika ada anak-anak, mereka dapat mendaraskan doa ini:

O Hati Kudus Yesus,
Hati Sahabat kami dan Raja kami yang terkasih,
Engkau telah mendirikan tahta-Mu di rumah ini,
supaya selalu tinggal bersama kami.
Berkatalah kepada kami perkataan yang sama itu:
“Biarlah anak-anak datang kepada-Ku”
O Hati Kudus Yesus,
pandanglah kami yang berlutut di kaki-Mu,
Dan yang sejak saat ini berjanji
Untuk menjadi taat dan penuh hormat seperti Engkau dulu
kepada orangtua kudus-Mu di rumah Nazaret,
Sehingga kami dapat bertumbuh
dalam kebajikan dan kebijaksanaan
dengan bertambahnya umur kami.
Hati Kudus Yesus yang terkasih,
Engkau juga ingin memiliki hati kami,
sebab Engkau berkata:
“Anak-Ku, berikanlah hatimu kepada-Ku.”
Engkau ingin untuk tetap tinggal di dalam hati kami,
dan kami harus menghibur Engkau dengan kasih kami,
demi semua orang yang tidak mengenal Engkau
atau tidak mau mengasihi Engkau.
Yesus yang termanis,
Sahabat ilahi bagi anak-anak,
terimalah hati kami,
jadikanlah hati kami murni, suci dan gembira.
Terimalah juga tubuh kami, jiwa kami,
dan semua kekuatan kami.
Kami menyerahkan diri kami kepada-Mu,
kini dan selamanya.
Engkaulah satu-satunya Raja kami.
Semua pikiran, perkataan, perbuatan dan doa kami,
kami serahkan kepada-Mu,
Sahabat kami dan Raja kami.

Semua bagi-Mu, O Hati Kudus Yesus!

Anak-anak dapat membaca sajak atau menyanyikan lagu untuk menghormati Hati Kudus Yesus.

Doa Syukur

Seluruh keluarga mengucapkan doa ini:

Kemuliaan kepada-Mu, O Hati Kudus Yesus,
untuk belas kasih-Mu yang tak terbatas,
yang telah Engkau curahkan
kepada para anggota keluarga ini.
Engkau telah memilih keluarga kami
dari ribuan keluarga lainnya
sebagai penerima kasih-Mu dan
sebagai tempat kudus bagi silih,
dimana Hati-Mu yang terkasih
menemukan penghiburan atas penolakan
dari orang-orang yang tidak berterima kasih.
Betapa besar, O Tuhan Yesus, kebingungan sekumpulan
dari   kawanan umat beriman-Mu,
ketika kami menerima penghormatan
yang bukan karena jasa kami,
ketika mereka melihat Engkau memimpin keluarga kami.
Dalam keheningan kami menyembah Engkau,
sangat bergembira memandang Engkau,
mengambil bagian dalam kerja keras,
perhatian dan sukacita dari anak-anak-Mu
dengan tinggal di rumah ini.
Sungguh benar bahwa kami tidak layak
bahwa Engkau dapat masuk dalam rumah kami yang sederhana,
tetapi Engkau telah menjamin kami,
bahwa Engkau menyatakan Hati Kudus Yesus kepada kami,
dengan mengajarkan kami untuk menemukan
dalam luka-luka Lambung-Mu yang kudus,
sumber rahmat dan hidup yang kekal.
Dalam semangat yang penuh kasih dan iman,
kami memberikan diri kami kepada-Mu,
Engkau yang adalah Hidup yang tak pernah berubah.
Tinggallah bersama kami, ya Hati yang Mahakudus,
sebab kami sangat rindu
untuk mengasihi Engkau dan membuat Engkau dikasihi.

Semoga rumah kami menjadi tempat peristirahatan bagi-Mu,
semanis rumah di Betania, di mana Engkau dapat beristirahat
di tengah sahabat-sahabat-Mu yang mengasihi,
yang seperti Maria telah memilih tempat yang terbaik,
dalam keintiman Hati-Mu yang penuh kasih.

Semoga rumah ini bagi-Mu, ya Juruselamat yang terkasih,
tempat penghiburan yang sederhana tetapi ramah,
selagi para musuh-Mu mengasingkan Engkau.
Datanglah, Tuhan Yesus,
datanglah sebab di sini seperti di Nazaret,
kami memiliki kasih yang tulus
kepada Perawan Maria, Bunda-Mu yang termanis,
yang telah Engkau berikan kepada kami
untuk menjadi ibu kami.
Datanglah untuk memberi kehadiran-Mu yang manis
ketika terjadi kekosongan yang disebabkan oleh kemalangan
dan kematian di tengah kami.

O, Sahabat yang paling setia,
jika Engkau di sini di tengah dukacita kami,
air mata kami akan berkurang pahitnya,
dan damai yang menghibur
akan meringankan luka-luka yang tersembunyi ini,
yang hanya diketahui oleh Engkau sendiri.
Datanglah, sebab bahkan sekarang mungkin telah mendekat
senja kesukaran besar dan
kemerosotan dari hari-hari masa muda
dan angan-angan kami.
Tinggallah bersama kami,
sebab telah lambat, dan dunia yang sesat
telah berusaha melingkupi kami
dalam kegelapan pengingkarannya
sementara kami ingin melekat kepada-Mu,
yang adalah satu-satunya Jalan, Kebenaran dan Hidup.
Ulangilah bagi kami perkataan-Mu yang dahulu:
“Hari ini, Aku harus tinggal di rumah ini” (Luk 19:5).

Ya, Tuhan yang terkasih,
ambillah tempat kediaman kami bagi-Mu,
supaya kami dapat hidup
dalam kasih-Mu dan kehadiran-Mu,
kami yang menyatakan Engkau sebagai Raja kami,
tak menginginkan yang lain.
Semoga Hati-Mu yang jaya, O Yesus,
selamanya dikasihi, diberkati, dan dimuliakan di rumah ini.
Datanglah Kerajaanmu! Amin!

Hati Yesus yang kudus, datanglah kerajaan-Mu (3x).

Hati Maria yang tak bernoda, doakanlah kami.
St. Yusuf, doakanlah kami.
St. Pius X, doakanlah kami.
St. Margaret Maria Alacoque, doakanlah kami!
St. Claude de la Columbiere, doakanlah kami!
Jayalah Hati Kudus Yesus selama-lamanya.
Amin.

Berkat Imam

Imam memberkati semua yang hadir.

 

Doa-doa tambahan

Penyerahan pribadi kepada
Hati Maria yang tidak bernoda

O, Hati Maria yang tak bernoda,
Ratu Surga dan bumi,
dan Bunda yang penuh kasih sayang
bagi umat manusia,
sesuai dengan kehendakmu yang membara
yang kausampaikan di Fatima,
aku menyerahkan  kepada Hatimu yang tak bernoda,
diriku sendiri, saudara-saudariku, bangsaku
dan seluruh umat manusia.

Pimpinlah kami, ya Bunda Allah yang tersuci,
dan ajarilah kami
bagaimana menjadikan Hati Putramu terkasih,
Tuhan kami Yesus Kristus,
menguasai dan meraja di dalam kami,
seperti Hati Yesus
telah menguasai dan meraja di dalam engkau.

Pimpinlah kami, Perawan yang terberkati,
supaya kami menjadi milikmu
dalam kesejahteraan maupun kemalangan,
dalam suka maupun duka,
sehat maupun sakit, dalam hidup maupun mati.

O, Hati Maria yang paling berbelarasa, Ratu Surga,
awasilah pikiran kami dan hati kami,
dan jagalah dari ketidakmurnian
yang paling menyedihkan hatimu di Fatima.

Bantulah kami untuk meniru teladan-Mu
dalam segala sesuatu, terutama dalam kemurnian.
Bantulah kami untuk memohon bagi bangsa kami,
dan seluruh dunia, damai sejahtera Allah
dalam keadilan dan cinta kasih.

Karena itu, Perawan dan Bunda yang paling murah hati,
aku berjanji akan meniru kebajikan-kebajikanmu
dengan melaksanakan hidup Kristiani yang sejati
tanpa mencari penghargaan dari orang lain.

Aku bertekad untuk menerima Komuni Kudus secara teratur
dan mempersembahkan kepadamu
lima dekade Rosario setiap hari,
bersama dengan matiragaku,
dalam semangat silih dan tobat.
Amin.

Doa Persembahan pagi

O Tuhanku, dalam kesatuan dengan Hati Maria yang tidak bernoda
(di sini Skapular dicium sebagai tanda penyerahan diri kepada Tuhan Yesus dan Bunda Maria),
aku mempersembahkan kepada-Mu,
Darah Yesus yang paling berharga dari semua altar di dunia,
dan menggabungkannya dengan persembahan
semua pikiranku, perkataanku dan perbuatanku hari ini.

O Yesusku,
aku berkehendak untuk memperoleh setiap indulgensi
dan pahala yang dapat kuterima
dan aku mempersembahkannya,
bersama dengan diriku sendiri,
kepada Bunda Maria yang tak bernoda,
supaya ia dapat membagikan semua itu [kepada umat-Mu]
menurut kehendak Hati-Mu yang mahakudus.
Darah Yesus yang berharga, selamatkanlah kami!
Hati Maria yang tak bernoda, doakanlah kami!
Hati Yesus yang Mahakudus, kasihanilah kami!
Amin.

(Imprimatur: Uskup Hungaria, Ref: Revue de Coeur Immacule Reine de la Paix, Vol. I, No. 4).

Doa Harian
Penyerahan diri kepada Hati Yesus dan Hati Maria

“Hati Yesus yang Mahakudus dan Hati Maria yang tak bernoda,
aku menyerahkan seluruh diriku
kepada Kasih yang mahakudus dari kedua Hati-Mu.
Aku ingin membuat silih bagi semua dosa-dosa dunia,
termasuk dosa-dosaku sendiri.
Aku mempersembahkan hal-hal berikut ini,
kepada kasih Hati Yesus dan Maria:

Aku akan menjaga pikiranku pada hal-hal yang baik dan
membalikkan pikiranku dari hal-hal yang jahat.
Aku akan menahan kemarahanku
dan menanggung kesalahan  orang lain dengan cintakasih
dan hati yang mengampuni.
Aku akan menerima jika aku salah
dan mohon maaf kepada sesama.
Aku tidak akan menonjolkan diri dan akan tetap rendah hati.
Aku akan mencari kehendak Allah dan bukan kehendakku sendiri.

Aku akan menunjukkan penghargaan
untuk semua kebaikan, berkat-berkat yang kuterima
dan bersyukur kepada Tuhan untuk segala sesuatu.

Aku akan melakukan segala sesuatu dalam hidupku
demi kasih kepada Tuhan.

O, Hati Yesus yang Mahakudus,
melalui perantaraan doa Hati Maria yang tidak bernoda,
terimalah persembahan dan penyerahan diriku kepada-Mu.
Jagalah aku supaya tetap setia sampai mati.
Bawalah aku suatu hari kelak
ke dalam rumah yang bahagia di Surga.
Aku ingin selamanya bersama Allah Bapa dan Roh Kudus
dan bersama-Mu, Yesusku,
bersama dengan Ibu-Mu yang tiada bernoda.
Amin.

 

19/12/2018
Romo pembimbing: Rm. Prof. DR. B.S. Mardiatmadja SJ. | Bidang Hukum Gereja dan Perkawinan : RD. Dr. D. Gusti Bagus Kusumawanta, Pr. | Bidang Sakramen dan Liturgi: Rm. Dr. Bernardus Boli Ujan, SVD | Bidang OMK: Rm. Yohanes Dwi Harsanto, Pr. | Bidang Keluarga : Rm. Dr. Bernardinus Realino Agung Prihartana, MSF, Maria Brownell, M.T.S. | Pembimbing teologis: Dr. Lawrence Feingold, S.T.D. | Pembimbing bidang Kitab Suci: Dr. David J. Twellman, D.Min.,Th.M.| Bidang Spiritualitas: Romo Alfonsus Widhiwiryawan, SX. STL | Bidang Pelayanan: Romo Felix Supranto, SS.CC |Staf Tetap dan Penulis: Caecilia Triastuti | Bidang Sistematik Teologi & Penanggung jawab: Stefanus Tay, M.T.S dan Ingrid Listiati Tay, M.T.S.
top
@Copyright katolisitas - 2008-2018 All rights reserved. Silakan memakai material yang ada di website ini, tapi harus mencantumkan "www.katolisitas.org", kecuali pemakaian dokumen Gereja. Tidak diperkenankan untuk memperbanyak sebagian atau seluruh tulisan dari website ini untuk kepentingan komersial Katolisitas.org adalah karya kerasulan yang berfokus dalam bidang evangelisasi dan katekese, yang memaparkan ajaran Gereja Katolik berdasarkan Kitab Suci, Tradisi Suci dan Magisterium Gereja. Situs ini dimulai tanggal 31 Mei 2008, pesta Bunda Maria mengunjungi Elizabeth. Semoga situs katolisitas dapat menyampaikan kabar gembira Kristus. 
X