Inde Ab Aliquot Annis- Tentang Norma-norma Umum Saat ini untuk mengatur Eksorsisme

Kongregasi Ajaran Iman

[Terjemahan berikut ini mengacu kepada terjemahan bahasa Inggris yang dilakukan oleh EWTN Online Services. Ini bukan terjemahan resmi, dan tidak untuk disebarluaskan tanpa peringatan ini.]

Dikeluarkan oleh Kongregasi Ajaran Iman, 29 September, 1984.

Excellentissime Domine,

Untuk beberapa tahun, di beberapa kawasan Gereja, jemaat yang dibentuk untuk berdoa bagi pelepasan dari pengaruh iblis (meskipun mereka tidak melakukan eksorsisme yang sesungguhnya) telah meningkat jumlahnya. Kumpulan jemaat ini sering dipimpin oleh kaum awam, bahkan ketika ada seorang imam yang hadir.

Karena Kongregasi Ajaran Iman telah ditanyai, sikap apakah yang layak terhadap kegiatan-kegiatan ini, Diskateri menganggapnya perlu untuk memberitahukan kepada semua Ordinaris tanggapan sebagai berikut:

1. Kanon 1172 dari Kitab Hukum Kanonik menyatakan bahwa tak seorangpun dapat dengan licit melakukan eksorsisme kepada mereka yang kerasukan [obsessos], kecuali ia telah memperoleh izin khusus dan resmi dari Ordinaris setempat (bagian 1), dan KHK menyatakan bahwa izin ini harus diberikan oleh Ordinaris hanya kepada para imam yang menunjukkan kesalehan, pengetahuan, kebijaksanaan dan integritas hidup yang luar biasa (bagian 2). Maka para Uskup sangat didorong untuk menaati pelaksanaan ketentuan-ketentuan ini.

2. Akibatnya, juga dari ketentuan yang sama ini, maka umat beriman Kristiani tidak boleh menggunakan rumusan eksorsisme melawan Setan dan para malaikat yang jatuh dalam dosa (fallen angels) yang disebutkan dalam rumusan tersebut yang disusun secara resmi atas perintah Paus Leo XIII, dan jelas tidak boleh menggunakan keseluruhan teks eksorsisme itu. Biarlah semua Uskup memperhatikan untuk mengingatkan umat beriman tentang hal ini, ketika instruksi sedemikian diperlukan.

3. Akhirnya, untuk alasan yang sama, para Uskup diminta untuk menjaga/ melindungi, agar jangan sampai mereka yang kekurangan kuasa yang disyaratkan berusaha untuk memimpin jemaat di mana di dalamnya doa-doa didaraskan untuk memperoleh pelepasan dari iblis/ roh jahat dan dalam prosesnya roh-roh jahat tersebut secara langsung diganggu dan usaha dibuat untuk menentukan identitas mereka. Hal ini dilakukan pada kasus-kasus di mana meskipun mereka tidak melibatkan kerasukan roh jahat yang sebenarnya, namun demikian terlihat sepertinya menyatakan pengaruh roh jahat.

Tentu pengumuman ketentuan-ketentuan ini tidak harus menghentikan umat beriman Kristiani dari berdoa, sebagaimana diajarkan Yesus, agar mereka dibebaskan dari yang jahat (lih. Mat 6:13). Lebih lagi, para Pastor harus menggunakan kesempatan ini untuk mengingat apa yang diajarkan oleh tradisi Gereja tentang peran yang ditujukan dengan layak kepada doa syafaat Perawan Maria yang Terberkati, para Rasul dan Orang Kudus, bahkan di dalam pergumulan rohani orang-orang Kristen melawan roh-roh jahat.

Saya mengambil kesempatan ini untuk menyampaikan perasaan besar penghormatan saya kepada Anda,

tetaplah pelayanmu di dalam Tuhan,
Joseph Kardinal Ratzinger,
Prefek

19/12/2018
Romo pembimbing: Rm. Prof. DR. B.S. Mardiatmadja SJ. | Bidang Hukum Gereja dan Perkawinan : RD. Dr. D. Gusti Bagus Kusumawanta, Pr. | Bidang Sakramen dan Liturgi: Rm. Dr. Bernardus Boli Ujan, SVD | Bidang OMK: Rm. Yohanes Dwi Harsanto, Pr. | Bidang Keluarga : Rm. Dr. Bernardinus Realino Agung Prihartana, MSF, Maria Brownell, M.T.S. | Pembimbing teologis: Dr. Lawrence Feingold, S.T.D. | Pembimbing bidang Kitab Suci: Dr. David J. Twellman, D.Min.,Th.M.| Bidang Spiritualitas: Romo Alfonsus Widhiwiryawan, SX. STL | Bidang Pelayanan: Romo Felix Supranto, SS.CC |Staf Tetap dan Penulis: Caecilia Triastuti | Bidang Sistematik Teologi & Penanggung jawab: Stefanus Tay, M.T.S dan Ingrid Listiati Tay, M.T.S.
top
@Copyright katolisitas - 2008-2018 All rights reserved. Silakan memakai material yang ada di website ini, tapi harus mencantumkan "www.katolisitas.org", kecuali pemakaian dokumen Gereja. Tidak diperkenankan untuk memperbanyak sebagian atau seluruh tulisan dari website ini untuk kepentingan komersial Katolisitas.org adalah karya kerasulan yang berfokus dalam bidang evangelisasi dan katekese, yang memaparkan ajaran Gereja Katolik berdasarkan Kitab Suci, Tradisi Suci dan Magisterium Gereja. Situs ini dimulai tanggal 31 Mei 2008, pesta Bunda Maria mengunjungi Elizabeth. Semoga situs katolisitas dapat menyampaikan kabar gembira Kristus. 
X