Berikanlah apa yang menjadi hak kaisar dan Allah

Pertanyaan:

Salam damai dalam Kristus Tuhan,

Saya memiliki pertanyaan dari Injil Markus 12:17…”Berikanlah kepada kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah”….
Apa makna kata wajib dalam hubungan dengan Allah?
Apakah pemberian kepada Allah merupakan suatu kewajiban atau hak?

Terima kasih.
Joko Sudiro

Jawaban:

Shalom Joko Sudiro,

Terima kasih atas pertanyaannya tentang Mk 12:17, yang mengatakan “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!

I. Latar belakang dari perikop ini:

a. Dalam konteks perikop Mk 12:13-17, maka kita melihat bahwa orang-orang Farisi dan Herodian bermaksud jahat, yaitu ingin menjerat Yesus dengan suatu pertanyaan (ay. 13). Dan maksud mereka ini diketahui oleh Yesus, sehingga Dia bertanya “Mengapa kamu mencobai Aku?” (ay.15).

b. Di sini, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus, karena mereka tahu akan klaim dari Yesus sebagai Mesias. Dan dalam pemikiran mereka, seorang Mesias adalah orang yang membebaskan bangsa Israel dari penjajahan Romawi dan memulihkan Kerajaan Israel di dunia. Jadi, mereka berharap bahwa Yesus akan menjawab “tidak perlu membayar pajak kepada kaisar“, sehingga mereka kemudian dapat menangkap Yesus dan menyerahkan-Nya kepada pemerintahan Romawi – karena menghasut rakyat untuk tidak membayar pajak.

c. Namun, Yesus memberikan jawaban yang membuat mereka semua terkejut dan heran, ketika Yesus berkata “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!” Dengan jawaban ini, maka mereka tidak mempunyai alasan untuk menangkap Yesus. Namun, di satu sisi, Yesus memberikan pengajaran yang begitu penting, yaitu bahwa Kerajaan yang ingin dibangun dan ditawarkan kepada manusia bukanlah kerajaan di dunia ini, namun Kerajaan Sorga.

II. Tentang kata wajib dalam hubungannya dengan pemerintah dan Allah.

Secara prinsip, Yesus ingin mengatakan bahwa kita wajib untuk memberikan kepada kaisar apa yang menjadi hak kaisar. Ini berarti, seperti yang dikatakan oleh Rasul Paulus, kita harus taat kepada pemerintah, selama pemerintah tidak menentang hukum kodrat dan Ilahi (lih. 13:1-7). Kemudian apa yang harus kita berikan kepada Allah? Kita harus mengasihi Allah dengan segenap hati, jiwa dan akal budi dan kekuatan kita (lih. Mk 12:29) dan memberikan seluruh diri kita untuk mentaati seluruh perintah-Nya sebagai manifestasi dari kasih kita kepada Allah (lih. 1Yoh 5:3).

Dan pemberian kepada Allah adalah merupakan kewajiban dan hak. Dari sisi Allah, Dia mempunyai hak untuk dikasihi dan ditaati, karena Dia adalah Allah dan rancangan-Nya adalah rancangan damai sejahtera dan keselamatan (lih. Yer 29:11). Dari sisi manusia, maka mengasihi Tuhan dan menjalankan semua perintah-Nya adalah merupakan suatu kewajiban, lebih tepatnya suatu perintah. Namun, kita harus melakukan perintah Tuhan atas dasar kasih kepada Tuhan dan bukan hanyalah kewajiban. Atau, kalau ini adalah suatu perintah, maka kita harus melaksanakan perintah ini bukan karena paksaan, namun karena kasih kepada Tuhan. Semoga jawaban ini dapat membantu.

Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
stef – katolisitas.org

19/12/2018

2
Tinggalkan pesan

Please Login to comment
2 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
2 Comment authors
AntoniusFX JOKO SUDIRO Recent comment authors
Antonius
Guest
Antonius

Saya ingin pula bertanya yang hampir serupa dengan topik ini. Jika di gereja lainnya mungkin kita mendengar adanya istilah ‘per-puluhan’ atau ‘persepuluhan’ yang berarti pula persembahan bagi Allah. Yang ingin saya tanyakan; sebagai pengikut gereja katolik, apakah kita harus menyumbangkan penghasilan kita dalam jumlah bagian tertentu untuk persembahan ‘wajib’ bagi gereja, ataukah sebetulnya hal ‘perpuluhan’ ini memiliki makna yang lain? Maaf jika saya teringat pula, umat muslim mungkin mengenal cara ini sebagai zakat. Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih apabila Pak Stef dapat memberikan pencerahan.

[dari katolisitas: silakan membaca artikel ini terlebih dahulu – klik disini. Semoga dapat menjawab pertanyaan Antonius.]

FX JOKO SUDIRO
Guest
FX JOKO SUDIRO

Salam damai dalam Kristus Tuhan,

Saya memiliki pertanyaan dari Injil Markus 12:17…”Berikanlah kepada kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah”….
Apa makna kata wajib dalam hubungan dengan Allah?
….

[dari katolisitas: silakan melihat jawaban di atas – silakan klik]

Romo pembimbing: Rm. Prof. DR. B.S. Mardiatmadja SJ. | Bidang Hukum Gereja dan Perkawinan : RD. Dr. D. Gusti Bagus Kusumawanta, Pr. | Bidang Sakramen dan Liturgi: Rm. Dr. Bernardus Boli Ujan, SVD | Bidang OMK: Rm. Yohanes Dwi Harsanto, Pr. | Bidang Keluarga : Rm. Dr. Bernardinus Realino Agung Prihartana, MSF, Maria Brownell, M.T.S. | Pembimbing teologis: Dr. Lawrence Feingold, S.T.D. | Pembimbing bidang Kitab Suci: Dr. David J. Twellman, D.Min.,Th.M.| Bidang Spiritualitas: Romo Alfonsus Widhiwiryawan, SX. STL | Bidang Pelayanan: Romo Felix Supranto, SS.CC |Staf Tetap dan Penulis: Caecilia Triastuti | Bidang Sistematik Teologi & Penanggung jawab: Stefanus Tay, M.T.S dan Ingrid Listiati Tay, M.T.S.
top
@Copyright katolisitas - 2008-2018 All rights reserved. Silakan memakai material yang ada di website ini, tapi harus mencantumkan "www.katolisitas.org", kecuali pemakaian dokumen Gereja. Tidak diperkenankan untuk memperbanyak sebagian atau seluruh tulisan dari website ini untuk kepentingan komersial Katolisitas.org adalah karya kerasulan yang berfokus dalam bidang evangelisasi dan katekese, yang memaparkan ajaran Gereja Katolik berdasarkan Kitab Suci, Tradisi Suci dan Magisterium Gereja. Situs ini dimulai tanggal 31 Mei 2008, pesta Bunda Maria mengunjungi Elizabeth. Semoga situs katolisitas dapat menyampaikan kabar gembira Kristus. 
X