Bagaimanakah sikap dan waktu doa?

Pertanyaan:

Kel. Stefanus Tay yang dikasihi Tuhan.
Bagaimanakah sebaiknya sikap kita berdoa?.
Sikap doa Tuhan Yesus dan rasul2Nya bermacam-macam al. : berdiri (Mrk.11:25), Yesus menengadah ke langit (Yoh.17:1), dengan menadahkan tangan yang suci (I Tim.2:8), Paulus berlutut (Kis.20:36), berlutut dan berdoa (Luk.22:41), sujud dan berdoa” (Mat.26:39), merebahkan diri ke tanah dan berdoa (Mrk.14:35), “Itulah sebabnya aku sujud kepada Bapa” (Ef.3:14), “maka tersungkurlah…di hadapana Dia…dan menyembah Dia…“ (Why.4:10). dsb.nya.

Bangsa Yahudi/ orang Israel dan Kristen Orthodox di Timur Tengah melakukan doa pada jam-jam : jam pertama, jam ke tiga, jam ke enam, jam ke sembilan, sholat senja, sholat purna bujana, sholat tengah malam.
Apakah tradisi gereja pernah melakukan cara doa pada jam-jam tertentu?.
Terima kasih atas penjelasannya. – Julius

Jawaban:

Shalom Julius,

Terima kasih untuk pertanyaannya.

I. Sikap dalam berdoa:

1) Memang benar seperti yang dikatakan oleh Julius bahwa Alkitab mencatat banyak sekali sikap berdoa, seperti berdiri, menengadah ke langit, merebahkan diri ke tanah, bersujud, dll. Namun, satu hal yang perlu dicatat disini adalah semua sikap yang terlihat (duduk, berdiri, bersujud, dll) adalah merupakan ungkapan hati. Tuhan lebih melihat apa yang ada di dalam hati daripada apa yang nampak di luar, walaupun kita tidak mengatakan bahwa ekpresi berdoa tidaklah penting, karena yang diekpresikan keluar adalah ungkapan hati. Disinilah dikatakan bahwa “Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.” (Maz 51:17). Katekismus menegaskan bahwa kegiatan kurban atau persembahan harus menjadi ungkapan kurban batin (KGK, 2100).

2) Kalau kita perhatikan, sebenarnya di dalam perayaan Ekaristi sarat dengan begitu banyak simbol, baik dari gerak tubuh, warna, dupa, lilin, dll. Semuanya adalah untuk mendukung agar umat dapat mengarahkan hati untuk bertemu dengan Tuhan. Semua hal tadi adalah sifatnya terlihat yang membantu agar hati manusia dapat bertemu dengan Tuhan sendiri. Jadi tantangan bagi kita masing-masing untuk semakin menghayati simbol-simbol yang ada di dalam Ekaristi, sehingga kita semakin dapat menghayati kurban Kristus yang diperingati dalam setiap perayaan Ekaristi.

3) Untuk prakteknya, saya ingin menganjurkan agar masing-masing dari kita mempuyai pojok doa, dimana setiap kali kita berdoa, kita dapat berlutut dan juga menyalakan lilin. Dan semua ini membantu kita untuk mengarahkan hati kepada Tuhan.

II. Waktu berdoa:

1) Tentang waktu berdoa, dalam Perjanjian Lama dikatakan bahwa Tuhan memerintahkan kepada keturunan Harun untuk mempersembahkan kurban setiap pagi dan sore (Kel 29:38-41). Dan selain dua waktu ini, kita juga tahu bahwa ada doa pada jam ke 3, 6, 9 atau sekitar jam 9:00 , 12:00 dan 15:00 (Kis 2:15; Kis 10:9; 10:3,13).Dan Daud mengatakan “Tujuh kali dalam sehari aku memuji-muji Engkau, karena hukum-hukum-Mu yang adil (Maz 119:164).

2) Nah, dalam tradisi kehidupan biara, yaitu ordo Benedictus, dikatakan bahwa mereka berdoa pagi atau Prime (jam ke 1 atau waktu matahari terbit), Terce (jam ke-3 atau sekitar jam 09:00), Sext (jam ke 6 atau jam 12:00), None (jam ke-9 atau jam 15:00), Vespers (doa sore, sekitar matahari terbenam), dan Compline (doa malam sebelum tidur). Dan tambahan yang lain adalah mereka membaca Office of Matins (dapat jam 21:00, 24:00, 03:00).

3) Dan tradisi ini terus dilanjutkan sampai sekarang dalam brevier atau liturgi of the hour. Dikatakan bahwa setelah Misa, maka liturgy of the hour adalah doa yang terpenting, dimana semua umat beriman berdoa bersama dengan Gereja. Semua pastor diharuskan untuk berdoa brevier. Umat beriman dianjurkan untuk berdoa brevier, minimal doa pagi dan sore.

4) Sebagai umat yang begitu sibuk dengan kehidupan sehari-hari, kita juga dapat berdoa di sela-sela kesibukan kita. Pada waktu kita di mobil menuju kantor, kita bisa rosario, atau waktu kita berolahraga kita juga bisa berdoa. Waktu kita sibuk di kantor, kita menyempatkan untuk berdoa, walaupun singkat, mungkin cuma satu kalimat. Namun ini menunjukkan bahwa kita ingat kepada Tuhan dan membawa Tuhan dalam kegiatan yang kita lakukan sehari-hari, sehingga apa yang kita lakukan sehari-hari juga dapat dikuduskan oleh Tuhan. Namun, kita tetap membutuhkan waktu yang khusus untuk berdoa.

Demikian penjelasan singkat tentang sikap doa dan waktu doa. Mari kita bersama-sama lebih setia dalam kehidupan doa kita.

Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
stef – www.katolisitas.org

19/12/2018

16
Tinggalkan pesan

Please Login to comment
7 Comment threads
9 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
10 Comment authors
cristoporusfxeYohanes Dwi Harsanto, PrRomo Wanta, Pr.maria elly Recent comment authors
cristoporus
Guest
cristoporus

salam damai sejahtera katolisitas

bagaimana kajian katolisitas mengenai blog ini:
http://teguhhindarto.blogspot.com/2011/02/tefilah.html

umumnya di bagian ibadah harian kekristenan dan khususnya di bagian AKTUALISASI DOA HARIAN.

trimakasih,
salam damai sejahtera katolisitas
semoga Bapa, Putra dan Rohkudus selalu beserta kita

[dari katolisitas: Sebenarnya, Anda dapat melihat sumber ini – silakan klik, yang memaparkan secara lebih presisi dan lengkap. Brevier ini justru berakar mulai dari PL, PB dan juga dapat ditelusuri dalam jemaat perdana.]

Yohanes Dwi Harsanto, Pr
Guest
Yohanes Dwi Harsanto, Pr

Salah satu pembaharuan Liturgi yang dikehendaki oleh Konsili Vatikan II adalah kembali dipopulerkannya doa Brevir atau istilah barunya adalah Liturgia Horarum, atau Ibadat Harian. Brevir dari kata Latin “brevis” yanng artinya “singkat”. Berdoa Brevir berarti berdoa menggunakan Alkitab, khususnya Kitab Mazmur atau bagian lain. Buku “Ibadat Harian” tersedia di toko-toko buku Katolik. Versi sederhana ada di buku “Puji Syukur”. Ada di buku “Puji Syukur” bagian Ibadat Pagi, Ibadat Sore dan Ibadat Penutup. Namun ibadat harian yang lengkap ada di buku “Ibadat Harian” dengan susunan khusus untuk setiap hari biasa, hari pesta, hari raya, masa khusus. Ibadat harian terdiri dari: 1.… Read more »

fxe
Guest
fxe

tambahan sedikit ya Romo;

sekarang untuk mendaraskan brevir biar tidak susah bawa Puji Syukur atau buku Doa Harian yg tebal, doa brevier bisa diakses di :

http://WWW.UNIVERSALIS.COM

sudah update perhari berdasarkan kalender liturgi umum.
saya merindukan terjemahan indonesianya … semoga!

wassalam;

maria elly
Guest
maria elly

Romo yg teraksih
saya senang berselancar lewat Facebook dan sekarang ada trend bahwa doa bisa di pubilikasikan lewat FB Beberapa hari yg lalu saya membaca artikel yg berjudul ‘Doa gaya baru’ isi nya ya doa lewat fb itu….
Saya teratwa sendiri seperti orang gila karena baru sadar juga pernah tulis doa lewat Fb.. Doa koq di public banyak orang yg tahu, Penulis bilang dia muak membaca nya….Di Kitab Suci diakatakan doa itu kan masuk kamar tutup pintu gitu….
Menurut Romo bagaimana kalai pada posting doa-doa FB itu?

Terimakasih..

Rm Gusti Kusumawanta
Member

Elly Yth

Doa pribadi kepada Tuhan memang tidak perlu diungkapkan dalam FB, karena sebenarnya termasuk keluh kesah dan sebagainya yang bersifat pribadi, Namun kadang orang ingin mewartakan isi permenungan dalam doa lalu mencantumkan dalam FB. Benar, setiap orang berdoa sebaiknya seperti di dalam Kitab Suci, yaitu menutup pintu kamar dan berbicara pribadi dengan Tuhan. Doa pribadi sebaiknya tidak diposting, namun doa umum agar orang lain dapat turut berdoa, bisa diposting di FB misal doa untuk imam dll.

salam
Rm Wanta

danu
Guest
danu

hbt bgt pengetauan kk semuanya…

saya mau tanya, setiap saya worship sendiri knp saat penyembahan kok saya rasa bahwa da panas dan hangat, membuat saya nyaman, seperti sentuhan ibu saya???
makasih, JBU

[Dari Katolisitas: pesan ini digabungkan]

map kk, bkn gt maksudnya
tp cuma bilang, bahwa keselamatan mungkin ada bg agama lain….
tp keselamatn hanya ada yesus saja…

yesus adalah jalan kebenaran dan hidup!

jd agama yg da kata itu dan mempercayai makan dia hidup karena iman kepada yesus… bgt kk..JBU

Ingrid Listiati
Member

Shalom Danu, 1. Perasaan hangat waktu berdoa Tuhan memang dapat saja memberikan perasaan- perasaan tertentu pada saat kita berdoa, seperti perasaan damai, sukacita, kehangatan dan seterusnya. Jika memang Tuhan memandangnya itu baik bagi pertumbuhan rohani kita, Ia dapat memberikannya kepada kita. Namun kita harus menyadari bahwa iman kita tidak tergantung dari perasaan- perasan tersebut; karena jika demikian iman kita tidak akan stabil, tetapi naik dan turun, sebab perasaan kita sebagai manusia berubah- ubah. Maka, jika anda mengalami rasa hangat pada saat berdoa, syukurilah itu, tetapi jika suatu saat anda tidak lagi merasakan hangat pada saat berdoa, janganlah lalu memutuskan untuk… Read more »

hendry
Guest
hendry

Apa boleh kita berdoa sambil duduk ketika buang air besar ? Soalnya saya sering melihat orang tua saya melakukannya. Kalo pikiran saya sih tidak boleh karena tidak sopan. Apa boleh berdoa dalam posisi tiduran ? contoh malam hari ketika hendak tidur lalu kita berdoa dengan posisi tidur baik dengan muka menghadap ke atas atau ke kiri/kanan.

Terima kasih.

Ingrid Listiati
Member

Shalom Hendry, Wah, terima kasih atas pertanyaan yang sangat unik ini. Saya rasa banyak dari kita yang langsung tersenyum membaca pertanyaan anda. Namun sebenarnya hal ini merupakan sesuatu yang serius. Mari kita melihat demikian: 1. Berdasarkan definisinya, KGK 2559 “Doa adalah pengangkatan jiwa kepada Tuhan, atau satu permohonan kepada Tuhan demi hal-hal yang baik.” Maka kita kembalikan kepada definisi ini, apakah kita dapat mengangkat hati kepada Tuhan pada saat anda duduk di toilet? Saya rasa bagi orang kebanyakan mungkin tidak, kecuali memang orang yang sakit dan tidak bisa ke belakang, dan pada saat ia dapat melakukannya, maka hatinya terangkat dan… Read more »

Monica
Guest
Monica

shalom…

1.bdsrkn pa yg sy bc dlm petikn ini…Jadi katolik wajib berdoa tidak mengikut jam2 tersebut?
2.apakah berdoa itu sm mksdnya bersembahyang?

Ingrid Listiati
Member

Shalom Monica, Memang berdoa 7 waktu merupakan suatu tradisi yang berakar dari jemaat awal, yang memang sangat indah jika diterapkan. Sekarang berdoa 7 waktu itu hanya diterapkan di biara-biara. Kaum awam tidak diharuskan berdoa 7 waktu ini, sekalipun tentu saja, jika ada yang mau mengikutinya, ini sungguh merupakan kebiasaan yang sangat baik. Yang memang dianjurkan oleh Gereja adalah berdoa minimal di pagi dan sore/ malam hari, dan doa sebelum dan sesudah makan. Selanjutnya adalah kebiasaan yang baik, jika dalam doa pagi atau malam hari umat beriman dapat merenungkan Alkitab, berdoa meditasi ataupun devosi, seperti rosario, dst. Atau, jika mau menyatukan… Read more »

Monica
Guest
Monica

shalom….

makaseh ya, pada penjelasannya….
sy mau menanya lagi…. teks Ibadat Harian atau yang dalam bahasa Inggris disebut, the Liturgy of the Hour/ Divine Office hanya ada dalam versi Inggris sahaja ka? tidak ada dalam versi bahasa melayu atau indonesia?

Ingrid Listiati
Member

Shalom Monica,
Buku Ibadat Harian dalam bahasa Indonesia dapat dibeli di Toko Buku Rohani Obor milik KWI di Gunung Sahari seharga Rp 75.000,-. Saya tidak mengetahui apakah anda dapat membelinya di Malaysia, jika anda seorang Malaysia, karena dari gaya bahasanya, sepertinya anda dari Malaysia, ya.
Namun dalam bahasa Inggris (the Liturgy of the Hour), saya rasa anda dapat membelinya di sana, atau juga di toko-toko buku Katolik di Singapura.

Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
Ingrid Listiati- http://www.katolisitas.org

Monica
Guest
Monica

shalom…..

ya..saya dr malaysia…asal borneo(sabah),…
bgsnya sekiranya buku itu saya boleh perolehi…boleh tidak jika kami mahu menempah menggunakan pos dari indonesia?…sekiranya boleh….

makasih ya….

Ingrid Listiati
Member

Shalom Monica,
Silakan anda menghubungi sendiri Penerbit Obor, di website berikut ini, silakan klik
Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
Ingrid Listiati- http://www.katolisitas.org

Julius Santoso
Guest
Julius Santoso

Kel. Stefanus Tay yang dikasihi Tuhan. Bagaimanakah sebaiknya sikap kita berdoa?. Sikap doa Tuhan Yesus dan rasul2Nya bermacam-macam al. : berdiri (Mrk.11:25), Yesus menengadah ke langit (Yoh.17:1), dengan menadahkan tangan yang suci (I Tim.2:8), Paulus berlutut (Kis.20:36), berlutut dan berdoa (Luk.22:41), sujud dan berdoa” (Mat.26:39), merebahkan diri ke tanah dan berdoa (Mrk.14:35), “Itulah sebabnya aku sujud kepada Bapa” (Ef.3:14), “maka tersungkurlah…di hadapana Dia…dan menyembah Dia…“ (Why.4:10). dsb.nya. Bangsa Yahudi/ orang Israel dan Kristen Orthodox di Timur Tengah melakukan doa pada jam-jam : jam pertama, jam ke tiga, jam ke enam, jam ke sembilan, sholat senja, sholat purna bujana, sholat tengah… Read more »

Romo pembimbing: Rm. Prof. DR. B.S. Mardiatmadja SJ. | Bidang Hukum Gereja dan Perkawinan : RD. Dr. D. Gusti Bagus Kusumawanta, Pr. | Bidang Sakramen dan Liturgi: Rm. Dr. Bernardus Boli Ujan, SVD | Bidang OMK: Rm. Yohanes Dwi Harsanto, Pr. | Bidang Keluarga : Rm. Dr. Bernardinus Realino Agung Prihartana, MSF, Maria Brownell, M.T.S. | Pembimbing teologis: Dr. Lawrence Feingold, S.T.D. | Pembimbing bidang Kitab Suci: Dr. David J. Twellman, D.Min.,Th.M.| Bidang Spiritualitas: Romo Alfonsus Widhiwiryawan, SX. STL | Bidang Pelayanan: Romo Felix Supranto, SS.CC |Staf Tetap dan Penulis: Caecilia Triastuti | Bidang Sistematik Teologi & Penanggung jawab: Stefanus Tay, M.T.S dan Ingrid Listiati Tay, M.T.S.
top
@Copyright katolisitas - 2008-2018 All rights reserved. Silakan memakai material yang ada di website ini, tapi harus mencantumkan "www.katolisitas.org", kecuali pemakaian dokumen Gereja. Tidak diperkenankan untuk memperbanyak sebagian atau seluruh tulisan dari website ini untuk kepentingan komersial Katolisitas.org adalah karya kerasulan yang berfokus dalam bidang evangelisasi dan katekese, yang memaparkan ajaran Gereja Katolik berdasarkan Kitab Suci, Tradisi Suci dan Magisterium Gereja. Situs ini dimulai tanggal 31 Mei 2008, pesta Bunda Maria mengunjungi Elizabeth. Semoga situs katolisitas dapat menyampaikan kabar gembira Kristus. 
X