Bagaimanakah asal-usul rosario?

Pertanyaan:

Bagaimana sejarah Rosario? Kapan Rosario digunakan pertama kalinya oleh umat Katolik?
Salam – Andryhart

Jawaban:

1) Asal usul doa rosario tidak dapat ditentukan secara jelas secara histories, karena terbentuknya setahap semi setahap. Digunakannya ‘butir-butir’ sebagai alat bantu doa juga merupakan tradisi sejak jaman Gereja awal, atau bahkan sebelumnya. Pada abad pertengahan, butir-butir ini dipakai untuk menghitung doa Bapa Kami dan Salam Maria di biara-biara.

2) Struktur doa rosario berkembang antara abad 12 dan 15. Pada waktu itu, 50 doa Salam Maria dihubungkan dengan ayat-ayat Mazmur, untuk memperingati kehidupan Tuhan Yesus dan Bunda Maria. Pada saat inilah doa ini dikenal sebagai “rosarium”/ rose garden. Pada abad ke 16, terbentuklah doa rosario yang terbagi menjadi 5 dekade dalam 3 misteri gembira, sedih dan mulia.

3) Tradisi mengatakan bahwa St. Dominic (1221) adalah santo yang menyebarkan doa rosario, seperti yang kita kenal sekarang. Ia berkhotbah tentang rosario ini pada pelayanannya di antara para Albigensian yang tidak mempercayai misteri kehidupan Kristus sebagai Allah yang menjelma menjadi manusia. Oleh karena itu, tujuan utama pendarasan doa rosario adalah untuk merenungkan misteri kehidupan Kristus. Walaupun catatan riwayat hidupnya tidak menuliskan bahwa St. Dominic menyusun doa rosario, dan juga konstitusi Dominikan tidak menyebutkannya sebagai pencipta doa rosario, namun peran St. Dominic cukup besar dalam memperkenalkannya kepada umat. St. Dominic sendiri adalah saksi hidup yang mendoakan doa rosario tersebut. Namun doa tersebut dalam bentuknya seperti sekarang merupakan hasil pertumbuhan devosi yang terjadi beratus tahun setelah kematian St. Dominic. Doa rosario sendiri mulai popular di sekitar tahun 1600-1700 an, terutama setelah kemenangan pasukan Kristen di Lepanto, di tahun 1571. Saat itu, negara- negara Eropa diserang oleh kerajaan Ottoman, sehingga terdapat ancaman yang genting bahwa agama Kristen akan terancam punah di Eropa. Jumlah pasukan Turki telah melampaui pasukan Kristen di Spanyol, Genoa dan Venesia. Menghadapi ancaman ini, Paus Pius V memerintahkan umat Katolik untuk berdoa rosario untuk memohon dukungan doa Bunda Maria, agar pasukan Kristen memperoleh kemenangan. Perintah ini dilakukan oleh Don Juan (John) dari Austria, komandan armada, demikian juga, oleh umat Katolik di seluruh Eropa untuk memohon bantuan Bunda Maria di dalam keadaan yang mendesak ini. Pada tanggal 7 Oktober 1571, Paus Pius V bersama- sama dengan banyak umat beriman berdoa rosario di basilika Santa Maria Maggiore. Sejak subuh sampai petang, doa rosario tidak berhenti didaraskan di Roma untuk mendoakan pertempuran di Lepanto. Walaupun nampaknya mustahil, namun pada akhirnya pasukan Katolik menang pada tanggal 7 Oktober tersebut.

4) “Sebagai doa damai, rosario selalu dan akan selalu menjadi doa keluarga dan doa untuk keluarga. Ada saatnya dulu, bahwa doa ini menjadi doa kesayangan keluarga, dan doa ini yang membawa setiap anggota keluarga menjadi dekat satu sama lain…. Kita perlu kembali kepada kebiasaan doa keluarga bersama berdoa untuk keluarga-keluarga…. Keluarga yang berdoa bersama, akan tetap tinggal bersama. … Para anggota keluarga, dengan mengarahkan pandangan pada Yesus juga akan mempu memandang satu sama lain dengan mata kasih, siap untuk berbagi, untuk saling mendukung, saling mengampuni dan melihat perjanjian kasih mereka diperbaharui oleh Roh Allah sendiri.” (Rosarium Virginis Mariae, 41, Paus Yohanes Paulus II) Itulah jawaban dari kami, semoga dapat menjawab pertanyaan Andryhart. Mari kita bersama-sama berjuang untuk setia dalam kehidupan doa kita, sehingga kita dapat semakin mengasihi Tuhan.

Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
stef – www.katolisitas.org

19/12/2018

41
Tinggalkan pesan

Please Login to comment
18 Comment threads
23 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
22 Comment authors
guntur narRaphaelAgungArief Prilyandivincensius susilo Recent comment authors
guntur nar
Member
guntur nar

Salam Sejahtera.
Pertama, terima kasih bapak Stef yang telah memberi uraian di atas. Kedua, saya hendak meminta bantuan, yaitu dapatkah bapak memberi rekomendasi mengenai buku-buku atau artikel-artikel apa saja yang boleh saya baca dan gali lebih lanjut supaya saya dapat memiliki pengetahuan dan pemahaman yang lebih tentang Rosario. Terima kasih sebelumnya.

Ingrid Listiati
Member

Shalom Guntur, Pada dasarnya pemahaman makna doa rosario berkenaan dengan pemahaman makna doa Bapa kami, Salam Maria dan permenungan tentang Misteri/ Peristiwa-peristiwa kehidupan Yesus yang direnungkan dalam doa rosario itu. Sehingga untuk lebih memahaminya, pemahaman makna akan ketiga hal ini menjadi penting. Selain itu baik jika Anda membaca apa yang diajarkan oleh para Paus dan orang kudus tentang doa Rosario. Untuk itu silakan membaca tulisan di beberapa link ini (silakan klik di judul berikut: Surat Apotolik St. Paus Yohanes Paulus II tentang rosario, Rosarium Virginis MariaeSurat Ensiklik dari Paus Leo XIII tentang Rosario, Iucunda semper expectationeBeberapa kutipan dari para Santa/Santo… Read more »

Raphael
Member
Raphael

Shalom, Saya mau bertanya apakah salah jika kita “merasa” lebih dekat dengan Bunda Maria daripada Yesus sendiri ? Terima Kasih [Dari Katolisitas: Memang iman itu bukan pertama-tama masalah perasaan, tetapi penyerahan akal budi kita kepada kebenaran yang diwahyukan oleh Tuhan. Maka jika Anda mengimani Kristus dan mensyukuri kasih ALlah yang tak terbatas yang telah Anda terima melalui Kristus, dengan sendirinya ini akan mengobarkan kasih Anda kepada Kristus. Kedekatan dengan Bunda Maria, Bunda-Nya, seharusnya adalah sesuatu yang mengalir dari kedekatan Anda dengan Kristus. Maka jika pada Anda yang terjadi adalah sebaliknya, maka silakan Anda tanyakan kepada diri sendiri, sejauh mana Anda… Read more »

Agung
Guest
Agung

Shalom,

saya ingin bertanya asal-usul doa “Terpujilah nama Yesus, Maria dan St Yosep sekarang dan selama-lamanya”. Bukan hanya dalam doa rosario, namun bagaimana sejarahnya sampai doa ini dirumuskan (kalau ada).

Terima kasih

Ingrid Listiati
Member

Shalom Agung, Kemungkinan, doa “Terpujilah nama Yesus, Maria dan St. Yosep sekarang dan selama-lamanya”, berhubungan devosi kepada Keluarga Kudus. Walaupun terdapat juga kemungkinan yang lain, bahwa doa itu juga sudah didoakan sebelum devosi kepada Keluarga Kudus diperkenalkan di abad ke 17, namun melalui devosi tersebut, doa “Terpujilah nama Yesus, Maria dan Yusuf….” itu mulai dikenal secara lebih meluas. Silakan klik di sini untuk membaca teks doa penyerahan diri kepada Keluarga Kudus Nazaret, yang disusun oleh kongregasi MSF. Devosi kepada Keluarga Kudus sudah mulai dikenal dan dilakukan pada tahun 1665, kemudian diteguhkan oleh Paus Leo XIII dalam surat apostolik Neminem Fugit… Read more »

Arief Prilyandi
Guest
Arief Prilyandi

Shalom Katolisitas,

Saya mau bertanya mengenai perbedaan doa rosario versi Bahasa Indonesia dengan Bahasa Inggris.
Pada doa rosario versi Bahasa Inggris tidak ada doa “Terpujilah” yang berisi:
Terpujilah nama Yesus, Maria, dan Yosef. Sekarang dan selama-lamanya.
Dan pada 3 butir pertama Salam Maria versi bahasa Indonesia diawali dengan:
a. Salam Puteri Allah Bapa
b. Salam Bunda Allah Putera
c. Salam Mempelai Allah Roh Kudus

Mohon pencerahan tentang asal doa Terpujilah dan ketiga Salam yang ditujukan kepada Bunda Maria.

Terima Kasih.

Ingrid Listiati
Member

Shalom Arief, Doa rosario, seperti halnya Novena Tiga Salam Maria, adalah salah satu bentuk devosi kepada Bunda Maria, dan melalui Bunda Maria kepada Yesus, dalam kesatuan dengan Allah Bapa dan Roh Kudus. Itulah sebabnya dalam tiga bagian doa Novena Salam Maria, seperti halnya di bagian tiga butir Salam Maria di awal doa Rosario, disebutkan penghormatan kita kepada Bunda Maria dalam keadaan kesatuannya dengan Allah Bapa, Putera dan Roh Kudus. Dengan diangkatnya Bunda Maria ke surga, setelah purna tugasnya di dunia ini, memang Bunda Maria telah menerima pemenuhan janji keselamatan Allah, dan ia telah dengan sempurna bersatu dengan Allah di surga.… Read more »

vincensius susilo
Guest
vincensius susilo

Salam dalam Kasih Tuhan Yesus Kristus, Yth bu Ingrid/bp Stef, Mengenai doa Rosario apakah kita harus menggunakan untaian kalung/ gelang atau alat lain? Bolehkah (apakah sah) bila kita berdoa rosario sesuai pedoman berdoa rosario, namun kita tidak menggunakan alat bantu tersebut ? Bukankah kita bisa menggunakan jari tangan kita yang jumlahnya juga 10 ? (Masalahnya kadang-kadang kita lupa membawa kalung rosario saat berdoa di Lingkungan). Pertanyaan lain: Selama Novena Roh Kudus manakah yang lebih utama apakah doa Rosarionya ataukah doa tujuh karunia Roh Kudus? bagaimana kalau Doa Rosario tetapi tidak mendoakan 7 karunia Roh Kudus? Atau sebaliknya mendoakan 7 karunia… Read more »

inus
Guest
inus

Shallom, selamat malam pengasuh katolisitas, langsung dengan pertanyaan : pada suatu kesempatan, saya bersama dengan 5 orang teman berdoa rasario bersama, tapi berhubung waktu kami yang sangat sempit akhirnya kami memutuskan untuk mendaraskan doa rosario dalam satu peristiwa (miisalnya peristiwa sedih ) hanya enam kali salam Maria saja/sejumlah orang yang hadir lalu ditutup dengan kemuliaan(kurang dari sepuluh). apakah itu diperbolehkan atau harus 10 kali. terimakasih Berkah Dalem.

Ingrid Listiati
Member

Shalom Inus, Hal yang Anda tanyakan adalah seputar devosi, dan tentang hal ini walaupun ada ketentuannya, namun sifatnya tidak mengikat secara mutlak, artinya kalau tidak dilakukan sesuai ketentuan, tidak berarti dosa ataupun salah secara moral. Maka jika karena keadaan mendesak, keadaan yang ideal tidak tercapai, maka dapat saja doa dilakukan sesuai dengan keadaan yang memungkinkan; namun kita ketahui bersama, bahwa cara itu tidak sesuai dengan ketentuan yang umum berlaku untuk devosi tersebut (dalam hal ini adalah cara mendoakan doa rosario). Tetapi doa yang dilakukan di dalam keadaan yang terbatas itu, tentu saja tetap ada gunanya, dan bukannya berarti sia-sia. Salam… Read more »

iman iswanto
Guest
iman iswanto

Tanya nih kepada ytc pengasuh,
pada suatu pertemuan untuk mendoakan seseorang yang sudah meninggal, didoakan doa rosario. Sang pemandu memilih untuk permenungan : peristiwa mulia. Seorang tokoh lingkungan langsung menegur, bahwa untuk seorang yang meninggal harus menggunakan peristiwa sedih. Pendapat saya : Sang pemandu yang lebih tepat. Peristiwa mulia merenungkan peristiwa-peristiwa orang yang telah meninggal, dalam hal ini Yesus dan Maria.
Bagaimana pendapat pengasuh. Terima kasih. Tuhan beserta kita.

Ingrid Listiati
Member

Shalom Iman, Pada prinsipnya, doa Rosario adalah devosi, [bukan liturgi] sehingga memang walaupun ada semacam aturan renungan peristiwa-peristiwanya yang tertentu sesuai dengan hari yang bersangkutan, namun tidak berarti bahwa aturan itu tidak boleh diubah sama sekali. Penyeragaman renungan tersebut maksudnya antara lain adalah mempersatukan doa- doa rosario yang kita doakan dengan doa-doa rosario yang didoakan umat beriman yang lain di seluruh dunia. Namun adakalanya terjadi beberapa penyesuaian juga. Pada masa Adven misalnya, doa Rosario merenungkan peristiwa- peristiwa Gembira setiap hari, sedangkan pada Masa Prapaska, merenungkan peristiwa- peristiwa Sedih. Maka, menurut hemat saya (karena tidak ada aturan yang mutlak), jika Anda… Read more »

maria
Guest
maria

salam ibu saya sdh berumur 60 lebih dan sudah tidak jelas lagi dalam membaca walaupun sudah dibantu kacamata. Saat berdoa rosario ibu saya tidak dapat merenungkan kisah2 Yesus dikarenakan keterbatasan penglihatannya. Bolehkah bila ibu saya hanya berdoa rosario tanpa merenungkan kisah2 Yesus? Saya selama ini juga tanpa merenungkan kisah2 Yesus, apakah selama ini saya salah dalam berdoa rosario? Kenapa saya dalam berdoa kepada Bunda Maria entah itu rosario ato yg lainnya saya koq tidak bisa fokus, beda kalau saya langsung berdoa kepada Yesus. Saya sebagai org Katolik ingin punya devosi atau penghormatan kepada Bunda Maria tapi kurang bisa dibandingkan devosi… Read more »

Caecilia Triastuti
Editor

Shalom Maria, Kerinduan untuk berdevosi kepada Bunda Maria adalah keinginan yang sangat baik, dan menurut hemat saya, Anda bisa menumbuhkan rasa cinta dan hormat kepada Bunda justru melalui berdoa Rosario dengan setia (rutin), apalagi esok kita memasuki bulan Oktober yaitu bulan Rosario. Merenungkan kisah hidup dan teladan cinta Tuhan Yesus dalam doa Rosario akan sangat membantu kita untuk fokus di dalam mendaraskan Rosario. Sehingga pikiran kita tidak melayang ke mana-mana. Sambil memperdalam penghayatan kita kepada pengurbanan cinta Yesus bagi manusia. Walaupun hal itu memang bukan hal yang mutlak harus dilakukan, merenungkan kisah hidup Yesus sangat menolong Anda dan juga ibu… Read more »

petrus rollies
Guest
petrus rollies

Syalom, saya mau tanya perbedaan doa dalam rosario biasa dengan rosario kecil.
Terima kasih

Ingrid Listiati
Member

Shalom Petrus Rollies, Menurut pengetahuan saya, doa yang didoakan dengan rosario yang biasa (dengan 50 butir (5 x 10 butir)) dan dengan rosario kecil (dengan 10 butir) tidak ada bedanya. Rosario kecil (dengan 10 butir) merupakan bentuk yang lebih ringkas, kemungkinan untuk alasan kepraktisan, sehingga dapat dibawa- bawa kemana- mana tanpa menarik perhatian, seperti dalam bentuk cincin atau gelang, atau rantai kecil yang bisa langsung dikeluarkan untuk berdoa jika waktu dan keadaan memungkinkan, misalnya saat di bis/ di kendaraan, saat menunggu atau bahkan saat berjalan. Namun doanya tetap sama, yaitu doa rosario, yang merupakan lima kelompok peristiwa dalam hidup Yesus,… Read more »

aloysius
Guest
aloysius

Yth. Stef/Inggrid, Salam Maria dalam bahasa inggris menggunakan kata ‘blessed’, sedangkan Salam Maria dalam bahasa indonesia menggunakan kata ‘terpujilah’. Salam Maria dalam bahasa latin menggunakan kata ‘benedicta(f)’ dan ‘beneditus(m)’ yg memiliki pengertian sama dengan ‘blessed’, yaitu diberkatilah. Kata ‘terpujilah’ bila diterjemahkan ke dalam bahasa inggris berarti ‘praiseworthy’ atau ‘laudable’ atau ‘admirable’ dsb. dan dalam bahasa latinnya diterjemahkan ‘laudate’. Di dalam seruan ‘Kudus’, digunakan kata ‘terpujilah’ dan ‘diberkatilah’ pada kalimat yg berbeda yang menunjukkan bahwa kedua kata tersebut memiliki pengertian yang berbeda. Kata ‘blessed’ yg artinya yang terberkati(bukan yang terpuji) juga digunakan untuk gelar orang kudus, yg mana dalam bhs indonesia… Read more »

Ingrid Listiati
Member

Shalom Aloysius Demikian informasi yang saya peroleh dari Rm. Pidyarto O Carm, seorang pakar Kitab Suci yang menguasai bahasa aslinya [Terima kasih kepada Rm. Pid]: “Arti asli kata kerja eulogeo jelas: berbicara (logeo) + baik (eu). Juga dalam bahasa Latin: benedicere artinya berbicara (dicere) + baik (bene). Nah, terjemahan eulogeo itu tergantung konteksnya. Bisa berarti “memuji” (=berbicara baik) atau memberkati.Saya kutip saja dari Kamus Yunani (Frieberg Lexicon) macam-macam artinya: 12084 euvloge,w impf. euvlo,goun; fut. euvlogh,sw; 1aor. euvlo,ghsa; pf. euvlo,ghka; pf. pass. ptc. euvloghme,noj; 1fut. pass. euvloghqh,somai; (1) of man’s duty to speak well of God in the form of praise or… Read more »

Evelyn
Guest
Evelyn

Saya mau bertanya, bagaimana tata cara berdoa rosario yang baku? karena setelah saya membaca beberapa “versi” cara berdoa rosario baik di sius internet ataupun selebaran, selalu agak berbeda. Saya jadi bertanya2 bagaimanakah cara yang tepat untuk berdoa rosario?
Dan berapa kalikah berdoa rosario dalam sehari? apakah harus selalu di jam yang sama?
Apa bedanya berdoa dengan kalung rosario yang sudah diberkati dengan yang belum pernah diberkati?
Terima kasih

Ingrid Listiati
Member

Shalom Evelyn, Bagian yang ‘baku’ dalam doa rosario adalah ke-50 butir Salam Maria yang dibagi menjadi lima, yaitu lima kali sepuluh Salam Maria dengan didahului permenungan tentang satu Peristiwa kehidupan Yesus, dan doa Bapa Kami; dan sepuluh Salam Maria ini ditutup dengan doa Kemuliaan. Selain dari itu, memang terdapat variasi- variasi, misalnya setelah Kemuliaan ditambahkan doa seperti yang diajarkan oleh Bunda Maria pada penampakannya di Fatima 1917, ” Ya Yesus, ampunilah dosa kami…., dst”. Umumnya di awal rosario, didoakan Aku Percaya, Kemuliaan, Bapa Kami, dan 3 Salam Maria… Hal ini, menurut Paus Yohanes Paulus II dalam Rosarium Virginis Mariae merupakan… Read more »

Evelyn
Guest
Evelyn

wah, terima kasih atas jawabannya :)

Anton Gunar
Guest
Anton Gunar

Salam Damai Kristus. Bp. Stefanus dan Ibu Inggrid, Sering kali kita mengalungkan Rosario dileher atau memakainya sebagai gelang, banyak diantara saudara-saudara kita yang menggunakan berbagai aksesoris yang berhubungan dengan simbol Kristen. Pertanyaan saya : Apakah ada larangan menggunakan (misalnya Rosario) setiap hari dalam kehidupan kita, sebab banyak orang yang memandang hal ini sebagai jimat magi atau mungkin bagi yang menggunakannya merasa lebih mantap atau lebih nyaman untuk menggunakannya dalam keseharian mereka. Mohon penjelasannya, agar tidak ada kesesatan atau kesalahan persepsi bagi kita yang sering menggunakan pernak-pernik seperti ini, sebab semua pernak-pernik tersebut melekat ditubuh kita dan bisa menimbulkan berbagai macam… Read more »

Ingrid Listiati
Member

Shalom Anton, Tidak ada larangan untuk mendoakan rosario setiap hari, bahkan ini dianjurkan oleh Gereja. Juga tidak ada larangan untuk mengenakan rosario (baik dikalungkan, atau dalam bentuk gelang/ cincin) ataupun dibawa di dalam tas setiap hari. Prinsipnya rosario yang sudah diberkati, seperti halnya kalung salib ataupun air suci, merupakan benda- benda sakramentali yang merupakan tanda untuk membantu yang mengenakannya untuk mengarahkan hati kepada Tuhan dan bertumbuh di dalam kekudusan. Konsili Vatikan II tentang Liturgi Suci Sacrosanctum Concilium 60-61, mengajarkan tentang hal ini demikian: 60. (Sakramentali) Selain itu Bunda Gereja kudus telah mengadakan sakramentali, yakni tanda-tanda suci, yang memiliki kemiripan dengan… Read more »

Anton Gunar
Guest
Anton Gunar

Salam Damai Kristus, Terima kasih Bu Inggrid atas penjelasannya, saya setuju dengan ibu, sebenarnya dalam ritual keagamaan semua keyakinan, menggunakan sarana / alat untuk membantu ritual tersebut. Mulai dari air, garam, kain, rumah/gedung dan pernak-pernik yang lainnya. Tetapi semua kelengkapan keagamaan tersebut tentunya sudah disucikan terlebih dahulu oleh otoritas keagamaan masing-masing dan ada tuntunan ataupun penjelasan mengenai kegunaan dan manfaat dari perlengkapan keagamaan tersebut. Gereja Katolik juga menggunakan alat bantu/perlengkapan liturgis dalam ritual keagamaannya, dan semua perlengkapan tersebut memilki makna dan simbol dari karya penyelamatan Kristus dan sudah pasti semua perlengkapan tersebut dapat dijelaskan baik segi sejarahnya dan dari segi… Read more »

rita
Guest
rita

syaloom, saya baru belajar internet. tapi saya senang dan baru tahu asal usul rosario ada di ienternet juga. karena selama ini saya berdoa rosario tapi tidak tahu asal usulnya dari mana? dan sejak kapan ada penambahan peristiwa terang, doa ya Yesus, maklum saya baru mulai ke gereja lagi. saya malu Tuhan baik sama saya, tapi sayanya nyakitin terus. akhirnya saya doa rosario saja sebagai ucapan terina kasih atas perantaraan Bunda Maria dan Tuhan Yesus .Peranan Bunda Maria dan kasihnya besar banget, tapi saya baru sadarnya sekarang.Samapi saya berpikir apakah Tuhan tetap mau mengampuni saya yg sudah terlanjur banyak dosa. mana… Read more »

Ingrid Listiati
Member

Shalom Rita, Peristiwa Terang ditambahkan oleh Paus Yohanes Paulus II melalui surat Apostolik Rosarium Virginis Mariae, pada bulan Oktober 2002. Tuhan selalu mau mengampuni kita manusia yang berdosa, asalkan kita sudah bertobat dengan sungguh. Maka sekarang bagian yang harus kita lakukan, adalah kembali bertobat dengan sungguh. Pertobatan yang sejati itu artinya meninggalkan manusia lama, untuk hidup sebagai manusia baru di dalam Kristus, dan ini harus terus diperbaharui setiap hari. Karena itu, tidak cukup hanya bertobat sekali saja, sebab setiap hari pertobatan itu harus terus secara konsisten dijalankan. Caranya adalah, selain memohon kekuatan dari Tuhan, adalah menghindari godaan. Jadi kita kita… Read more »

Leo
Guest
Leo

Shalom bu inggrid/Pak Stef
Saya baru saja membaca sebuah artikel tentang keajaiban doa rosario di Hiroshima dimana 8 orang hamba Tuhan dari ordo jesuit selamat saat meledaknya BOM ATOM padahal mereka berada dalam radius 1,5 km dari pusat ledakan… yang sebenarnya pada jarak tersebut semua yang hidup pasti mati. Pertanyaan saya , apakah ini memang terjadi atau cuma isu-isu yang menyebar dari mulut-ke mulut saja.?

Ingrid Listiati
Member

Shalom Leo, Kisah keajaiban tersebut memang ada, dan disebutkan dalam buku karangan Francis Johnston, dengan judul, Fatima, the Great Sign (Rockford, Illinois, USA: Tan Books and Publishers, 1980), halaman 139. Berikut ini terjemahannya: “Kekuatan pesan Fatima ditekankan bagi seluruh dunia pada saat meledaknya bom atom di Hiroshima pada tanggal 6 Agustus 1945. Seorang pastor Jesuit dari Jerman dan tujuh orang rekannya tinggal hanya delapan blok dari pusat bangunan tempat bom nuklir itu meledak, namun mereka semua luput dari maut, sementara kematian yang menyala- nyala berteriak di sekeliling mereka. Sampai hari ini, kedelapan penghuni rumah itu masih hidup dan baik- baik… Read more »

niko
Guest
niko

shallom
kenapa di dalam doa rosario ada doa salam maria?

Alexander Pontoh
Guest
Alexander Pontoh

ada banyak doa-doa. doa-doa itu memberikan janji-janji. benarkah janji-janji itu? siapa yang memberikan janji-janji itu? apakah dari kita(manusia)?

dari mana asal-usul 15 JANJI BUNDA MARIA BAGI MEREKA YANG SETIA BERDOA ROSARIO?

Ingrid Listiati
Member

Shalom Alexander, Sebenarnya, menurut saya pribadi alangkah baiknya jika dalam kita berdoa, fokusnya bukan terutama kepada janji- janji yang berkaitan dengan doa itu. Misalnya memang kepada St. Maria Faustina yang memperkenalkan devosi Kerahiman Ilahi, Tuhan Yesus menjanjikan kepada mereka yang setia mendoakan doa Kerahiman Ilahi, bahwa pada saat ajal mereka, Tuhan akan berdiri sebagai Pembela jiwa mereka di hadapan Allah Bapa. Ini sebenarnya merupakan pemenuhan janji Tuhan Yesus dalam Rom 8: 34. Lalu ke -15 janji kepada mereka yang berdoa Rosario itu dituliskan oleh Alan de Rupe atau Blessed Alan de la Roche (1460), yang menuliskan apa yang disampaikan Bunda… Read more »

Alexander Pontoh
Guest
Alexander Pontoh

meski sudah membaca, saya tidak mengerti ayat itu (roma 8:34) tolong jelaskan. atau mungkin saya baca dahulu perikop sebelum dan sesudahnya. mungkin saya harus mengerti dulu maksud dari surat roma.

Ingrid Listiati
Member

Shalom Alexander, Ayat Rom 8:34 ada dalam perikop yang mengajarkan tentang keyakinan iman di dalam Kristus. Ayat 31 mengatakan bahwa jika Allah ada di pihak kita, maka siapapun tidak akan melawan kita. Jika Allah ada di pihak kita, maka Allah tidak akan menghukum kita. Nah kaitannya dengan devosi Kerahiman Ilahi adalah, jika anda rajin mendoakannya, melaksanakan novena-nya, maka anda terdorong untuk melakukan perbuatan- perbuatan kasih dalam rangka mengambil bagian dalam karya Tuhan Yesus menyelamatkan dunia. Anda akan terdorong untuk melakukan tiga macam perbuatan kasih, yaitu dengan doa, dengan perkataan, maupun langsung dengan perbuatan, terhadap orang- orang yang membutuhkan pertolongan. Silakan… Read more »

Alexander Pontoh
Guest
Alexander Pontoh

wow… pantesan… ngak heran, high risk high gain. janji-janjinya menggiurkan, tetapi kewajibannya berat. seimbang dan sangat masuk akal. mungkin banyak dari protestan yang tidak mengerti dibalik/dasar dari janji-janji ini. sehingga mereka berpikiran ini adalah buatan manusia. tapi… sebetulnya saya ada mengenal 1 orang yang dahulu sangat suka mendoakan rosario. tetapi dia berpindah ke protestan. dia bilang bahwa dia seperti kecanduan melakukan doa rosario dan novena. dia mengatakan bahwa doa rosario dan novena tidak pernah gagal. setiap kali dia mohon apapun, pasti terkabul. kemudian, setiap ada masalah, sekecil apapun itu, dia pasti lgsg berdoa rosario dan novena. suatu hari, dia mengalami… Read more »

Ingrid Listiati
Member

Shalom Alexander, 1. Adalah keliru jika seseorang berdoa rosario dan novena, lalu hatinya terpusat hanya kepada Bunda Maria. Apapun bentuk doanya, tetap pusatnya adalah Tuhan. Peran Bunda Maria adalah sebagai ibu yang menghantar kita kepada Yesus, Puteranya. Itulah sebabnya di dalam doa rosario, kita merenungkan peristiwa- peristiwa hidup Yesus; sehingga pada saat mendoakannya, kita dibawa ke penghayatan akan kasih Allah yang tercurah kepada kita melalui Tuhan Yesus Kristus yang menjelma menjadi manusia. Penghayatan akan kasih Allah inilah yang mendorong kita untuk melakukan perbuatan- perbuatan kasih kepada sesama. Maka orang yang rajin berdoa dan novena, seharusnya menjadi orang- orang yang mengasihi… Read more »

Barnabas
Guest
Barnabas

Bp. Stef dan Ibu Ingrid, Rm. Wante dan para pengasuh lainnya di katolisitas.org
saya mau bertanya tentang:
1. Bagaimanakah ketentuan pelaksanaan nikah pada masa Prapaskah? Apakah boleh dilangsungkan atau tidak? Koq saya mengalami ada banyak perbedaan pedoman di beberapa paroki? Mohon penjelasan.
2. Sebetulnya pelaksanaan Ekaristi dg ujud keluarga misalnya 100 hari RIP atau 2 th RIP dsb yg dilaksanakan pada hari Sabtu malam atau Minggu malam diperkenankan tidak? Adakah pedoman liturgi yang mengatur ini ataukah diserahkan kepada kebijakan masing-masing paroki?

Terima kasih untuk kerelaannya membantu dan menjawab pertanyaan saya ini.
Proficiat utk situs yg hebat dan mencerdaskan umat ini.
Tuhan Yesus memberkati.

Rm Gusti Kusumawanta
Member

Barnabas Yth

Perkawinan secara pastoral dan liturgi pada hari prapaskah tidak diperkenankan karena bertentangan satu sama lain. Masa PraPaska bernuansa tobat dan puasa, dengan warna Ungu; sedangkan perkawinan, bernuansa kesetiaan dan kegembiraan, dengan warna putih. Sebaiknya perkawinan tidak diadakan waktu masa Prapaskah. Sabtu dam Minggu pada umumnya pastor paroki misa untuk umat, maka yang intensi khusus peringatan orang meninggal tidak terlayani karena Rama sudah misa di paroki. Seorang imam tidak diperkenankan misa lebih dari 2 kali dalam sehari. Pedoman liturgi untuk misa arwah ada silakan mencari di Obor atau Kanisius atau ke Komlit KWI.

salam
Rm Wanta

febri
Guest
febri

helo,
saya mau nulis sebuah buku tentang bunda maria,tapi saya masih mencari banyak resensi.
syukur,saya bsa mengirim pesan ini. saya mau tanya,kebiasaan kita umat katolik untu doa rosario itu dari mana?
saya ucapkan trimakasih sebelum nya ya.
Tuhan memberkati.

Romo pembimbing: Rm. Prof. DR. B.S. Mardiatmadja SJ. | Bidang Hukum Gereja dan Perkawinan : RD. Dr. D. Gusti Bagus Kusumawanta, Pr. | Bidang Sakramen dan Liturgi: Rm. Dr. Bernardus Boli Ujan, SVD | Bidang OMK: Rm. Yohanes Dwi Harsanto, Pr. | Bidang Keluarga : Rm. Dr. Bernardinus Realino Agung Prihartana, MSF, Maria Brownell, M.T.S. | Pembimbing teologis: Dr. Lawrence Feingold, S.T.D. | Pembimbing bidang Kitab Suci: Dr. David J. Twellman, D.Min.,Th.M.| Bidang Spiritualitas: Romo Alfonsus Widhiwiryawan, SX. STL | Bidang Pelayanan: Romo Felix Supranto, SS.CC |Staf Tetap dan Penulis: Caecilia Triastuti | Bidang Sistematik Teologi & Penanggung jawab: Stefanus Tay, M.T.S dan Ingrid Listiati Tay, M.T.S.
top
@Copyright katolisitas - 2008-2018 All rights reserved. Silakan memakai material yang ada di website ini, tapi harus mencantumkan "www.katolisitas.org", kecuali pemakaian dokumen Gereja. Tidak diperkenankan untuk memperbanyak sebagian atau seluruh tulisan dari website ini untuk kepentingan komersial Katolisitas.org adalah karya kerasulan yang berfokus dalam bidang evangelisasi dan katekese, yang memaparkan ajaran Gereja Katolik berdasarkan Kitab Suci, Tradisi Suci dan Magisterium Gereja. Situs ini dimulai tanggal 31 Mei 2008, pesta Bunda Maria mengunjungi Elizabeth. Semoga situs katolisitas dapat menyampaikan kabar gembira Kristus. 
X